Suga Bakal Jadi Kepala Negara Pertama Rapat Tatap Muka dengan Biden

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perdana Menteri Jepang, Yoshihide Suga. Carl Court/Pool via REUTERS

    Perdana Menteri Jepang, Yoshihide Suga. Carl Court/Pool via REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga dijadwalkan akan melakukan pertemuan dengan Presiden Amerika Serikat Joe Biden pada 9 April 2021. Jika pertemuan ini benar terjadi, maka ini akan menjadi pertemuan pertama Presiden Biden dengan kepala negara dari luar negeri di Gedung Putih.

    Surat kabar dari Jepang Yomiuri pada Minggu, 14 Maret 2021 mewartakan kedua kepala negara sama-sama ingin memperkuat hubungan bilateral dan komitmen mereka membuat Samudera India dan Pasifik bebas untuk berlalu-lintas.

    Yomiuri memberitakan berdasarkan sejumlah sumber. Sedangkan kantor Perdana Menteri Jepang belum mau memberikan komentar.

    Baca juga: Joe Biden Ingatkan Jepang, India, dan Australia Soal Pentingnya Indo-Pasifik

    Kepala Sekretaris Kabinet Jepang Yoshihide Suga melambai setelah debat yang diselenggarakan oleh Partai Demokrat Liberal (LDP), Biro Pemuda dan Biro Perempuan di markas LDP di Tokyo, Jepang 9 September 2020. [Philip Fong / Pool via REUTERS]

    Kepala Kabinet Jepang, Katsunobu Kato pada Jumat, 12 Maret 2021, hanya mengatakan kalau Perdana Menteri Suga akan melakukan kunjungan kenegaraan pada pekan kedua April 2021. Kato tidak menjelaskan lebih rinci.

    Suga adalah Perdana Menteri Jepang penerus Shinzo Abe. Sebelumnya Abe juga menjadi pemimpin negara asing pertama yang melakukan pertemuan dengan mantan Presiden Donald Trump setelah dia terpilih pada 2016.

    Sebelumnya Presiden Biden dan Suga bersama India serta Australia melakukan pertemuan virtual (online) pada Jumat, 12 Maret 2021. Dalam pertemuan itu dicapai kesepakatan untuk mensuplai miliaran dosis vaksin virus corona untuk negara-negara di Asia sampai akhir 2022. Kesepakatan itu secara tak langsung membawa pesan untuk menghalau pengaruh Cina.

    Cina telah mendirikan pos-pos militer di sejumlah pulau buatan yang dibangun Negara Tirai Bambu itu di Laut Cina Selatan. Washington menolak klaim Beijing, yang mengaku memiliki hampir sebagian besar wilayah laut tersebut, dengan menyebutnya tidak berdasarkan hukum.

    Surat kabar Yomiuri mewartakan pertemuan antara Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan dari Jepang dan Amerika Serikat dijadwalkan dilakukan pada Selasa, 16 Maret 2021 di Ibu Kota Tokyo. Pertemuan itu akan menjadi sebuah kritik bagi Cina untuk hal yang disebut Washington dan Tokyo sebagai upaya mengubah status quo di Laut Cina Timur dan Laut Cina Selatan.  

             

    Sumber: Reuters


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lakon DPR, Jokowi, dan MK dalam Riwayat Akhir Kisah KPK

    Pada 4 Mei 2021, Mahkamah Konstitusi menolak uji formil UU KPK. Dewan Perwakilan Rakyat dan Presiden Jokowi juga punya andil dalam pelemahan komisi.