Membunuh 2 Anak Penderita Autistik, Laki-laki Ini Dihukum 200 Tahun Penjara

Ilustrasi pembunuhan menggunakan senjata tajam. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Seorang ayah di Amerika Serikat dihukum lebih dari 200 tahun penjara atas tuduhan telah membunuh dua anaknya yang dua-duanya penderita autistik. Kasus pembunuhan ini diperluas dengan plot upaya menipu perusahaan asuransi lebih dari USD.260 ribu atau Rp 3,7 miliar.

Kementerian Kehakiman Amerika Serikat dalam sebuah rilis pada Kamis, 11 Maret 2021, menyebut hakim distrik John Walter menjatuhkan vonis kepada Ali Elmezayen dengan hukuman maksimum yakni 212 tahun penjara.

Elmezayen, 45 tahun, dinyatakan bersalah atas empat dakwaan penipuan lewat surat, empat dakwaan penipuan secara online, satu dakwaan pencurian identitas dan lima dakwaan pencucian uang. Persidangan untuk kasus ini berjalan sejak Oktober 2019.

“Dia adalah penipu ulung dan terampil. Dia pembunuh yang brutal dan rakus. Satu-satunya yang disesalkan terdakwa adalah dia tertangkap,” kata Walter.

Ilustrasi tenggelam di sungai/kali. northernstar.com.au

  

Baca juga: Penyandang Autisme Skotlandia Mengajukan Pembentukan Komisi Autisme 

Elmezayen membunuh kedua anaknya setelah membeli asuransi jiwa senilai USD. 3 juta. Dia juga membeli asuransi kecelakaan untuk semua anggota keluarganya dan dirinya sendiri. Asuransi dibeli lewat delapan perusahaan asuransi pada periode Juli 2012 dan Maret 2013.

  

Elmezayen lalu menggali informasi dan berbicara dengan penjual asuransi untuk mempelajari kapan dia bisa mencairkan uang asuransi tanpa harus menjalani investigasi.

Kurang dari dua pekan setelah masa berlaku asuransi aktif atau persisnya pada April 2015, Elmezayen menyetir mobilnya ke pelabuhan Los Angeles bersama anggota keluarganya. Diduga, kecelakaan yang disengaja pun dilakukan.

Dia dengan mudah menyelamatkan diri dengan keluar dari jendela mobil, lalu berenang. Sedangkan istrinya, selamat karena ditolong nelayan.

Adapun dua putra mereka yang dua-duanya penyandang autistik, yakni 8 tahun dan 13 tahun, diikat dan ditenggelamkan dalam kecelakaan itu sebelum akhirnya ditemukan oleh tim pencari.

     

Sumber: nydailynews.com






Begini Amerika Serikat Segera Setop Pemberian Persetujuan Ekspor ke Huawei

3 jam lalu

Begini Amerika Serikat Segera Setop Pemberian Persetujuan Ekspor ke Huawei

China menentang Amerika Serikat yang menyalahgunakan alasan keamanan nasional untuk menekan perusahaan China, seperti Huawei secara tidak wajar.


Satu TKW Korban Penipuan Wowon Serial Killer Melapor ke Posko Polres Cianjur

4 jam lalu

Satu TKW Korban Penipuan Wowon Serial Killer Melapor ke Posko Polres Cianjur

Hana, nama TKW itu, mengaku tertipu hingga Rp100 juta oleh komplotan Wowon serial killer dengan modus penggandaan uang berkedok investasi.


Diselidiki di Brasil, Bolsonaro Mencari Izin Tinggal Enam Bulan di AS

18 jam lalu

Diselidiki di Brasil, Bolsonaro Mencari Izin Tinggal Enam Bulan di AS

Mantan presiden Brasil Jair Bolsonaro masuk ke AS dengan visa kunjungan pemimpin dunia yang berakhir pada Selasa 31 Januari 2023


Jasad Turis Arab Saudi yang Hilang di AS Ditemukan di Danau

19 jam lalu

Jasad Turis Arab Saudi yang Hilang di AS Ditemukan di Danau

Jasad turis Arab Saudi yang hilang, Abdulrahman Al-Anazi, ditemukan pada Senin pagi di Danau Erie di Cleveland, Ohio, Amerika Serikat


Penembakan Massal di Florida AS, 4 Pelaku Tembaki Korban dari Dalam Mobil

19 jam lalu

Penembakan Massal di Florida AS, 4 Pelaku Tembaki Korban dari Dalam Mobil

Empat pelaku penembakan massal d Florida, menembaki korban dari mobil yang melaju cepat.


Ditolak AS, Ukraina Minta Jet Tempur dari Prancis dan Polandia

21 jam lalu

Ditolak AS, Ukraina Minta Jet Tempur dari Prancis dan Polandia

Prancis dan Polandia tampaknya bersedia untuk menerima permintaan jet tempur dari Ukraina.


Rusia Peringatkan Dubes Baru AS soal Konsekuensi Kebijakan Konfrontatif

22 jam lalu

Rusia Peringatkan Dubes Baru AS soal Konsekuensi Kebijakan Konfrontatif

Lynne Tracy adalah wanita pertama yang menduduki jabatan Duta Besar AS untuk Rusia.


Perampok Berulah Siang Hari di Indomaret, Bawa Golok Tapi Babak Belur Dikeroyok Massa

22 jam lalu

Perampok Berulah Siang Hari di Indomaret, Bawa Golok Tapi Babak Belur Dikeroyok Massa

Perampok berulah di minimarket Jalan Raya Puspitek.


Amerika Serikat Akan Akhiri Darurat COVID-19 Pada 11 Mei

23 jam lalu

Amerika Serikat Akan Akhiri Darurat COVID-19 Pada 11 Mei

Mantan presiden Donald Trump pertama kali menyatakan pandemi COVID-19 sebagai darurat nasional Amerika Serikat pada 13 Maret 2020


Myanmar Diundang dalam Pertemuan Militer ASEAN di Bangkok

23 jam lalu

Myanmar Diundang dalam Pertemuan Militer ASEAN di Bangkok

ASEAN telah melarang kehadiran perwakilan senior militer Myanmar dari KTT utama