Warga Inggris Terpecah soal Tuduhan Rasisme Kerajaan Inggris ke Meghan Markle

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ini merupakan wawancara pertama di televisi sejak Meghan Markle dan Pangeran Harry bertunangan. Wawancara berdurasi dua jam tersebut memicu perang penawaran di Inggris. Menurut laporan Wall Street Journal, CBS menggelontorkan dana hingga US$ 9 juta atau sekitar Rp 130 miliar demi membeli hak siar utama program tersebut dari Harpo. Harpo Productions/Joe Pugliese/Handout via REUTERS

    Ini merupakan wawancara pertama di televisi sejak Meghan Markle dan Pangeran Harry bertunangan. Wawancara berdurasi dua jam tersebut memicu perang penawaran di Inggris. Menurut laporan Wall Street Journal, CBS menggelontorkan dana hingga US$ 9 juta atau sekitar Rp 130 miliar demi membeli hak siar utama program tersebut dari Harpo. Harpo Productions/Joe Pugliese/Handout via REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Pandangan warga Inggris terpecah tentang bagaimana keluarga kerajaan memperlakukan Pangeran Harry dan istrinya Meghan Markle, menurut jajak pendapat YouGov pada Selasa.

    Mayoritas anak muda mengatakan perlakuan terhadap Meghan tidak adil dan setengah dari orang tua mengatakan sebaliknya, menurut survei berdasarkan usia responden, menurut YouGov, yang dilaporkan Reuters, 10 Maret 2021.

    Secara keseluruhan 32% berada di setiap kubu terkait pertanyaan keadilan, sementara 36% tidak tahu.

    Usia menjadi garis pemisah survei. Sekitar 61% dari usia 18-24 tahun mengatakan mereka diperlakukan tidak adil, tetapi dukungan menyusut karena responden yang berusia di atas 65 tahun mengatakan pasangan tersebut diperlakukan dengan adil.

    Wawancara Oprah Winfrey dengan Pangeran Harry dan Meghan Markle, di mana mereka menuduh seorang anggota keluarga membuat komentar rasis tentang putra mereka Archie. Meghan juga mengatakan dia telah diasingkan di keluarga kerajaan hingga berpikir untuk bunuh diri. Wawancara ini disiarkan di Inggris pada hari Senin.

    Meghan Markle diwawancara Oprah Winfrey tentang kehidupan kerajaan, akan tayang pada 7 Maret 2021 (Tangkapan layar YouTube)

    Lebih dari sepertiga warga Inggris bersimpati pada Ratu Elizabeth dan anggota Keluarga Kerajaan Inggris, sementara satu dari lima warga Inggris mengatakan bahwa mereka mendukung Pangeran Harry dan Meghan, menurut jajak pendapat.

    Tiga dari sepuluh warga Inggris mengatakan mereka tidak bersimpati sama sekali dan satu dari sepuluh orang mengatakan mereka mendukung baik Kerajaan Inggris maupun Pangeran Harry dan Meghan Markle.

    Baca juga: Ratu Elizabeth II Akhirnya Tanggapi Tuduhan Meghan Markle Soal Kerajaan Inggris

    Menanggapi tuduhan rasisme keluarga Kerajaan Inggris, Ratu Elizabeth akhirnya buka suara pada Selasa. Sri Ratu mengaku sedih dengan apa yang dialami oleh keluarga Harry.

    "Seluruh keluarga (Kerajaan Inggris) sedih mengetahui sepenuhnya betapa sulit kehidupan Harry dan Meghan dalam beberapa tahun terakhir," kata Istana Buckingham dalam pernyataan yang dikeluarkan atas nama Ratu Elizabeth II, Reuters melaporkan.

    "Isu yang diangkat, khususnya rasisme, sangat memprihatinkan. Meskipun beberapa ingatan mungkin berbeda-beda, ingatan itu ditanggapi dengan sangat serius dan akan ditangani oleh keluarga secara pribadi. Harry, Meghan, dan Archie akan selalu menjadi anggota keluarga yang sangat dicintai," kata Ratu.

    Istana Buckingham menganggap ini masalah keluarga, kata seorang sumber kerajaan, menambahkan para bangsawan harus diberi kesempatan untuk membahas masalah yang diangkat secara pribadi sebagai masalah keluarga.

    Wawancara Pangeran Harry dan Meghan Markle dengan Oprah Winfrey ditonton oleh 12,4 juta pemirsa di Inggris dan 17,1 juta di Amerika Serikat, memicu krisis yang harus ditanggapi oleh Kerajaan Inggris, kata media.

    REUTERS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    OTT Bupati Kolaka Timur, Simak Fakta Penangkapan dan Profil Andi Merya

    Bupati Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, Andi Merya Nur, ditangkap KPK dalam OTT. Ia diduga menerima suap yang berhubungan dengan dana hibah BNPB.