Gagal Atasi Pandemi, Presiden Paraguay Minta Semua Menteri Mundur

Kandidat presiden Paraguay, Mario Abdo Benitez, dari partai Colorado Partido menunjukkan jarinya yang dicelup tinta selama pemilihan umum di TPS di Asuncion, Paraguay, April 22, 2018. [REUTERS/Mario Valdez]

TEMPO.CO, - Presiden Paraguay Mario Abdo Benitez meminta semua menteri untuk mengundurkan diri menyusul protes warga terhadap penanganan pandemi. Dalam unjuk rasa ini demonstran dan polisi terlibat bentrokan.

Menteri komunikasi negara, Juan Manuel Brunetti, mengatakan bahwa presiden meminta semua anggota kabinet untuk menyerahkan posisinya. “Presiden pasti akan berbicara hari ini dengan warga. Dia akan mengumumkan perubahan, tapi kami ingin semua warga tahu dan mengerti bahwa pesan mereka sudah sampai ke presiden," katanya dikutip dari Aljazeera, Ahad, 7 Maret 2021.

Menurut Brunetti, Abdo Benitez menghormati protes damai dan seruan untuk perdamaian.

Bentrokan terjadi pada Jumat malam antara pengunjuk rasa dan polisi di pusat ibu kota, Asuncion. Para perusuh melempari para petugas dengan batu, yang kemudian dibalas dengan tembakan peluru karet dan gas air mata.

Komisi Hak Asasi Manusia Inter-Amerika (IACHR) pada Sabtu menyatakan keprihatinannya atas laporan bahwa polisi menggunakan kekerasan yang berlebihan terhadap orang-orang selama unjuk rasa. Mereka meminta pihak berwenang menyelidiki dugaan pelanggaran hak asasi manusia.

Demonstrasi itu terjadi di tengah kemarahan yang meningkat atas pandemi Covid-19 yang melonjak di Paraguay. Infeksi di sana mencapai tingkat rekor dan rumah sakit telah didorong ke ambang kehancuran.

Para pengunjuk rasa berunjuk rasa di luar gedung Kongres untuk menuntut pengunduran diri Abdo Benitez.

Pada Kamis, Senat mengadopsi resolusi yang menyerukan Menteri Kesehatan Julio Mazzoleni untuk mundur atas penanganan pandemi oleh pemerintah. Mazzoleni telah dikritik oleh para legislator, termasuk beberapa dari partai yang pemerintah dan serikat pekerja kesehatan.

Mazzoleni pun mengumumkan bahwa ia telah bertemu dengan presiden Jumat kemarin dan mengajukan pengunduran diri.

Paraguay telah melaporkan lebih dari 165.800 kasus Covid-19, menurut data dari Universitas Johns Hopkins. Lebih dari 3.200 orang telah meninggal karena virus corona.

Baca juga: Virus Corona, 3 Wilayah di Italia Kembali Memperketat Aturan

Sumber: ALJAZEERA






Jepang Akan Anggap Covid-19 Sebagai Flu Biasa Musim Semi Ini, Apa Dampaknya?

48 menit lalu

Jepang Akan Anggap Covid-19 Sebagai Flu Biasa Musim Semi Ini, Apa Dampaknya?

Sebelumnya, Jepang bahkan mengumumkan akan mempertimbangkan untuk melonggarkan rekomendasi penggunaan masker.


Tetap Lakukan Karantina Kesehatan meski Pandemi Covid-19 Terkendali

13 jam lalu

Tetap Lakukan Karantina Kesehatan meski Pandemi Covid-19 Terkendali

Pakar mengatakan karantina kesehatan tetap perlu dilakukan meskipun pandemi COVID-19 telah terkendali secara penuh.


Saat Korea Selatan Tak Lagi Terapkan Mandat Penggunaan Masker

22 jam lalu

Saat Korea Selatan Tak Lagi Terapkan Mandat Penggunaan Masker

Korea Selatan adalah salah satu negara pertama yang melaporkan wabah Covid-19 pada awal 2020.


Amerika Serikat Akan Akhiri Darurat COVID-19 Pada 11 Mei

23 jam lalu

Amerika Serikat Akan Akhiri Darurat COVID-19 Pada 11 Mei

Mantan presiden Donald Trump pertama kali menyatakan pandemi COVID-19 sebagai darurat nasional Amerika Serikat pada 13 Maret 2020


Amerika Curiga Ada Warga Salahgunakan Program Bantuan Covid-19

1 hari lalu

Amerika Curiga Ada Warga Salahgunakan Program Bantuan Covid-19

Ada sekitar 69.323 kartu jaminan sosial atau Social Security Numbers (SSNs) yang digunakan untuk mendapatkan dana bantuan dari total USD 5,4 miliar


Toyota Pertahankan Gelar Sebagai Merek Mobil Terlaris Dunia 2022

1 hari lalu

Toyota Pertahankan Gelar Sebagai Merek Mobil Terlaris Dunia 2022

Toyota Motor Corp mencatat total penjualan global sebanyak 10,5 juta unit sepanjang 2022, mengalahkan Volkswagen yang hanya menjual 8,9 juta unit.


Deteksi Subvarian Baru seperti Kraken dengan Pengurutan Genom

1 hari lalu

Deteksi Subvarian Baru seperti Kraken dengan Pengurutan Genom

Peneliti mengingatkan pentingnya pengurutan genom menyeluruh untuk mendeteksi COVID-19 subvarian baru seperti Kraken.


Beijing Klaim Kasus Positif Covid-19 Melandai setelah Libur Imlek

1 hari lalu

Beijing Klaim Kasus Positif Covid-19 Melandai setelah Libur Imlek

Pasien demam yang berkunjung ke klinik akibat Covid-19 selama Imlek turun sekitar 40 persen.


Jepang Terus Pantau Situasi Covid-19 di China

1 hari lalu

Jepang Terus Pantau Situasi Covid-19 di China

Pemerintah Jepang menyatakan akan terus memantau situasi Covid-19 di China.


Pembatasan Dihapus, Jumlah Perjalanan di Cina Saat Libur Imlek Meningkat

2 hari lalu

Pembatasan Dihapus, Jumlah Perjalanan di Cina Saat Libur Imlek Meningkat

Tahun Baru Imlek adalah hari libur terpenting tahun ini di Cina.