Bom Mobil Meledak Dekat Restoran di Somalia, 20 Tewas

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebuah bom mobil meledak di dekat sebuah restoran di Ibu Kota Mogadishu, Somalia, pada Jumat malam, 5 Maret 2021. Sumber: Reuters

    Sebuah bom mobil meledak di dekat sebuah restoran di Ibu Kota Mogadishu, Somalia, pada Jumat malam, 5 Maret 2021. Sumber: Reuters

    TEMPO.CO, Jakarta - Setidaknya 20 orang tewas dan 30 orang luka-luka dalam sebuah ledakan bom mobil di Ibu Kota Mogadishu, Somalia. Kejadian ini terjadi pada Jumat malam, 5 Maret 2021, di luar sebuah restoran.

    Pelaku pengeboman ikut tewas dalam serangan bom mobil ini. Ledakan ini telah menimbulkan asap yang membumbung tinggi ke angkasa dan memicu baku tembak.

    “Sejauh ini kami telah menerima 20 korban tewas dan 30 korban luka-luka dari lokasi kejadian,” kata Abdulkadir Aden, pendiri layanan AAMIN Ambulance.

    Baca juga: 30 Taliban Tewas Akibat Bom Buatannya Sendiri

    Sebuah bom mobil meledak di dekat sebuah restoran di Ibu Kota Mogadishu, Somalia, pada Jumat malam, 5 Maret 2021. Sumber: Reuters

    Saksi mata mengatakan ledakan tersebut persisnya terjadi di restoran Luul Yemeni, yang ada di dekat pelabuhan. Ahmed Abdullahi, warga Mogadishu yang tinggal di dekat lokasi kejadian, menceritakan sebuah mobil dengan kecepatan tinggi meledak di restoran tersebut.

    “Saya tadinya mau ke restoran Luul Yemeni, namun langsung berlari ketika bunyi ledakan itu sangat mengejutkan hingga menutupi area sekitar dengan asap,” kata Abdullahi.

      

    Radio Mogadishu mewartakan ada sejumlah kerusakan pada bangunan dan aparat kepolisian telah menutup area ledakan. Belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab.

    Kelompok radikal al Shabaab sering melakukan ledakan-ledakan bom bunuh diri di Somalia dan negara lain. Serangan itu bagian dari kampanye untuk menggulingkan pemerintah pusat Somalia dan mendirikan aturan sendiri.

       

    Sumber: Reuters


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.