Utusan PBB di Myanmar Minta Dewan Keamanan Segera Bertindak

Suasana pemakaman demonstran bernama Angel atau dikenal Kyal Sin, yang tewas usai ditembak militer Myanmar saat aksi anti kudeta di Mandalay, Myanmar, 4 Maret 2021. REUTERS/Stringer

TEMPO.CO, - Utusan khusus PBB untuk Myanmar, Christine Burgener, mendesak Dewan Keamanan PBB segera bertindak untuk menghentikan konflik di negeri itu. Pasalnya polisi dan militer di sana terus menembaki demonstran penentang kudeta.

"Berapa banyak lagi (korban) yang bisa kita biarkan," katanya dikutip dari Reuters, Sabtu,6 Maret 2021.

Menurut Burgener, situasi di Myanmar kini sedang bergerak menuju "krisis kemanusiaan yang akut".

Penembakan terhadap para pengunjuk rasa kembali terjadi pada Jumat kemarin di kota Mandalay. Satu orang dilaporkan tewas

Sementara ity, seorang pejabat dari Partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) dikabarkan ditikam sampai mati bersama dengan keponakannya yang berusia 17 tahun dalam serangan massa di wilayah Magwe tengah.

Myanmar Now mengutip putra pejabat tersebut, yang selamat dari serangan itu, dan mengatakan 25 pendukung Partai Solidaritas dan Pembangunan yang didukung militer menusuk mereka dengan pisau.

Partai tersebut tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Di kota utama Yangon, polisi menembakkan peluru karet dan granat kejut untuk membubarkan demonstrasi yang diikuti oleh sekitar 100 dokter berjas putih.

Massa juga berkumpul di Pathein, sebelah barat Yangon, dan di pusat Myingyan, tempat puluhan wanita bertopi jerami mengangkat tanda-tanda yang menyerukan pembebasan pemimpin terpilih, Aung San Suu Kyi.

Seorang juru bicara junta militer Myanmar tidak menjawab panggilan telepon yang meminta komentar.

Baca juga: Demonstran Myanmar Pemberani itu Bernama Angel

Sumber: REUTERS






Krisis Inggris, Sri Mulyani Yakin Dampaknya Tak Signifikan ke RI karena ..

4 jam lalu

Krisis Inggris, Sri Mulyani Yakin Dampaknya Tak Signifikan ke RI karena ..

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan ekonomi Indonesia masih kuat menghadapi dampak krisis Inggris.


Aung San Suu Kyi dan Penasihat asal Australia Dihukum 3 Tahun

5 jam lalu

Aung San Suu Kyi dan Penasihat asal Australia Dihukum 3 Tahun

Pengadilan Myanmar menghukum pemimpin terguling Aung San Suu Kyi dan mantan penasihat ekonominya, Sean Turnell dari Australia, 3 tahun penjara


Jokowi: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tertinggi di G20

6 jam lalu

Jokowi: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tertinggi di G20

Jokowi menjelaskan saat ini kondisi ekonomi global sedang sulit.


Jokowi Sebut RI Hadapi Tantangan Berat Ekonomi Global: Bukan Barang Gampang, Tapi...

7 jam lalu

Jokowi Sebut RI Hadapi Tantangan Berat Ekonomi Global: Bukan Barang Gampang, Tapi...

Presiden Joko Widodo atau Jokowi menilai saat ini Indonesia menghadapi tantangan perekonomian global yang cukup sulit.


Kala Jokowi Minta Sri Mulyani Hati-hati Kelola APBN: Dieman-eman

7 jam lalu

Kala Jokowi Minta Sri Mulyani Hati-hati Kelola APBN: Dieman-eman

Jokowi berpesan agar bendahara negara mengatur belanja untuk kepentingan-kepentingan yang produktif.


Sri Mulyani: Luka yang Disebabkan Pandemi Covid-19 ke Ekonomi Sangat Dalam

8 jam lalu

Sri Mulyani: Luka yang Disebabkan Pandemi Covid-19 ke Ekonomi Sangat Dalam

Sri Mulyani menjelaskan, masalah utama pandemi Covid-19 adalah terancamnya jiwa manusia.


Ratu Kecantikan Myanmar Akhirnya Mendarat di Kanada, Berbulan-bulan Tinggal di Bandara Thailand

8 jam lalu

Ratu Kecantikan Myanmar Akhirnya Mendarat di Kanada, Berbulan-bulan Tinggal di Bandara Thailand

Ratu Kecantikan Myanmar menuai perhatian publik atas komentar pedasnya terhadap junta militer. Dia akhirnya mendapat suaka dari Kanada.


Sempat Terlunta-lunta di Thailand, Ratu Kecantikan Myanmar Dapat Suaka di Kanada

2 hari lalu

Sempat Terlunta-lunta di Thailand, Ratu Kecantikan Myanmar Dapat Suaka di Kanada

Mantan ratu kecantikan Myanmar itu telah terlunta-lunta sejak 21 September di Thailand.


Pelabuhan Ukraina Berhasil Ekspor 4,7 Juta Ton Gandum

4 hari lalu

Pelabuhan Ukraina Berhasil Ekspor 4,7 Juta Ton Gandum

Sebanyak 211 kapal dengan 4,7 juta ton produk pertanian telah meninggalkan Ukraina di bawah kesepakatan yang di tengahi oleh PBB dan Turki.


PBB Curiga Ada Kejahatan Perang di Wilayah yang Diduduki Rusia di Ukraina

5 hari lalu

PBB Curiga Ada Kejahatan Perang di Wilayah yang Diduduki Rusia di Ukraina

Komisi PBB urusan Ukraina mengaku telah mengantongi sejumlah bukti adanya dugaan kejahatan perang di area-area yang sebelumnya diduduki tentara Rusia.