Mahasiswa Asing Sekarang Boleh Bekerja di Inggris

Gedung Universitas Cambridge, Inggris. Sumber: Wikipedia

TEMPO.CO, Jakarta - Siswa internasional yang sudah menyelesaikan gelarnya di universitas di Inggris, sekarang dapat tinggal di sana untuk bekerja atau mencari pekerjaan setelah studi mereka lewat program yang dinamakan "Jalur Lulusan".

Mereka yang memenuhi kriteria tertentu untuk suatu pekerjaan, maka bisa mengajukan aplikasi untuk tetap bisa berada di Inggris, bahkan selanjutnya bisa mengajukan aplikasi untuk kewarganegaraan Inggris.

Pendaftaran “Jalur Lulusan” baru ini akan dibuka pada 1 Juli 2021.

Ada sekitar 500.000 mahasiswa internasional (mahasiswa asing) setiap tahunnya, yang memilih untuk sekolah di Inggris. Ini membuat Inggris menjadi salah satu negara tujuan paling populer dan beragam di kalangan mahasiswa.

Gedung Widener Library di kampus Harvard University, Cambridge, Massachusetts, Amerika Serikat, 30 Juni 2015. Nama Harvard diambil dari nama John Harvard, penyumbang terbesar universitas tersebut, yang merupakan lulusan Universitas Cambridge, Inggris. Victor J. Blue/Bloomberg via Getty Images

Baca juga: Tips Memilih Jurusan Kuliah, Penting Memahami Passion dan Memilih Role Model

Kedutaan Inggris di Jakarta dalam keterangan pada Jumat, 5 Maret 2021 menjelaskan lewat "Jalur Lulusan" ini, maka siswa Internasional bisa terus berkontribusi kepada masyarakat dan ekonomi Inggris pasca-studi.

Lewat kesempatan ini, diharapkan pula mahasiswa tersebut dapat membagikan pengalaman bekerja di Inggris saat mereka pulang ke negara masing-masing dan membangun hubungan antara Inggris dan negara asal mereka. 

Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste Owen Jenkins gembira dengan kebijakan ini. Dia mengatakan ada sekitar 3.500 WNI yang belajar di Inggris setiap tahunnya.

Jumlah itu masih sedikit dibanding jumlah pelajar dari Cina yang menembus angka 100 ribu dan 17.500 pelajar dari Malaysia. Lewat perubahan kebijakan ini, diharapkan dapat membantu menarik lebih banyak WNI untuk memilih Inggris sebagai tempat belajar. 

“Sekarang Inggris tidak hanya menawarkan pendidikan yang hebat di beberapa Universitas terbaik di dunia, dengan ribuan siswa internasional di sana; Inggris juga menawarkan kesempatan kepada para generasi muda ini untuk memulai atau melanjutkan karir mereka di Inggris”, jelas Owen.

Menurtu Owen, pada tahun-tahun awal yang berharga setelah lulus dari gelar sarjana, magister atau doktoral, mahasiswa internasional dapat mengembangkan diri mereka dengan bekerja di beberapa sektor terkemuka dunia Inggris seperti IT, FinTech, Biomedis dan Ilmu Hayati, Teknik, Konsultasi, dan lainnya.

Untuk bisa memanfaatkan kebijakan “Jalur Lulusan” ini, mahasiswa internasional tersebut harus mendaftarkan diri. Mereka juga harus menyelesaikan kursus yang memenuhi syarat di penyedia pendidikan tinggi Inggris, dengan rekam jejak kepatuhan dan persyaratan imigrasi pemerintah Inggris.

Mahasiswa asing di Inggris yang sudah berada pada “Jalur Lulusan”, maka bisa bekerja atau mencari pekerjaan setelah studi mereka selesai untuk jangka waktu maksimal 2 tahun, atau 3 tahun untuk mahasiswa S3.






Cara Membuat Karyawan Senang dan Terlibat dalam Lingkungan Kerja

10 jam lalu

Cara Membuat Karyawan Senang dan Terlibat dalam Lingkungan Kerja

Sebagai bos, Anda ingin membuat karyawan bahagia, puas menikmati, dan nyaman dengan pekerjaan mereka. Cek caranya.


Sejarah Awal Hari Mahasiswa Internasional 1939

14 jam lalu

Sejarah Awal Hari Mahasiswa Internasional 1939

Hari Mahasiswa Internasional diperingati untuk mengenang peristiwa serangan Nazi di Universitas Praha selama Perang Dunia II pada 1939.


Peserta Olimpiade Steam Ahead 2022: Dari Hobi hingga Mengejar Beasiswa

21 jam lalu

Peserta Olimpiade Steam Ahead 2022: Dari Hobi hingga Mengejar Beasiswa

Selain menggelar olimpiade sains Steam Ahead 2022, SIMCC juga menggelar YALA, yang memberikan siswa motivasi kepemimpinan akademis.


Cetak Gol Pertama di Piala Dunia 2022, Intip Koleksi Mobil Harry Kane

21 jam lalu

Cetak Gol Pertama di Piala Dunia 2022, Intip Koleksi Mobil Harry Kane

Harry Kane berhasil mencetak gol pertamanya di Piala Dunia 2022 pada pertandingan babak 16 besar melawan Senegal, Senin dini hari WIB, 5 Desember 2022


Hari Disabilitas Internasional, Inggris Luncurkan Aplikasi Akses Pekerjaan Bagi Penyandang Disabilitas

1 hari lalu

Hari Disabilitas Internasional, Inggris Luncurkan Aplikasi Akses Pekerjaan Bagi Penyandang Disabilitas

Di Hari Disabilitas Internasional, Inggris meluncurkan akses ketenagakerjaan yang memudahkan bagi penyandang disabilitas.


Miliarder Rusia Mikhail Fridman Konfirmasi Tidak Ditahan Inggris

1 hari lalu

Miliarder Rusia Mikhail Fridman Konfirmasi Tidak Ditahan Inggris

Miliarder Mikhail Fridman pada Sabtu, 3 Desember 2022, mengumumkan kalau dia dalam kondisi baik-baik saja, tidak dalam kondisi ditahan Inggris


43 Ribu Mahasiswa Mendaftar Program Kampus Mengajar Angkatan 5

1 hari lalu

43 Ribu Mahasiswa Mendaftar Program Kampus Mengajar Angkatan 5

Rekor tertinggi selama pelaksanaan program Kampus Mengajar sejak diluncurkan Menteri Nadiem pada 2020.


86 Siswa Indonesia Berlaga di Ajang Olimpiade Steam Ahead 2022 Singapura

1 hari lalu

86 Siswa Indonesia Berlaga di Ajang Olimpiade Steam Ahead 2022 Singapura

Setelah dua tahun pandemi, olimpiade Steam Ahead 2022 dilakukan secara offline dengan diikuti 519 siswa dari 20 negara.


Benteng Victoria di Kota Ambon, Tempat Pahlawan Pattimura Dihukum Gantung Belanda

2 hari lalu

Benteng Victoria di Kota Ambon, Tempat Pahlawan Pattimura Dihukum Gantung Belanda

Benteng Victoria terletak di Desa Uritetu, Sirimau, Ambon. Belanda gunakan benteng ini sebagai pusat pemerintahan. Pattimura dihukum gantung di sini.


Rasisme Masih Ada di Istana Buckingham, Ini Kata PM Sunak

3 hari lalu

Rasisme Masih Ada di Istana Buckingham, Ini Kata PM Sunak

PM Rishi Sunak, yang pernah jadi korban rasisme mengatakan, negaranya telah berbuat banyak untuk mengikisnya namun masih belum sepenuhnya hilang.