Bisa Vaksinasi COVID-19 Hampir 2 Juta Orang per Hari, Ini Strategi Amerika

Sandra Lindsay, seorang perawat dari Long Island Jewish Medical Center saat diberikan vaksin Covid-19 Pfizer oleh Dr. Michelle Chester di New Hyde Park, New York, 14 Desember 2020. Suntikan pertama vaksinasi Covid-19 massal Amerika Serikat akan diberikan pada Senin pagi setelah Pfizer Inc dan mitranya memulai pengiriman vaksin Covid-19 ke seluruh negara bagian. Mark Lennihan/Pool via REUTERS

TEMPO.CO, Jakarta - Di bawah administrasi Presiden Joe Biden, Amerika terus menggenjot kampanye vaksinasi COVID-19nya. Per berita ini ditulis, rata-rata vaksinasi COVID-19 per hari di Amerika sudah mencapai 1,94 juta suntikan atau jauh lebih banyak dibanding target yang ditetapkan Joe Biden. 

Ketika Joe Biden dilantik pada 20 Januari lalu, ia memasang target rendah, 1 juta per hari. Belakangan, ia menaikkannya ke angka 1,5 juta per hari dan itu pun masih dianggap berbagai pakar kurang ambisius. Menurut mereka, Joe Biden perlu memasang target 2-3 juta vaksinasi COVID-19 per hari agar herd immunity cepat dicapai. Sekarang, dengan rata-rata 1,94 juta suntikan per hari, target 2-3 juta per hari tak muluk.

"Saya berharap Amerika sudah normal kembali di periode yang sama tahun depan. Namun, ini tergantung juga pada masyarakat, apakah akan bersikap pintar dan sadar bahwa bencana masih mungkin terjadi," ujar Joe Biden, dikutip dari Reuters, Rabu, 3 Maret 2021.

Naiknya kapasitas vaksinasi COVID-19 di Amerika tak lepas dari konsistennya suplai vaksin di sana. Pfizer dan Moderna memberikan suplai vaksin COVID-19 ke Amerika tanpa henti, memungkinkannya untuk terus menggenjot kampanye vaksinasi dari waktu ke waktu.

Petugas medis menunjukan vaksin Covid-19 Pfizer-BioNTech COVID-19. Badan Obat Norwegia (NMA) mengatakan hasil otopsi terhadap 13 jenazah menunjukkan bahwa efek samping umum vaksin covid-19 REUTERS/Andreas Gebert

Dikutip dari New York Times, Rabu, 3 Maret 2021, Amerika sudah menerima kurang lebih 102,3 juta dosis vaksin COVID-19 dari Pfizer dan Moderna. Dari angka tersebut, sebanyak 78,6 juta di antaranya, atau setara 77 persen, sudah disuntikkan kepada warga Amerika.

Angka tersebut berpotensi naik lagi. Dalam waktu dekat, Amerika akan mulai menggunakan vaksin COVID-19 'satu dosis' dari Johnson & Johnson. Hasil uji mengatakan vaksin tersebut tergolong efektif. Jika terealisasi, makin banyak lagi jumlah vaksin ataupun vaksinasi COVID-19 di Amerika.

Pendahulu Joe Biden, Donald Trump, sedikit banyak berjasa atas banyaknya vaksin COVID-19 di Negeri Paman Sam. Walau Joe Biden mengkritiknya tidak memiliki rencana distribusi vaksin yang jelas, Donald Trump mengamankan vaksin dalam jumlah besar untuk Amerika lewat Operation Warp Speed.

Pada Desember lalu, Donald Trump bahkan meneken perintah eksekutif yang pada intinya memastikan semua stok vaksin yang dimiliki Amerika khusus untuk warganya saja. Jika semua warga Amerika belum tervaksin, maka stok yang ada tidak boleh disumbangkan ke negara lain. WHO mengecam kebijakan semacam itu, namun Amerika tetap lanjut dengan rencananya.

Presiden AS Donald Trump melambai ketika dia tiba di Bandara Internasional Palm Beach di West Palm Beach, Florida, AS, 20 Januari 2021. [REUTERS / Carlos Barria]

Joe Biden menyadari bahwa vaksin yang banyak tanpa rencana vaksinasi yang matang akan percuma. Tak lama setelah dilantik, ia langsung membuat inisiatif untuk mempercepat vaksinasi COVID-19 di Amerika. Salah satunya, memerintahkan Militer Amerika menerjunkan 1000 personilnya untuk membantu proses vaksinasi COVID-19.

Selain itu, Joe Biden menggunakan skema Defense Production Act untuk memastikan Amerika selalu mendapat prioritas dalam pemesanan vaksin COVID-19. Sebagai gantinya, Amerika akan membantu segala hal yang dibutuhkan produsen untuk menggenjot produksinya menjadi 7 hari per pekan, 24 jam per hari. Tak heran, suplai vaksin COVID-19 ke Amerika nyaris tidak berhenti.

"Kami menyakini skema ini akan melipatgandakan produksi kami sehingga kami bisa mensuplai vaksin COVID-19 ke Amerika lebih dari komitmen yang kami buat," ujar Johnson and Johnson dalam keterangan persnya.

Jika semua berjalan lancar, ditambah dengan kehadiran vaksin COVID-19 baru, angka vaksinasi COVID-19 per hari di Amerika bisa terus naik. Dengan kondisi sekarang saja, menurut laporan VOX, Amerika sudah bisa mencapai herd immunity di bulan Oktober.

Jika Joe Biden bisa menggenjot vaksinasi COVID-19 hingga ke titik 3 juta per hari, maka herd immunity bisa dicapai pada periode Juli-Agustus. Namun, seperti pernyataan Joe Biden tadi, ketertiban rakyat Amerika dan kesiapan produsen juga menjadi faktor.

Baca juga: Texas Longgarkan Pembatasan Sosial COVID-19, Akhiri Kewajiban Masker

ISTMAN MP | REUTERS | VOX | POLITICO | NEW YORK TIMES






Batuk Berkepanjangan, Hati-hati Gejala Long COVID-19

18 jam lalu

Batuk Berkepanjangan, Hati-hati Gejala Long COVID-19

Pakar menjelaskan batuk kronik berkepanjangan hingga beberapa bulan dapat mengindikasikan penyintas mengalami long COVID-19.


Warga China Kritisi Kebijakan Nol Covid, Dorong Keterbukaan

1 hari lalu

Warga China Kritisi Kebijakan Nol Covid, Dorong Keterbukaan

Warga China minta para ahli epidemi berbicara dan pemerintah melakukan penelitian komprehensif dan transparan untuk meninjau kebijakan nol Covid.


Pemeritah Resmi Tawarkan ORI022: Mulai dari Rp 1 Juta, Kupon 5,95 Persen

1 hari lalu

Pemeritah Resmi Tawarkan ORI022: Mulai dari Rp 1 Juta, Kupon 5,95 Persen

Pemerintah resmi membuka penawaran ORI (Obligasi Negara Ritel Indonesia) seri ORI022 mulai hari ini, Senin, 26 September 2022 pukul 09.35 WIB.


Kasus Covid-19 Hari Ini Tambah .1411 Orang, Terbanyak dari Jakarta

1 hari lalu

Kasus Covid-19 Hari Ini Tambah .1411 Orang, Terbanyak dari Jakarta

Kasus Covid-19 di Indonesia bertambah 1.411 pada hari ini. Kasus terbanyak disumbang oleh DKI Jakarta yaitu 580 orang.


CEO Pfizer Kena Covid-19 Lagi

2 hari lalu

CEO Pfizer Kena Covid-19 Lagi

CEO Pfizer Inc, Albert Bourla, pada Sabtu, 24 September 2022, mengumumkan positif Covid-19 untuk kedua kalinya.


Ketika Undangan Bela Negara Rusia untuk Orang yang Sudah Mati

2 hari lalu

Ketika Undangan Bela Negara Rusia untuk Orang yang Sudah Mati

Presiden Putin memerintahkan wajib militer bagi warga untuk berperang membela Rusia di Ukraina, tapi panggilan dinilai hanya untuk warga daerah miskin


Top 3 Dunia: Wartawati CNN Tolak Pakai Hijab sampai Bantuan untuk Ukraina

3 hari lalu

Top 3 Dunia: Wartawati CNN Tolak Pakai Hijab sampai Bantuan untuk Ukraina

Berita Top 3 Dunia tentang jurnalis CNN tolak pakai hijab saat wawancarai Presiden Iran, demo tolak hijab, dan Biden-Truss sepakat bantu Ukraina


Hong Kong Hapus Kewajiban Karantina di Hotel, Cukup Tes Antigen

3 hari lalu

Hong Kong Hapus Kewajiban Karantina di Hotel, Cukup Tes Antigen

Hong Kong akan menghapus kebijakan wajib karantina hotel Covid-19 untuk semua kedatangan mulai 26 September 2022


Jepang Longgarkan Aturan Covid-19 untuk Wilayah Perbatasan

4 hari lalu

Jepang Longgarkan Aturan Covid-19 untuk Wilayah Perbatasan

Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida pada Kamis, 22 September 2022, mengumumkan Jepang akan melonggarkan aturan Covid-19 di wilayah perbatasan


BI Perkirakan Ekonomi Global Tahun Depan Anjlok, Hanya Cina yang Cerah

4 hari lalu

BI Perkirakan Ekonomi Global Tahun Depan Anjlok, Hanya Cina yang Cerah

BI memprediksi ekonomi global tahun depan turun jadi 2,7 persen, bahkan 2,6 persen.