Seribu Dosis Vaksin di Jepang Terbuang

Reporter:
Editor:

Ahmad Faiz Ibnu Sani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas medis menunjukan vaksin Covid-19 Pfizer-BioNTech COVID-19. Badan Obat Norwegia (NMA) mengatakan hasil otopsi terhadap 13 jenazah menunjukkan bahwa efek samping umum vaksin covid-19  REUTERS/Andreas Gebert

    Petugas medis menunjukan vaksin Covid-19 Pfizer-BioNTech COVID-19. Badan Obat Norwegia (NMA) mengatakan hasil otopsi terhadap 13 jenazah menunjukkan bahwa efek samping umum vaksin covid-19 REUTERS/Andreas Gebert

    TEMPO.CO, - Kementerian Kesehatan Jepang mengatakan ada kerusakan pada mesin pendingin penyimpanan vaksin Covid-19. Alhasil lebih dari seribu dosis vaksin Covid-19 terbuang percuma.

    Kerusakan mesin pendingin itu membuat suhu penyimpanan tidak sesuai dari yang ditetapkan. Mengutip Channel News Asia, Senin, 1 Maret 2021, ini merupakan kasus pertama vaksin terbuang di negara itu.

    Jepang menjadi anggota terakhir Kelompok Tujuh negara industri terkemuka yang memulai vaksinasi Covid-19 pada 17 Februari.

    Sejauh ini telah menerima tiga pengiriman vaksin yang dikembangkan oleh Pfizer dan BioNTech, yang terdiri dari sekitar 1,4 juta suntikan.

    Vaksin Pfizer-BioNTech harus disimpan pada suhu sekitar minus 75 derajat Celcius.

    Sebuah institusi medis melaporkan bahwa kerusakan freezer telah terjadi selama akhir pekan, menyebabkan 172 botol vaksin, atau 1.032 dosis, tidak berguna, kata kementerian 

    Kementerian Kesehatan Jepang menolak untuk mempublikasikan nama institusi medis atau produsen freezer yang dipermasalahkan, tapi mengatakan pembuat freezer akan mulai mencari penyebab kerusakan pada hari ini.

    Baca juga: Jubir PM Jepang Mundur Karena Hadiri Makan Malam Mewah

    Sumber: CHANNEL NEWS ASIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kenali Tanda Masker Medis yang Asli atau Palsu

    Saat pandemi Covid-19 seperti sekarang, masker adalah salah satu benda yang wajib kita pakai kemanapun kita beraktivitas. Kenali masker medis asli.