Dua Warga Myanmar Dilaporkan Tewas Saat Polisi Bubarkan Demonstrasi

Para pengunjuk rasa meneriakkan slogan dan memberi salam tiga jari selama unjuk rasa menentang kudeta militer di Yangon, Myanmar, 27 Februari 2021. [REUTERS / Stringer]

TEMPO.CO, - Unjuk rasa menentang kudeta Myanmar kembali memakan korban. Dua orang dilaporkan tewas saat polisi membubarkan demonstrasi hari ini, Ahad, 28 Februari 2021.

Polisi di Myanmar dilaporkan menembak, melemparkan granat setrum dan gas air mata ke arah para demonstran di kota utama Yangon dan kota selatan Dawei.

Kelompok media Myanmar Now memposting video dari seorang pria terluka tergeletak di jalan dekat persimpangan Hledan Center di Yangon, dan mengatakan dia telah "ditembak di daerah dadanya oleh dengan sesuatu yang seperti peluru tajam", seperti dikutip dari Aljazeera.

Seorang pria yang menyaksikan penembakan itu mengatakan kepada Majalah Frontier bahwa polisi melepaskan tembakan langsung ke pengunjuk rasa yang berlindung di sebuah terminal bus."Satu orang tewas dan lainnya terluka," kata saksi itu.

Seorang dokter di rumah sakit tempat korban dibawa mengonfirmasi kematiannya kepada kantor berita Reuters.

Sementara itu, di Dawei selatan, outlet media Dawei Watch mengatakan polisi menembak dan membunuh seorang pengunjuk rasa serta melukai puluhan lainnya.

Unjuk rasa ini berlangsung setelah televisi pemerintah mengumumkan jika duta besar Myanmar untuk PBB, Kyaw Moe Tun, dipecat karena dianggap mengkhianati negara itu. Moe Tun sebelumnya mendesak PBB untuk menggunakan segala cara yang diperlukan untuk menghentikan kudeta militer dan membebaskan pemimpin terpilih, Aung San Suu Kyi.

Kudeta militer dan penangkapan para pemimpin sipil menjerumuskan Myanmar ke dalam kekacauan baru. Selama tiga pekan terakhir ribuan orang setiap hari turun ke jalan menyerukan pembebasan Aung San Suu Kyi dan pemulihan pemerintahan sipil.

BACA JUGA: Dipecat Junta Militer, Dubes Myanmar untuk PBB Bakal Terus Melawan Kudeta

Sumber: ALJAZEERA






Aung San Suu Kyi dan Penasihat asal Australia Dihukum 3 Tahun

4 jam lalu

Aung San Suu Kyi dan Penasihat asal Australia Dihukum 3 Tahun

Pengadilan Myanmar menghukum pemimpin terguling Aung San Suu Kyi dan mantan penasihat ekonominya, Sean Turnell dari Australia, 3 tahun penjara


Ratu Kecantikan Myanmar Akhirnya Mendarat di Kanada, Berbulan-bulan Tinggal di Bandara Thailand

7 jam lalu

Ratu Kecantikan Myanmar Akhirnya Mendarat di Kanada, Berbulan-bulan Tinggal di Bandara Thailand

Ratu Kecantikan Myanmar menuai perhatian publik atas komentar pedasnya terhadap junta militer. Dia akhirnya mendapat suaka dari Kanada.


Sempat Terlunta-lunta di Thailand, Ratu Kecantikan Myanmar Dapat Suaka di Kanada

2 hari lalu

Sempat Terlunta-lunta di Thailand, Ratu Kecantikan Myanmar Dapat Suaka di Kanada

Mantan ratu kecantikan Myanmar itu telah terlunta-lunta sejak 21 September di Thailand.


Massa Buruh dan Petani Geruduk DPR Tuntut Pelaksanaan Reforma Agraria

2 hari lalu

Massa Buruh dan Petani Geruduk DPR Tuntut Pelaksanaan Reforma Agraria

Massa buruh, petani dan nelayan yang tergabung dalam Komite Nasional Pembaruan Agraria menggelar demonstrasi di Gedung DPR.


Polisi dan TNI Turunkan 4.400 Personel untuk Jaga Demonstrasi di Jakarta Hari Ini

2 hari lalu

Polisi dan TNI Turunkan 4.400 Personel untuk Jaga Demonstrasi di Jakarta Hari Ini

Kepolisian bersama TNI dan pemerintah daerah menyiagakan 4.400 personel gabungan menjaga unjuk rasa di Jakarta, Selasa, 27 September 2022


Begini Alasan Polda Metro Mau Segera Pindahkan Titik Demonstrasi ke Monas

2 hari lalu

Begini Alasan Polda Metro Mau Segera Pindahkan Titik Demonstrasi ke Monas

Pemilihan tempat demonstrasi ini menurut Fadil sangat tepat, tidak saja bagi kelompok demonstran, tapi juga bagi anggota kepolisian dan warga.


Ini Skema Pengalihan Arus Lalu Lintas Jakarta sebagai Dampak Demonstrasi Hari Ini

2 hari lalu

Ini Skema Pengalihan Arus Lalu Lintas Jakarta sebagai Dampak Demonstrasi Hari Ini

Polda Metro Jaya melakukan pengalihan arus lalu lintas di sekitar Monas untuk pengamanan unjuk rasa di Bundaran Patung Kuda Jakarta.


Kapolda Metro Usul Lokasi Demonstrasi Dipindah ke Monas, Pengelola: Nanti Dibicarakan Pimpinan

4 hari lalu

Kapolda Metro Usul Lokasi Demonstrasi Dipindah ke Monas, Pengelola: Nanti Dibicarakan Pimpinan

Pengelola Monas sebut usulan Kapolda Metro Jaya Fadil Imran soal lokasi demo di Monas perlu dibahas lebih lanjut di level pimpinan.


Kasus Mahsa Amini: Iran Blokir WhatsApp dan Instagram Demi Pembungkaman Demonstran?

5 hari lalu

Kasus Mahsa Amini: Iran Blokir WhatsApp dan Instagram Demi Pembungkaman Demonstran?

Blokir dilakukan di tengah meluasnya aksi demonstrasi di Iran atas kematian Mahsa Amini. Kebijakan disinyalir sebagai upaya mengekang gerakan protes.


Kapolda Metro Sudah Bicara dengan Anies Baswedan Soal Pemindahan Lokasi Demonstrasi

5 hari lalu

Kapolda Metro Sudah Bicara dengan Anies Baswedan Soal Pemindahan Lokasi Demonstrasi

Kapolda Metro Fadil Imran berharap ide pemindahan lokasi demonstrasi dari Patung Kuda ke Monas bisa segera terealisasi.