Ini Reaksi Berbagai Negara Atas Laporan Amerika Soal Pembunuhan Jamal Khashoggi

Reporter:
Editor:

Istman Musaharun Pramadiba

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jamal Khashoggi, wartawan senior asal Arab Saudi yang tewas dibunuh pada 2 Oktober 2018. Sumber: POMED/cphpost.dk

    Jamal Khashoggi, wartawan senior asal Arab Saudi yang tewas dibunuh pada 2 Oktober 2018. Sumber: POMED/cphpost.dk

    TEMPO.CO, Jakarta - Keputusan Presiden Amerika Joe Biden mempublikasikan laporan intelijen soal pembunuhan Jamal Khashoggi mendapat berbagai tanggapan. Ada yang semakin mengutuk keterlibatan Putra Mahkota Mohammed bin Salman dalam pembunuhan Khashoggi, ada juga yang optimistis terhadap sistem hukum di Arab Saudi.

    Berikut adalah reaksi atas publikasi laporan intelijen soal pembunuhan Jamal Khashoggi yang dikumpulkan Tempo dari berbagai sumber, Sabtu, 27 Februari 2021:

    1. Arab Saudi
    "Pemerintah Kerajaan Arab Saudi sepenuhnya menolak penilaian yang menyasar kepemimpinan Kerajaan Arab Saudi. Selain itu, laporan yang dipublikan memuat informasi dan kesimpulan yang tidak akurat," ujar Kementerian Luar Negeri Arab Saudi.

    2. Uni Emirat Arab
    "Kami percaya dan mendukung sistem hukum di Arab Saudi, yang menegaskan komitmen Kerajaan menerapkan hukum yang transparan dan imparsial, untuk menuntut pertanggungjawaban dari pihak yang terlibat kasus ini (pembunuhan Khashoggi)," ujar Kementerian Luar Negeri UEA.

    3. Inggris
    "Sangat jelas bahwa pembunuhan Jamal Khashoggi adalah kejahatan luar biasa. Kami mendesak dilangsungkannya penelusuran yang mendalam, kredible, dan transparan untuk menuntut pertanggungjawaban dari mereka yang terlibat. Selain itu, kami juga menuntut pemberian sanksi terhadap 20 warga Arab Saudi yang terlibat dalam pembunuhan Khashoggi," ujar Kementerian Luar Negeri Inggris.

    4. Investigator HAM PBB Agnes Callamard
    "Dengan dibukanya laporan intelijen yang mengkonfirmasi keterlibatan pejabat Arab Saudi, Amerika harus memimpin gerakan untuk menuntut pertanggungjawaban atas kasus ini. Selain itu, membentuk mekanisme internasional untuk mencegah dan menghukum segala bentuk kejahatan serupa di kemudian hari."

    "Amerika sebaiknya menjatuhkan sanksi kepada Putra Mahkota Arab Saudi, tidak hanya menyasar aset pribadinya namun juga jaringan internasionalnya," ujar Agnes Callamard.

    Pelapor Khusus PBB Agnes Callamard.[REUTERS]

    5. Ketua Parlemen Amerika
    "Laporan yang mengerikan dari Komunitas Intelijen mengkonfirmasi hal yang sudah kita tahu selama ini: Jamal Khashoggi dibunuh secara brutal atas perintah langsung pejabat tinggi Kerajaan Arab Saudi termasuk Putra Mahkota Mohammed bin Salman."

    "Tindakan tersebut adalah pelanggaran terhadap hak asasi manusia. Kita harus mengakji kembali hubungan dengan Arab Saudi. Kami mendukung Presiden Joe Biden untuk mendorong transparansi dan membangun kerjasama yang tidak hanya memberikan jaminan keamanan, tetapi juga melindungi kepentingan Amerika," ujar Ketua Parlemen Nancy Pelosi.

    Baca juga: Pembunuhan Jamal Khashoggi, Amerika Jatuhkan Sanksi Individu ke Saudi

    ISTMAN MP | AL JAZEERA | REUTERS



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kenali Tanda Masker Medis yang Asli atau Palsu

    Saat pandemi Covid-19 seperti sekarang, masker adalah salah satu benda yang wajib kita pakai kemanapun kita beraktivitas. Kenali masker medis asli.