Joe Biden Diminta Jangan Abaikan Ucapan Donald Trump di Konferensi Konservatif


TEMPO.CO, Jakarta - Tidak semua pihak setuju rencana Presiden Joe Biden mengabaikan pidato Donald Trump Ahad esok di konferensi konservatif. Beberapa pihak menyarankan Joe Biden tetap memantaunya mengingat Donald Trump masih memiliki basis pendukung yang cukup kuat.

Salah satu masukan tersebut datang dari mantan penasihat Gedung Putih, David Gergen. Menurut Gergen, Joe Biden perlu mewaspadai ucapan-ucapan Donald Trump yang mengancam atau bertentangan dengan konstitusi Amerika. Hal itu mengacu ke bagaimana Donald Trump memicu Kerusuhan US Capitol pada Januari lalu dengan memprovokasi pendukungnya.

"Apapun yang Donald Trump katakan, jika mengancam tatanan konstitusi atau ia melangkahinya, maka Joe Biden pantas untuk meresponnya," ujar Gergen yang sempat menjadi penasehat Presiden Nixon, Gerald Ford, Ronald Reagan, dan Bill Clinton, Sabtu, 27 Februari 2021.

Gergen melanjutkan, menurutnya Joe Biden lebih tahu kapan dan bagaimana sebaiknya merespon Donald Trump.

Sejauh ini, kebanyakan pakar merasa Joe Biden tidak perlu merespon apapun ucapan Donald Trump besok. Salah satu alasannya, karena Donald Trump diperkirakan hanya akan mengumumkan rencananya untuk maju lagi di Pilpres Amerika 2024.

Alasan lain, karena popularitas Joe Biden masih jauh lebih tinggi dibanding Donald Trump. Jadi, tidak ada manfaat yang akan didapat Joe Biden dengan menanggapi langsung ucapan Donald Trump esok Ahad. Apalagi, Joe Biden tinggal selangkah lagi dalam meloloskan paket stimulus COVID-19 yang bakal membuatnya kian populer.

"Joe Biden tinggal selangkah lagi untuk mewujudkan paket stimulus yang sangat dibutuhkan rakyat. Jadi, buat apa dia memindahkan fokus dari situ? Tidak ada faedahnya untuk dia," ujar Professor Sejarah Politik dari Princeton University, Julian Zelizer.

Berdasarkan kabar yang beredar, Donald Trump tidak hanya akan mengumumkan pencapresan, tetapi juga mengkritik kebijakan Joe Biden. Salah satu hal yang akan ia sasar, menurut orang-orang dekat Trump, adalah kebijakan imigrasi Joe Biden yang jauh lebih ramah.

Baca juga: Joe Biden Tak Peduli Kabar Trump Bakal Umumkan Pencapresan Ahad Ini

ISTMAN MP | REUTERS







Dunia Melihat Indonesia sebagai Negara Super Power Mini, Apa Maksud Luhut

1 hari lalu

Dunia Melihat Indonesia sebagai Negara Super Power Mini, Apa Maksud Luhut

Luhut Binsar Panjaitan menceritakan beberapa pakar ekonomi di Amerika Serikat memuji kondisi perekonomian Indonesia.


Ancaman Resesi Global 2023, Luhut: Kita Harus Kompak Hadapi Keadaan

1 hari lalu

Ancaman Resesi Global 2023, Luhut: Kita Harus Kompak Hadapi Keadaan

Luhut Binsar Panjaitan meminta Indonesia harus kompak menghadapi ancaman resesi global 2023.


Top 3 Dunia: Wartawati CNN Tolak Pakai Hijab sampai Bantuan untuk Ukraina

5 hari lalu

Top 3 Dunia: Wartawati CNN Tolak Pakai Hijab sampai Bantuan untuk Ukraina

Berita Top 3 Dunia tentang jurnalis CNN tolak pakai hijab saat wawancarai Presiden Iran, demo tolak hijab, dan Biden-Truss sepakat bantu Ukraina


BI Perkirakan Ekonomi Global Tahun Depan Anjlok, Hanya Cina yang Cerah

6 hari lalu

BI Perkirakan Ekonomi Global Tahun Depan Anjlok, Hanya Cina yang Cerah

BI memprediksi ekonomi global tahun depan turun jadi 2,7 persen, bahkan 2,6 persen.


Donald Trump dan Anak-anaknya Digugat Jaksa Agung New York

7 hari lalu

Donald Trump dan Anak-anaknya Digugat Jaksa Agung New York

Donald Trump dan anak-anaknya digugat oleh Jaksa Agung atas tuduhan melakukan sejumlah tindakan penipuan.


Pandemi Covid-19 Sudah Berakhir di AS? Para Epidemiolog Ingatkan Excess Mortality

7 hari lalu

Pandemi Covid-19 Sudah Berakhir di AS? Para Epidemiolog Ingatkan Excess Mortality

Jumlah kasus baru AS tertinggi kedua setelah Jepang, tapi angka kematiannya tertinggi dI dunia. Berikut update pandemi Covid-19 di Amerika dan dunia.


Jokowi Tak Mau Ikut Joe Biden Nyatakan Pandemi Covid-19 Telah Berakhir

9 hari lalu

Jokowi Tak Mau Ikut Joe Biden Nyatakan Pandemi Covid-19 Telah Berakhir

Presiden Amerika Serikat Joe Biden menyatakan bahwa pandemi Covid-19 di negaranya telah berakhir.


Biden Klaim Pandemi Covid-19 Sudah Berakhir, di AS Kasus Corona Masih Tinggi

9 hari lalu

Biden Klaim Pandemi Covid-19 Sudah Berakhir, di AS Kasus Corona Masih Tinggi

Kasus Corona di AS masih tinggi saat Joe Biden menyatakan pandemi Covid-19 sudah berakhir.


Taliban Bebaskan Tawanan asal AS, Ditukar dengan Tahanan Narkoba

9 hari lalu

Taliban Bebaskan Tawanan asal AS, Ditukar dengan Tahanan Narkoba

Joe Biden menukar insinyur Mark Frerichs dengan terpidana penyelundup narkoba Taliban Afghanistan yang ditahan oleh Amerika Serikat sejak 2005.


Biden Menyatakan Siap Bela Taiwan jika Diserang, China Meradang

9 hari lalu

Biden Menyatakan Siap Bela Taiwan jika Diserang, China Meradang

China memberikan peringatan keras kepada Amerika Serikat, yang menyatakan siap membantu Taiwan jika diserang.