Isu Jamal Khashoggi, Mohammed bin Salman Dibela di Dalam Negeri

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jamal Khashoggi. Middle East Monitor/Handout via REUTERS

    Jamal Khashoggi. Middle East Monitor/Handout via REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Pendukung Pemerintah Arab Saudi angkat suara atas hasil evaluasi yang diterbitkan sebuah badan intelijen Amerika Serikat terkait pembunuhan terhadap wartawan senior Arab Saudi, Jamal Khashoggi.

    “Kami semua adalah Mohammed bin Salman,” demikian hastag yang tersebar dikalangan warga negara Arab Saudi.

    Jamal Khashoggi, 59 tahun, wartawan asal Arab Saudi, hilang di kantor konsulat jenderal Arab Saudi di Istanbul, Turki. Sumber : AP/trtworld.com

    Arab Saudi adalah salah satu sekutu terdekat Washington di jajirah Arab. Negara itu secara resmi menolak hasil evaluasi intelijen Amerika Serikat dengan menyebutnya sebagai penilaian negatif, salah dan tidak bisa diterima.

    Intelijen Amerika Serikat sebelumnya mengatakan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman telah menyetujui operasi untuk menangkap atau membunuh Khashoggi. Riyadh menyangkal adanya keterlibatan Putera Mahkota dalam kasus ini.       

    Putra Mahkota Pangeran Arab Saudi, Mohammed Bin Salman, dalam acara balapan kuda di Riyadh, 30 Desember 2017. Reuters.

    Baca juga: Tim Pembunuh Jamal Khashoggi Terbang Pakai Pesawat Milik Mohammed bin Salman

    Ali Shihabi, mantan ketua Yayasan Arabia di Washington, yang mendukung kebijakan-kebijakan Arab Saudi, mengatakan apa yang ada dalam laporan intelijen Amerika Serikat itu tidak ada yang baru dan sudah pasti tidak ada senjata.

    “Sungguh luar biasa semua ini (laporan intelijen Amerika Serikat). Laporan tipis ini sebenarnya adalah bukti bahwa tidak ada bukti nyata untuk melawan MBS (Mohammed bin Salman),” kata Shihabi.

    Abdulrahman al-Rashed, kolomnis dari Arab Saudi, juga memberikan dukungan pada Mohammed bin Salman. Menurutnya laporan yang diterbitkan intelijen Amerika Serikat tidak jelas apakah tim yang tuduh sedang dalam perjalanan untuk menghilangkan nyawa Khashoggi.    

    Surat kabar terbesar di Arab Saudi dan beberapa saluran televisi di Arab Saudi tidak mewartakan soal laporan intelijen Amerika Serikat. Media-media di Arab Saudi memilih menayangkan acara olahraga dan program lain yang tidak ada sangkut-pautnya dengan laporan intelijen Amerika Serikat ini.

    Sedangkan bulletin sore yang dimiliki Al-Arabiya secara singkat mengulas laporan intelijen Amerika Serikat soal Khashoggi, namun memfokuskan pada hal yang disebutnya ketidakhadiran bukti nyata.   

    sumber: Reuters


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jadwal Imsakiyah dan Puasa Ramadhan 1442 H - 2021 M

    Ini jadwal puasa dan imsakiyah Ramadhan 1442 H yang jatuh pada 13 April hingga 12 Mei 2021, Idul Fitri 1 Syawal 1442 H jatuh pada 13 Mei 2021.