Eks Menteri Inggris Apresiasi Putusan Pengadilan Tolak Warga Eks ISIS Pulang

Shamima Begum, warga negara Inggris yang ingin pulang ke negaranya setelah menjadi istri militan ISIS. Sumber: news.sky.com

TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Menteri Dalam Negeri Inggris, Sajid Javid, mendukung langkah Mahkamah Agung menolak kepulangan mantan anggota ISIS Shamima Begum. Menurutnya, Mahkamah Agung telah mengambil langkah yang tepat karena menerima kepulangan Begum sama saja mengancam keamanan nasional Inggris.

"Tidak ada solusi sederhana atas masalah ini. Pembatasan terhadap hak dan kebebasan individu terkait adalah konsekuensi dari tindakan ekstrim yang ia lakukan dulu," ujar Sajid Javid mengomentari putusan untuk Shamima Begum, dikutip dari Al Jazeera, Jumat, 26 Februari 2021.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Shamima Begum kehilangan kewarganegaraan Inggrisnya ketika ia didapati pergi ke Suriah untuk bergabung ke ISIS pada 2019 lalu. Kala itu, kewarganegaraan Inggris Shamima Begum dicabut oleh Sajid Javid yang masih menjabat Menteri Dalam Negeri.

Belakangan, Shamima Begum memutuskan untuk keluar dari ISIS. Hal tersebut didorong temuannya bahwa kehidupan di Suriah tidak sesuai ekspekatasinya. Selain itu, ketiga anaknya, hasil pernikahan dengan kombatan ISIS, juga sudah meninggal. Namun, karena kewarganegaraannya sudah dicabut, permohonannya untuk bisa kembali ke Inggris ditolak.

Renu Begum, saudara perempuan dari gadis remaja Inggris Shamima Begum, memegang foto saudara perempuannya saat dia meminta agar dia pulang ke Scotland Yard, di London, Inggris 22 Februari 2015. [REUTERS / Laura Lean]

Pada 2019, Shamima Begum mengajukan banding atas penolakan itu. Permohonannya sempat dikabulkan karena majelis menganggap Shamima Begum tidak bisa dibiarkan tanpa kewarganegaraan apapun. Namun, di tingkat kasasi, majelis hakim menolak permohonannya dengan pertimbangan kepulangan Shamima bisa menjadi ancaman atas keamanan nasional Inggris.

Kelompok Hak Asasi Manusia yang berbasis di Inggris, Liberty, mengkritik putusan itu. Menurutnya, Mahkamah Agung telah membuat preseden buruk karena putusan diambil tanpa memberi Shamima kesempatan untuk menjelaskan situasinya ataupun membela diri. Shamima sendiri tidak dihadirkan dalam kapasitas apapun di persidangan itu.

"Mencabut kewarganegaraan seseorang tanpa proses yang adil bisa menjadi preseden buruk...Meski pemerintah mengklaim Shamima bisa mengajukan kewarganegaraan di Bangladesh, ia lahir di Inggris dan tidak punya paspor," ujar Liberty dalam keterangan persnya.

Pihak Shamima Begum, hingga berita ini ditulis, belum memberikan tanggapan apapun atas putusan Mahkamah Agung Inggris.

Baca juga: Mahkamah Agung Tolak Mantan Anggota ISIS Shamima Begum Pulang ke Inggris

ISTMAN MP | AL JAZEERA






Inilah 7 Negara yang Menerapkan Cukai Minuman Berpemanis

3 menit lalu

Inilah 7 Negara yang Menerapkan Cukai Minuman Berpemanis

Berikut ini adalah sejumlah negara yang telah menerapkan cukai minuman berpemanis.


Scotland Yard, Kepolisian yang Teruji Tangani Kasus Kriminal Gelap di Inggris

8 jam lalu

Scotland Yard, Kepolisian yang Teruji Tangani Kasus Kriminal Gelap di Inggris

Scotland Yard memiliki reputasi khusus dalam kasus-kasus kriminal gelap di Inggris. Bagaimana sepak terjangnya?


Krisis Inggris: Ekonomi Bergejolak setelah Liz Truss Memotong Pajak

17 jam lalu

Krisis Inggris: Ekonomi Bergejolak setelah Liz Truss Memotong Pajak

Kebijakan Liz Truss memotong pajak dinilai memicu krisis Inggris


Krisis Ekonomi Parah di Inggris, Anak Sekolah Pura-pura Makan dari Kotak Kosong

1 hari lalu

Krisis Ekonomi Parah di Inggris, Anak Sekolah Pura-pura Makan dari Kotak Kosong

Krisis ekonomi Inggris menyebabkan anak-anak kekurangan makan. Ada yang memakan karet karena lapar.


TKI Pemetik Buah di Inggris Masih Merana Tanpa Pekerjaan

2 hari lalu

TKI Pemetik Buah di Inggris Masih Merana Tanpa Pekerjaan

Nasib Pekerja Migran Indonesia (PMI/TKI), yang dijanjikan untuk ditempatkan di perkebunan Inggris masih tidak jelas.


Inggris Akan Menaikkan Anggaran Pertahanan

3 hari lalu

Inggris Akan Menaikkan Anggaran Pertahanan

Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace mengungkap pihaknya akan meningkatkan anggaran pertahanan dalam beberapa tahun ke depan.


Protes Kematian Mahsa Amini, Iran Panggil Dubes Inggris dan Norwegia

4 hari lalu

Protes Kematian Mahsa Amini, Iran Panggil Dubes Inggris dan Norwegia

Iran memanggil duta besar Inggris dan Norwegia karena dinilai campur tangan dalam demo menggugat kematian Mahsa Amini


Raja Charles Berfoto dengan Kotak Merah, Tempat Dokumen dari Pemerintah

5 hari lalu

Raja Charles Berfoto dengan Kotak Merah, Tempat Dokumen dari Pemerintah

Raja Charles terlihat berada di balik meja kerja dengan sebuah kotak merah tempat dokumen dari pemerintah Inggris.


Inggris Disebut-sebut Akan Pindahkan Kedutaan ke Yerusalem, Palestina Shock

6 hari lalu

Inggris Disebut-sebut Akan Pindahkan Kedutaan ke Yerusalem, Palestina Shock

Palestina terkejut ketika PM Israel mengatakan Inggris akan memindahkan kedutaannya ke Yerusalem.


Liz Truss dan Joe Biden Sepakat Terus Bantu Ukraina

7 hari lalu

Liz Truss dan Joe Biden Sepakat Terus Bantu Ukraina

Liz Truss dan Biden setuju untuk mengambil tindakan setelah Vladimir Putin mengumumkan mobilisasi militer ke Ukraina.