Maroko Siap-siap Legalisasi Ganja untuk Tujuan Medis

Ilustrasi ganja. REUTERS/Blair Gable

TEMPO.CO, Jakarta - Maroko pada Kamis, 25 Februari 2021 mengutarakan rencana memberikan izin untuk menanam, mengekspor dan menjual secara domestik ganja untuk tujuan medis. Kebijakan ini diharapkan nantinya bisa membantu meningkatkan kesejahteraan para petani di kawasan pegunungan Rif di tengah tumbuhnya pasar dunia yang melegalkan ganja.

Sebelumnya Maroko sudah pernah mencoba untuk legalisasi ganja, namun gagal. Sekarang, saat Partai PJD menguasai sebagian besar parlemen Maroko, mereka membatalkan putusan sebelumnya (bahwa ganja illegal). Langkah itu diambil setelah PBB menghapus ganja dari daftar narkoba, yang dikontrol paling ketat.

Partai PJD adalah partai Islamis moderat dan terbesar di Maroko.  

Baca juga: Thailand Ingin Promosikan Ganja untuk Medis 

Ilustrasi Ganja. Getty Images

Jika tidak ada aral melintang, Rancangan Undang-undang (RUU) legalisasi ganja di Maroko bakal disetujui pekan depan. Lewat aturan ini, diharapkan bisa meningkatkan pendapatan para petani, bisa melindungi petani dari pengedar narkoba yang mengendalikan perdagangan ganja. Lewat kebijakan ini, Maroko juga berharap bisa mendapatkan akses ke pasar global yang sedang booming untuk legalisasi ganja.

Ganja paling banyak di tanam di wilayah utara pegunungan Rif, yang beberapa tahun belakangan memprotes menuntut kesetaraan ekonomi.    

   

RUU yang tersebar memperlihatkan bakal ada badan nasional yang bentuk untuk memantau, mengatur transportasi dan penjualan ganja-ganja untuk tujuan medis. Sedangkan penggunaan ganja untuk senang-senang, masih dilarang.

Kendati dulu menanam ganja ilegal di Maroko, namun sudah lama Maroko memberikan toleransi bahkan negara di utara Afrika itu merupakan produsen ganja dunia berdasarkan badan obat PBB. Kementerian Dalam Negeri Maroko sudah mengurangi jumlah lahan, dimana ganja ditanam pada lebih dari 134 ribu hektar pada 2003 menjadi tinggal 47 ribu hektar.     

Sumber: Reuters






Prancis Tutup Masjid, Tuding Imam Radikal

14 jam lalu

Prancis Tutup Masjid, Tuding Imam Radikal

Pemerintah Prancis mengumumkan akan menutup masjid karena menganggap imamnya radikal,


Jepang Akan Legalkan Ganja untuk Medis

17 jam lalu

Jepang Akan Legalkan Ganja untuk Medis

Pemerintah Jepang kemungkinan akan melegalkan ganja untuk kepentingan pengibatan.


Pelabuhan Ukraina Berhasil Ekspor 4,7 Juta Ton Gandum

5 hari lalu

Pelabuhan Ukraina Berhasil Ekspor 4,7 Juta Ton Gandum

Sebanyak 211 kapal dengan 4,7 juta ton produk pertanian telah meninggalkan Ukraina di bawah kesepakatan yang di tengahi oleh PBB dan Turki.


Mahasiswa di Sumedang DItangkap, Diduga Selundupkan Ganja dengan Bungkus Kopi

5 hari lalu

Mahasiswa di Sumedang DItangkap, Diduga Selundupkan Ganja dengan Bungkus Kopi

Seorang mahasiswa perguruan tinggi negeri di Sumedang ditangkap karena diduga menyelundupkan ganja dari Aceh untuk diedarkan


PBB Curiga Ada Kejahatan Perang di Wilayah yang Diduduki Rusia di Ukraina

6 hari lalu

PBB Curiga Ada Kejahatan Perang di Wilayah yang Diduduki Rusia di Ukraina

Komisi PBB urusan Ukraina mengaku telah mengantongi sejumlah bukti adanya dugaan kejahatan perang di area-area yang sebelumnya diduduki tentara Rusia.


Invasi Rusia ke Ukraina, PM Jepang: Menginjak-injak Piagam PBB

8 hari lalu

Invasi Rusia ke Ukraina, PM Jepang: Menginjak-injak Piagam PBB

Kishida, yang berasal dari Hiroshima, kota pertama yang alami serangan bom nuklir, juga mengecam ancaman penggunaan senjata nuklir oleh Rusia


Setelah Pemakaman Ratu Elizabeth II, Liz Truss akan Tampil Perdana di PBB

9 hari lalu

Setelah Pemakaman Ratu Elizabeth II, Liz Truss akan Tampil Perdana di PBB

Perang di Ukraina akan menjadi pesan utama Liz Truss ketika dia membuat pidato debutnya di Sidang umum PBB.


RI Dukung PBB Awasi Pasokan Pangan dari Ukraina dan Rusia

9 hari lalu

RI Dukung PBB Awasi Pasokan Pangan dari Ukraina dan Rusia

Indonesia mendukung implementasi kesepakatan Black Sea Initiative (BSI) mengenai ekspor pangan dari Rusia dan Ukraina.


Remaja 17 Tahun di Cilegon Jualan Narkoba Online Lewat Instagram

10 hari lalu

Remaja 17 Tahun di Cilegon Jualan Narkoba Online Lewat Instagram

Remaja yang baru berusia 17 tahun ini berjualan narkoba secara online di Instagram. Menjajakan sabu, ganja dan tembakau gorila.


Polda Banten Gagalkan Pengiriman Ganja via Jasa Pengiriman, Karyawan Terlibat

10 hari lalu

Polda Banten Gagalkan Pengiriman Ganja via Jasa Pengiriman, Karyawan Terlibat

Para tersangka jaringan pengedar ganja ini dijerat dengan pasal berlapis dengan ancaman hukuman hingga pidana mati.