Joe Biden Telepon Raja Salman Sebelum Rilis Laporan Pembunuhan Jamal Khashoggi

Raja Salman bin Abdulaziz hadir melalui tautan video KTT G20 yang digelar virtual tentang penyakit virus Corona (COVID-19), di Riyadh, Arab Saudi 26 Maret 2020. [Bandar Algaloud / Atas perkenan Kerajaan Saudi / Handout Kerajaan Saudi via REUTERS]

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden AS Joe Biden pada hari Kamis menelepon Raja Salman menjelang rilis laporan intelijen AS yang sensitif, yang menghubungkan keterlibatan Mohammed bin Salman dalam pembunuhan jurnalis Arab Saudi Jamal Khashoggi pada 2018.

Laporan tersebut adalah versi yang tidak diklasifikasikan dari penilaian sangat rahasia, yang menurut sumber-sumber, mengklaim Putra Mahkota Mohammed bin Salman menyetujui pembunuhan Jamal Khashoggi di konsulat Kerajaan Saudi di Istanbul.

Arab Saudi menyangkal bahwa putra mahkota berusia 35 tahun, penguasa de facto kerajaan, menyetujui pembunuhan itu.

Dilaporkan Reuters, 26 Februari 2021, Joe Biden dan Raja Salman membahas keamanan regional dan masalah lainnya. Presiden baru AS mengatakan kepada Raja Salman bahwa dia akan bekerja untuk membuat hubungan bilateral sekuat dan setransparan mungkin, kata Gedung Putih.

"Kedua pemimpin menegaskan sifat historis dari hubungan tersebut," kata Gedung Putih.

Gedung Putih tidak menyebutkan laporan Khashoggi.

Joe Biden kemudian mengatakan kepada wartawan bahwa panggilan telepon mereka, yang pertama sejak dia menjabat bulan lalu, berlangsung baik.

Pernyataan kantor berita Saudi juga membunyikan catatan positif. Raja Salman memberi selamat kembali kepada Joe Biden yang terpilih sebagai presiden AS. Raja Salman juga menekankan kedekatan hubungan bilateral dan pentingnya memperkuat kemitraan.

Pernyataan itu, yang juga tidak menyebutkan laporan Khashoggi, mengatakan kedua pemimpin meninjau kegiatan regional Iran yang mendestabilisasi, komitmen AS untuk membela Arab Saudi dari ancaman semacam itu, dan jaminan dari Biden untuk tidak mengizinkan Iran memiliki senjata nuklir.

Seseorang yang mengetahui masalah tersebut mengatakan rilis laporan kasus Khashoggi sedang menunggu panggilan tersebut. Rilis juga ditunda karena putra mahkota menjalani operasi pengangkatan usus buntu awal pekan ini, kata orang itu.

Khashoggi, yang menulis kolom Washington Post yang mengkritik kebijakan putra mahkota, adalah seorang penduduk AS.

Pendemo memegang poster dengan gambar wartawan Saudi, Jamal Khashoggi di luar konsulat Arab Saudi di Istanbul, Turki, 25 Oktober 2018. REUTERS

Rilis laporan pembunuhan Jamal Khashoggi yang tidak diklasifikasikan tentang kematiannya adalah bagian dari kalibrasi ulang hubungan AS-Arab Saudi di bawah pemerintahan Joe Biden, sebagian atas pembunuhan Khashoggi.

Tetapi Biden mengatakan dia ingin mempertahankan hubungan yang kuat dengan salah satu sekutu Arab terdekat Amerika Serikat.

"Pemerintahan kami saat ini fokus untuk mengkalibrasi ulang hubungan tersebut," kata juru bicara Gedung Putih Jen Psaki pada briefing sebelumnya. "Dan tentu saja ada area di mana kami akan mengungkapkan keprihatinan dan membiarkan opsi akuntabilitas terbuka."

"Ada juga area di mana kami akan terus bekerja dengan Arab Saudi mengingat ancaman yang mereka hadapi di kawasan itu," kata Psaki mengacu pada saingan utama Arab Saudi dan musuh AS, Iran.

Baca juga: Tim Pembunuh Jamal Khashoggi Terbang Pakai Pesawat Milik Mohammed bin Salman

Jamal Khashoggi dibujuk ke gedung konsulat Arab Saudi di Istanbul pada 2 Oktober 2018 dan dibunuh oleh tim operasi Arab Saudi yang terkait dengan putra mahkota. Mereka memutilasi tubuhnya dan sampai saat ini belum ditemukan.

Arab Saudi menyebut kematian Khashoggi sebagai operasi ekstradisi yang berakhir kacau, tetapi membantah bahwa putra mahkota terlibat.

CNN sebelumnya melaporkan 15 anggota tim pembunuh yang dikirim dari Arab Saudi, diterbangkan dengan dua jet pesawat yang dimiliki oleh Mohammed bin Salman. Dua pesawat itu dioperasikan Sky Prime Aviation, yang kepemilikannya dialihkan ke Dana Investasi Publik Saudi pimpinan MBS. Perusahaan itu adalah salah satu dari sekian aset yang disita dalam tindakan bersih-bersih MBS terhadap sekitar 200 bangsawan, pejabat, dan eksekutif, yang menurutnya untuk kampanye anti-korupsi. Pemerintah Saudi menyita aset sekitar US$ 100 miliar (Rp 1.407 triliun) dari kampanye bersih-bersih tersebut.

Dua anak Jamal Khashoggi diundang oleh Raja Salman ke istana Al Yamamah di ibu kota Riyadh, Arab Saudi. Raja Salman ingin mengucapkan belasungkawa secara langsung. Sumber : english.alarabiya.net

Menurut laporan PBB, setelah Jamal Khashoggi terbunuh di dalam konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober, para pembunuh dengan cepat melarikan diri dan menuju pesawat. Satu pesawat jet dengan nomor ekor HZ-SK1 baru saja mendarat malam itu. Satu jam lima belas menit setelah mendarat, pesawat itu kembali mengudara bersama enam anggota tim Saudi.

Empat setengah jam kemudian, pesawat kedua dengan nomor ekor HZ-SK2, lepas landas dari Bandara Ataturk dengan tujuh orang lagi di dalamnya, kata laporan PBB.

Jet pertama terbang melalui Kairo, yang kedua melalui Dubai dalam perjalanan kembali ke Riyadh. Dua anggota terakhir dari tim pembunuh Jamal Khashoggi terbang dengan pesawat komersial dari Istanbul ke Riyadh, Arab Saudi.

Lima orang dihukum karena pembunuhan tersebut dan dijatuhi hukuman mati dalam persidangan tahun 2019, tetapi hukuman mereka diubah menjadi 20 tahun penjara setelah keluarga Khashoggi memaafkan mereka. Sementara tiga pembunuh Jamal Khashoggi lainnya menerima hukuman total 24 tahun.

REUTERS | CNN






Arab Saudi Investasi Rp576 T untuk Menjadi Pusat Game Global

10 jam lalu

Arab Saudi Investasi Rp576 T untuk Menjadi Pusat Game Global

Savvy Games Group milik Kerajaan Arab Saudi akan menginvestasikan Rp576 triliun sebagai untuk menjadikan kerajaan itu pusat game global.


Putra Mahkota Mohammed bin Salman Jadi Perdana Menteri, Kekuasaannya Bakal Luar Biasa

2 hari lalu

Putra Mahkota Mohammed bin Salman Jadi Perdana Menteri, Kekuasaannya Bakal Luar Biasa

Pangeran Mohammed bin Salman dipromosikan dari posisi menteri pertahanan menjadi perdana menteri Arab Saudi. Apa saja wewenangnya?


Pemakaman Umum Al Oud di Riyah, Kuburan Raja-Raja Arab Saudi

4 hari lalu

Pemakaman Umum Al Oud di Riyah, Kuburan Raja-Raja Arab Saudi

Kerajaan Inggris punya Westminster Abbey tempat pemakaman raj atau ratu. Sementara, raja-raja Arab Saudi dikuburkan di pemakaman umum Al Oud Riyadh.


Juara 2 MHQ di Arab Saudi, Hafiz 13 Tahun dari Langkat Raih Rp 700 Juta

4 hari lalu

Juara 2 MHQ di Arab Saudi, Hafiz 13 Tahun dari Langkat Raih Rp 700 Juta

Hafiz Al-Quran, Zahran Auzan, meraih juara 2 pada Musabaqah Hafalan Al-Quran (MHQ) Tingkat Internasional, sisihkan peserta dari 50 negara.


Mohammed bin Salman Menerima Kunjungan Menteri Keuangan Turki

5 hari lalu

Mohammed bin Salman Menerima Kunjungan Menteri Keuangan Turki

Setelah sebelumnya bertemu dengan Presiden Erdogan, Mohammed bin Salman menerima kunjungan Menteri Keuangan Turki.


Bagai Bumi dan Langit, Ini Beda Pemakaman Keluarga Kerajaan Inggris dengan Arab Saudi

6 hari lalu

Bagai Bumi dan Langit, Ini Beda Pemakaman Keluarga Kerajaan Inggris dengan Arab Saudi

Peti berlapis timah Ratu Elizabeth II disimpan di semacam brankas Royal Vault. Sedangkan jasad Raja Abdullah dimakamkan di Pemakaman Umum Al Oud.


PT Food Station Tjipinang Jaya Kerja Sama Ekspor Beras ke Arab Saudi

6 hari lalu

PT Food Station Tjipinang Jaya Kerja Sama Ekspor Beras ke Arab Saudi

PT Food Station Tjipinang Jaya sebelumnya telah bekerja sama dengan Al Raqeeb Universal Group untuk mengekspor beras merek Yasamin


Top 3 Dunia: Wartawati CNN Tolak Pakai Hijab sampai Bantuan untuk Ukraina

6 hari lalu

Top 3 Dunia: Wartawati CNN Tolak Pakai Hijab sampai Bantuan untuk Ukraina

Berita Top 3 Dunia tentang jurnalis CNN tolak pakai hijab saat wawancarai Presiden Iran, demo tolak hijab, dan Biden-Truss sepakat bantu Ukraina


RI Akan Perkuat Hubungan Dagang dengan Arab Saudi Melalui CEPA

8 hari lalu

RI Akan Perkuat Hubungan Dagang dengan Arab Saudi Melalui CEPA

Menteri Zulkifli Hasan akan memulai perundingan CEPA antara Indonesia dan Arab Saudi sebagai bentuk upaya mendorong hubungan dagang dua negara.


Pandemi Covid-19 Sudah Berakhir di AS? Para Epidemiolog Ingatkan Excess Mortality

9 hari lalu

Pandemi Covid-19 Sudah Berakhir di AS? Para Epidemiolog Ingatkan Excess Mortality

Jumlah kasus baru AS tertinggi kedua setelah Jepang, tapi angka kematiannya tertinggi dI dunia. Berikut update pandemi Covid-19 di Amerika dan dunia.