India dan Pakistan Sepakat Gencatan Senjata di Wilayah Kashmir

Pasukan paramiliter India berjalan di dekat lokasi baku tembak di Kota Srinagar, ibu kota musim panas Kashmir yang dikuasai India, pada 12 Oktober 2020. Dua orang militan tewas pada Senin (12/10) dalam baku tembak dengan pasukan pemerintah di wilayah Kashmir yang dikuasai India, menurut keterangan polisi. (Xinhua/Javed Da

TEMPO.CO, - Militer India dan Pakistan sepakat gencatan senjata di sepanjang perbatasan yang disengketakan di Kashmir, setelah baku tembak ratusan kali dalam beberapa bulan terakhir. Ini adalah peristiwa yang langka di tengah konflik dua negara itu.

India dan Pakistan menandatangani perjanjian gencatan senjata di sepanjang Garis Kontrol (LoC) di wilayah Kashmir pada 2003, namun kesepakatan ini runtuh dalam beberapa tahun terakhir. Konflik kedua negara menimbulkan banyak korban di antara penduduk desa yang tinggal dekat dengan perbatasan de facto.

"Kedua belah pihak setuju untuk kepatuhan ketat terhadap semua perjanjian, pemahaman dan penghentian penembakan di sepanjang Garis Kontrol dan semua sektor lainnya yang berlaku mulai tengah malam 24/25 Februari 2021," kata pernyataan bersama dikutip dari Reuters, Kamis, 25 Februari 2021.

Kembalinya gencatan senjata diselesaikan oleh dua direktur jenderal operasi militer. “Demi mencapai perdamaian yang saling menguntungkan dan berkelanjutan di sepanjang perbatasan,” kata pernyataan itu.

Terjadi peningkatan signifikan dalam pelanggaran gencatan senjata sejak 2014, yang menyebabkan hampir 300 warga sipil tewas, kata sebuah sumber di militer Pakistan. "Hanya dalam dua bulan tahun ini, telah terjadi 253 pelanggaran gencatan senjata di mana delapan warga sipil terluka," kata sumber itu.

Sejak awal tahun, India telah menghitung 591 pelanggaran oleh Pakistan.

Kashmir telah lama menjadi titik api antara dua negara bertetangga itu, yang saling mengklaim wilayah itu secara penuh tetapi hanya menguasai sebagian. "Kami sangat optimistis bahwa tingkat kekerasan dan ketegangan di sepanjang LoC akan turun," kata seorang pejabat India di New Delhi, yang menolak disebutkan namanya karena sensitivitas masalah tersebut.

Militer India akan mempertahankan penempatan di sepanjang LoC untuk mencegah infiltrasi dan melanjutkan operasi kontra pemberontakan di lembah Kashmir, kata pejabat itu.

Politikus di Kashmir India mengatakan mereka menyambut baik komitmen untuk kembali ke gencatan senjata, salah satu dari sedikit tanda kerja sama dalam beberapa tahun terakhir antara dua negara yang telah berperang sejak 1947 itu.

BACA JUGA: Pakistan Luncurkan Unit Polisi Sepatu Roda

Sumber: REUTERS






Menang Lotre Rp 4,7 M, Pria di India Pusing Banyak Tetangga Mau Utang

11 jam lalu

Menang Lotre Rp 4,7 M, Pria di India Pusing Banyak Tetangga Mau Utang

Seorang pria di India menyesali keberuntungannya setelah menang lotre Rp 4,7 miliar.


India Bekukan Kelompok Islam PFI, Dituding Lakukan Terorisme

1 hari lalu

India Bekukan Kelompok Islam PFI, Dituding Lakukan Terorisme

Pemerintah India membekukan kelompok Islam Popular Front of India (PFI) dan afiliasinya karena dinilai terlibat "terorisme"


Bantuan Indonesia untuk Korban Banjir dan Longsor Tiba di Pakistan

1 hari lalu

Bantuan Indonesia untuk Korban Banjir dan Longsor Tiba di Pakistan

Bantuan kemanusiaan dari Pemerintah Indonesia untuk korban banjir di Provinsi Sindh telah tiba di Karachi, Pakistan


Muhadjir: Tak Ada WNI Jadi Korban Banjir Pakistan, Termasuk Ribuan Pelajar

2 hari lalu

Muhadjir: Tak Ada WNI Jadi Korban Banjir Pakistan, Termasuk Ribuan Pelajar

Menko PMK Muhadjir Effendy yang ditugaskan Jokowi ke Pakistan mengatakan, tidak ada WNI yang menjadi korban banjir di negara itu.


Muhadjir Diperintah Jokowi: Terjun ke Provinsi Sindh, Lokasi Terparah Banjir Pakistan

2 hari lalu

Muhadjir Diperintah Jokowi: Terjun ke Provinsi Sindh, Lokasi Terparah Banjir Pakistan

Muhadjir diminta Jokowi mewakili pemerintah Indonesia menyalurkan bantuan kepada korban banjir dan tanah longsor di Pakistan.


Garuda Indonesia Angkut 61 Ton Bantuan Kemanusiaan ke Pakistan

2 hari lalu

Garuda Indonesia Angkut 61 Ton Bantuan Kemanusiaan ke Pakistan

Penerbangan khusus Garuda Indonesia ini diberangkatkan bertahap dari Bandara Halim Perdanakusuma menuju Bandara Internasional Jinnah.


Apple Mulai Produksi iPhone 14 di India Tak Lama Setelah Diluncurkan

2 hari lalu

Apple Mulai Produksi iPhone 14 di India Tak Lama Setelah Diluncurkan

Batch pertama unit iPhone 14 buatan India diperkirakan akan diluncurkan akhir tahun ini.


Lagi, Volodymyr Zelensky Klaim Ukraina Menangi Pertempuran

3 hari lalu

Lagi, Volodymyr Zelensky Klaim Ukraina Menangi Pertempuran

Volodymyr Zelensky mencatat pertempuran sengit dengan Rusia masih terjadi di garis depan dengan total panjang lebih dari 2 ribu kilometer.


Jokowi Bakal Utus Tenaga Kesehatan Bantu Korban Banjir Pakistan

3 hari lalu

Jokowi Bakal Utus Tenaga Kesehatan Bantu Korban Banjir Pakistan

Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyebut banjir Pakistan telah memaksa kurang lebih 800 ribu warga mengungsi.


Jokowi Lepas Bantuan US$ 1 Juta Lebih untuk Banjir Pakistan

3 hari lalu

Jokowi Lepas Bantuan US$ 1 Juta Lebih untuk Banjir Pakistan

Jokowi memastikan bantuan yang akan diberikan tidak berhenti sampai di sini, sesuai dengan permintaan dari pemerintah Pakistan.