Nasi Briyani Termahal di Dubai Disajikan di Piring Emas

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Resep Nasi Briyani. Antara/HO/Greenfields

    Resep Nasi Briyani. Antara/HO/Greenfields

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebuah restoran di Dubai membuat menu nasi biryani yang bikin melongo dan di gadang-gadang sebagai nasi biryani termahal. Pasalnya, makanan berbahan utama nasi dengan bumbu-bumbunya yang khas itu, disajikan di atas piring emas dan hiasan daun-daun dengan emas 23 karat yang bisa dimakan.

      

    Untuk satu piring nasi briyani tersebut di bandrol dengan harga INR 20,000 atau Rp 3,8 juta. Nasi biryani itu diklaim telah menjadi nasi biryani termahal di Dubai

    Baca juga: Resep Nasi Briyani untuk Menu Buka Puasa Hari-hari Akhir Ramadan 

    Masyarakat yang penasaran ingin mencicipi nasi briyani di atas piring emas ukuran jumbo ini, bisa mengunjungi restoran Bombay Borough yang berlokasi di Dubai International Financial Centre (DIFC). Di restoran tersebut, nasi briyani ini dinamai 'Royal Gold Biryani'.    

    Nasi briyani akan disajikan di atas sebuah piring emas ukuran besar, yang dihiasi daun-daun emas 23 karat yang bisa dimakan. Dari sisi cita rasa, nasi briyani yang disajikan mengandung kunyit dengan taburan daging domba dari Delhi dan Kashmir, serta daging ayam panggang. Nasi itu disajikan bersama kuah kari atau raitas yang lezat.

    “Ini seperti sebuah perjalanan yang meriah untuk merasakan royalti. Makanan kerajaan ini disajikan di atas sebuah Thaal dan Gold Briyani dihiasi dengan emas 23 karat yan bisa dimakan,” demikian bunyi unggahan restoran Bombay Borough di Instagram.      

    Untuk membuat satu porsi nasi briyani ini, dibutuhkan waktu 45 menit. Mereka yang ingin mencicipi menu ini, di minta untuk memesan tempat lebih dulu.  

    Sumber: food.ndtv.com


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.