Indonesia Dorong ASEAN untuk Desak Junta Militer Gelar Pemilu Myanmar yang Adil

Pengunjuk rasa turun ke jalan saat memprotes aksi kudeta militer di Yangon, Myanmar, 19 Februari 2021. Kudeta Myanmar dilakukan militer 1 Februari lalu. Militer yang dipimpin Jenderal Min Aung Hlaing, menahan pemimpin de facto Myanmar Aung San Suu Kyi dan sejumlah pejabat. REUTERS/Stringer

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Indonesia mendorong negara anggota ASEAN untuk menyetujui rencana aksi atas krisis Myanmar yang akan menekan junta militer untuk mengadakan pemilu, termasuk dengan pengawas pemilu untuk memastikan pemilihan digelar adil dan inklusif, kata tiga sumber yang mengetahui langkah tersebut mengatakan kepada Reuters.

Dua pejabat senior, yang berbicara dengan syarat anonim, mengatakan solusi diplomatis harus fokus pada pencegahan pertumpahan darah dan membantu militer menghormati komitmennya untuk mengadakan pemilu baru dan menyerahkan kekuasaan kepada pemenang, dikutip dari laporan Reuters, 22 Februari 2021.

Para pengunjuk rasa tidak percaya janji junta untuk menggelar pemilu baru. Massa mengatakan junta harus mengakui hasil pemilihan yang diadakan tahun lalu. Tentara melancarkan kudeta setelah komisi pemilihan umum menolak tuduhan kecurangan pemilu dalam pemilu 8 November.

Junta militer telah berjanji untuk mengadakan pemilu baru, namun belum memberikan jadwal pasti.

Dewan Keamanan PBB, Cina, Uni Eropa dan Amerika Serikat, di antara komunitas internasional lain, telah mendesak Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) untuk membantu menengahi krisis Myanmar.

Kedua pejabat senior RI mengatakan Indonesia juga berencana untuk meminta ASEAN memfasilitasi dialog antara junta militer dan pengunjuk rasa.

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Brunei Darussalam, Dato Erywan, pada Rabu, 17 Februari 2021. Kedua Menlu diantaranya membahas soal kondisi politik di Myanmar. Sumber: dokumen Kemlu

Seorang juru bicara kementerian luar negeri Indonesia menolak mengomentari proposal tersebut, mengatakan Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi akan membuat pengumuman setelah dia menyelesaikan konsultasi dengan menteri luar negeri ASEAN lainnya.

Menlu Retno telah melakukan perjalanan ke seluruh Asia Tenggara untuk menggalang dukungan anggota ASEAN, untuk mengadakan pertemuan khusus tingkat tinggi antara para menteri luar negeri guna membahas krisis Myanmar.

Proposal Indonesia mendapat dukungan kuat dari beberapa negara ASEAN, tetapi upaya diplomatik yang sedang berjalan sangat menantang, kata ketiga sumber tersebut.

Anggota ASEAN beragam, mulai dari Indonesia, negara demokrasi terbesar ketiga di dunia, hingga negara partai tunggal komunis Vietnam dan Laos, kemudian Brunei, negara absolut monarki terakhir di dunia. Myanmar juga menjadi anggota, seperti Kamboja, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand.

Salah satu pejabat senior mengatakan mengecam kudeta itu perihal mudah tetapi kemajuan konkret bergantung pada pembicaraan dengan militer Myanmar.

"Ini adalah keluarga kami jadi pendekatan kami akan berbeda," kata pejabat itu.

Kedua pejabat senior, dan seorang diplomat regional, mengatakan kepada Reuters bahwa beberapa negara ASEAN dan negara-negara Indo-Pasifik terlibat dalam pembicaraan "jalur belakang" dengan beberapa tokoh junta, mendesak kompromi dan tidak ada tindakan keras berdarah seperti di masa lalu terhadap perbedaan pendapat.

"Pesan yang ingin kami kirim ke Myanmar adalah kalian menghadapi situasi yang berbeda dengan masa lalu," kata pejabat senior itu.

Baca juga: Retno Marsudi Bertemu Menlu Brunei Darussalam Bahas Myanmar

Tetapi membujuk Myanmar untuk berpartisipasi dalam KTT khusus ASEAN yang diusulkan terbukti sulit, kata dua pejabat senior itu. Awalnya, mereka menolak undangan dari ketua ASEAN Brunei, dengan mengatakan kudeta bisa dibahas pada pertemuan para menteri luar negeri ASEAN yang dijadwalkan pada Agustus.

Juru bicara pemerintah Myanmar dan menteri luar negeri tidak menanggapi permintaan komentar dari Reuters.

Salah satu kemungkinan kompromi adalah mengadakan pertemuan tingkat tinggi di sekretariat ASEAN di Jakarta dan tidak secara eksplisit mengatakan itu tentang Myanmar, kata kedua pejabat itu.

Sangat penting bagi ASEAN untuk bertindak tegas terhadap Myanmar, kata pejabat RI tersebut.

REUTERS






KBRI Yunani Promosikan Kopi Indonesia di Athens Coffee Festival

22 jam lalu

KBRI Yunani Promosikan Kopi Indonesia di Athens Coffee Festival

KBRI Athena berpartisipasi di Athens Coffee Festival (ACF) untuk mempromosikan cita rasa khas produk kopi Indonesia dari sekitar 16 UMKM.


Sempat Terlunta-lunta di Thailand, Ratu Kecantikan Myanmar Dapat Suaka di Kanada

1 hari lalu

Sempat Terlunta-lunta di Thailand, Ratu Kecantikan Myanmar Dapat Suaka di Kanada

Mantan ratu kecantikan Myanmar itu telah terlunta-lunta sejak 21 September di Thailand.


KJRI Toronto Promosi Kuliner dan Seni Budaya Indonesia ke Warga Kanada

2 hari lalu

KJRI Toronto Promosi Kuliner dan Seni Budaya Indonesia ke Warga Kanada

KJRI Toronto menyelenggarakan Indonesia Food Festival di Yonge and Dundas Square pada 24 September 2022 untuk promosi budaya dan kuliner nusantara


Pelajar dan Pekerja Indonesia Keluhkan Sulitnya Masuk Malaysia

2 hari lalu

Pelajar dan Pekerja Indonesia Keluhkan Sulitnya Masuk Malaysia

Pelajar dan pekerja migran Indonesia mempertanyakan sulitnya mendapatkan entry permit masuk Malaysia khususnya setelah pembatasan Covid-19 dicabut


Dolar AS Semakin Mentereng, Apa Mata Uang Terkuat di ASEAN Saat Ini?

4 hari lalu

Dolar AS Semakin Mentereng, Apa Mata Uang Terkuat di ASEAN Saat Ini?

Singapura, Brunei Darussalam, dan Malaysia menjadi tiga negara anggota ASEAN dengan mata uang terkuat setelah peristiwa penguatan dolar AS belakangan ini.


Kenali 11 Mata Uang Negara ASEAN sebelum Berwisata ke Asia Tenggara, Berapa Kurs Rupiahnya?

4 hari lalu

Kenali 11 Mata Uang Negara ASEAN sebelum Berwisata ke Asia Tenggara, Berapa Kurs Rupiahnya?

Sebelum leancong ke nagara Asia Tenggara, ketahui dulu 11 mata uang negara ASEAN berikut kurs mata uang dengan rupiah saat ini.


Amerika Gelontorkan Rp 2,5 Triliun untuk Bantu Etnis Rohingya

5 hari lalu

Amerika Gelontorkan Rp 2,5 Triliun untuk Bantu Etnis Rohingya

Total bantuan AS dalam menanggapi Krisis Pengungsi Rohingya telah mencapai hampir US$1,9 miliar (Rp 28 triliun) sejak Agustus 2017.


Jepang Setop Kerja Sama Beri Pelatihan Militer ke Myanmar

5 hari lalu

Jepang Setop Kerja Sama Beri Pelatihan Militer ke Myanmar

Akibat eksekusi junta militer terhadap aktivis pro-demokrasi, Jepang menghentikan pemberian latihan militer untuk Myanmar.


Retno Marsudi Menyoroti Krisis Rohingya Makin Memburuk

5 hari lalu

Retno Marsudi Menyoroti Krisis Rohingya Makin Memburuk

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi melihat penyelesaian krisis Rohingya ini dipersulit oleh situasi di Myanmar.


Menlu ASEAN Bertemu di New York Bahas Persiapan KTT

5 hari lalu

Menlu ASEAN Bertemu di New York Bahas Persiapan KTT

Para menteri luar negeri ASEAN bertemu di sela-sela Sidang Umum ke-77 PBB di New York untuk membahas persiapan KTT November 2022