Vietnam Bersiap Suntik Massal Vaksin Virus Corona dari AstraZeneca

Sebuah jarum suntik berisikan vaksin Covid-19 AstraZeneca yang akan diuji coba pada manusia di Wits RHI Shandukani Research Centre, Johannesburg, Afrika Selatan, 27 Agustus 2020. Vaksin AstraZeneca dikembangkan oleh para peneliti Universitas Oxford. REUTERS/Siphiwe Sibeko

TEMPO.CO, Jakarta - Vietnam akan memulai program suntik massal vaksin virus corona pada bulan depan. Tenaga kesehatan dan lansia menjadi prioritas dalam imunisasi ini sebagai bagian dari upaya Vietnam mengatasi gelombang baru wabah virus corona.

Vietnam menargetkan bisa menerima 60 juta vaksin virus corona pada tahun ini. Dari jumlah itu, 30 juta-nya berasal dari program COVAX yang di pimpin oleh WHO.

Rencananya, pengiriman pertama akan tiba di negara itu pada 28 Februari 2021 sebanyak 204 ribu vaksin virus corona buatan AstraZeneca.

“Tahap pertama vaksin virus corona akan memprioritaskan tenaga kesehatan yang ada di garda depan dan kelompok orang-orang yang berisiko tinggi tertular virus corona. Jika tidak ada hambatan, suntik vaksin virus corona akan dimulai pada Maret 2021 segera setelah pengiriman pertama tiba dari AstraZeneza tiba dan diperiksa,” demikian keterangan Pemerintah Vietnam seperti diwartakan surat kabar Tuoi Tre.

Baca juga: Vietnam Setujui Vaksin Covid-19 Pertama dari AstraZeneca 

Kulkas dengan temperatur -86 sampai -40 derajat celcius sudah disiapkan untuk sementara menyimpan vaksin-vaksin tersebut di tiga kota besar di Vietnam, yakni Hanoi, Ho Chi Minh City dan Danang.

Vietnam memiliki total populasi 98 juta jiwa. Negara itu mencatat ada 791 kasus positif Covid-19, di mana wabah terakhir terjadi pada akhir Januari 2021.   

Petugas medis dengan pakaian pelindung berdiri di luar gedung yang dikarantina di tengah wabah penyakit virus corona (COVID-19) di Hanoi, Vietnam, 29 Januari 2021. [REUTERS / Thanh Hue]

Sebelumnya Vietnam mengklaim telah melakukan pembicaraan dengan produsen vaksin virus corona asal Rusia dan Amerika Serikat untuk kemungkinan mengunci kesepakatan suplai vaksin virus corona. Saat yang sama, Vietnam di dalam negeri akan mempersiapkan suntik massal vaksin virus corona di dalam negeri per Mei 2021. Namun sejauh ini Kementerian Kesehatan Vietnam belum memberikan respon mengenai hal tersebut.   

Pada bulan lalu, Vietnam telah menyetujui penggunaan vaksin virus corona AstraZeneca untuk penggunaan darurat setelah negara itu mendeteksi kasus pertama infeksi virus corona yang ditularkan antar masyarakat lokal setelah hampir dua bulan.

      

Sumber: Reuters






PPKM Level 1 di Jawa-Bali dan Luar Jawa-Bali Diperpanjang hingga 7 November

11 jam lalu

PPKM Level 1 di Jawa-Bali dan Luar Jawa-Bali Diperpanjang hingga 7 November

Pemerintah memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) wilayah Jawa-Bali dan luar Jawa-Bali


Bahlil Cerita Investasi Pabrik Pipa Belanda Rp 1,9 Triliun Nyaris Berlabuh ke Vietnam

12 jam lalu

Bahlil Cerita Investasi Pabrik Pipa Belanda Rp 1,9 Triliun Nyaris Berlabuh ke Vietnam

Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menceritakan apa yang terjadi di balik realisasi investasi perusahaan pipa Belanda di Indonesia.


Bahlil Ungkap Cara Merayu Wavin Batal Investasi di Vietnam dan Bangun Pabrik Pipa di Indonesia

1 hari lalu

Bahlil Ungkap Cara Merayu Wavin Batal Investasi di Vietnam dan Bangun Pabrik Pipa di Indonesia

Bahlil membeberkan bahwa Wavin B.V. sebelumnya berencana melakukan investasi pembangunan pabrik pipa tersebut di negara lain, termasuk Vietnam.


DKI Jakarta Penyumbang Tertinggi Kasus Positif Covid-19 Hari Ini

2 hari lalu

DKI Jakarta Penyumbang Tertinggi Kasus Positif Covid-19 Hari Ini

Jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 pada Ahad, 2 Oktober 2022, bertambah 1.322 kasus dengan provinsi penyumbang tertinggi DKI Jakarta.


Solidaritas dan Donor Darah Penghuni Apartemen Lavande

2 hari lalu

Solidaritas dan Donor Darah Penghuni Apartemen Lavande

Ratusan penghuni Apartemen Lavande Residences, Jakarta Selatan mengikuti kegiatan donor darah bertempat di lantai dasar apartemen.


Update Covid Hari Ini: Bertambah 1.857 Kasus, Meninggal 19 Orang

3 hari lalu

Update Covid Hari Ini: Bertambah 1.857 Kasus, Meninggal 19 Orang

Update Covid hari ini Jumat 30 September 2022 bertambah 1.857 kasus sehingga total mencapai 6.431.624 orang.


Australia Hapus Wajib Isolasi Mandiri Covid-19, Ahli Kesehatan Khawatir

4 hari lalu

Australia Hapus Wajib Isolasi Mandiri Covid-19, Ahli Kesehatan Khawatir

Australia akan menghapus wajib isolasi mandiri di rumah lima hari untuk orang yang terinfeksi Covid-19, yang membuat ahli kesehatan khawatir


Airlangga Sebut Jokowi Ingin Penanganan Inflasi seperti Pengendalian Covid-19

4 hari lalu

Airlangga Sebut Jokowi Ingin Penanganan Inflasi seperti Pengendalian Covid-19

Jokowi ingin pengendalian inflasi dilakukan secara bersama-sama antara pemerintah pusat dan daerah.


Malaysia Cabut Wajib Masker di Pesawat

5 hari lalu

Malaysia Cabut Wajib Masker di Pesawat

Kementerian Kesehatan Malaysia mengeluarkan kebijakan baru tidak lagi mewajibkan penumpang menggunakan masker dalam pesawat terbang.


Sri Mulyani: Luka yang Disebabkan Pandemi Covid-19 ke Ekonomi Sangat Dalam

5 hari lalu

Sri Mulyani: Luka yang Disebabkan Pandemi Covid-19 ke Ekonomi Sangat Dalam

Sri Mulyani menjelaskan, masalah utama pandemi Covid-19 adalah terancamnya jiwa manusia.