Militer Myanmar Belum Tentukan Tanggal Pemilu

Ribuan massa menggelar aksi unjuk rasa memprotes kudeta militer di Yangon, Myanmar, 7 Februari 2021. REUTERS/Stringer

TEMPO.CO, JakartaMiliter Myanmar menjanjikan akan digelar pemilu dan menyerahkan kekuasaan negara kepada pemenang pemilu. 

Sayang, sejauh ini tanggal pemilu belum diumumkan. Militer hanya menetapkan status darurat nasional selama satu tahun. Zaw Min Tun meyakinkan militer tidak akan memegang kekuasaan lama-lama.

“Objektifitas kami adalah menyelenggarakan pemilu dan menyerahkan kekuasaan pada partai yang menang," kata Zaw Min Tun, juru bicara dewan berkuasa di Myanmar yang juga berpangkat Brigadir Jenderal.

Janji itu disampaikan lagi setelah polisi Myanmar menjatuhkan dakwaan kepada pemimpin de factor Aung Sang Suu Kyi. 

Baca juga: Ditekan Demonstran dan Amerika, Militer Myanmar Melawan

Biksu berdiri dekat kendaraan militer lapis baja sambil memegang poster saat protes terhadap kudeta militer, di Yangon, Myanmar, 15 Februari 2021. Kendaraan lapis baja muncul di Yangon, Myitkyin, dan Sittwe, ibu kota negara bagian Rakhine. REUTERS/Stringer

Dalam keterangannya, militer Myanmar juga bersikeras pengambil alihan kekuasaan pada 1 Februari lalu bukan kudeta. Kejadian pada 1 Februari tersebut telah memancing gelombang unjuk rasa di sejumlah titik di Myanmar untuk mendukung Suu Kyi dan pemimpin Myanmar lainnya yang ditahan militer.

Zaw Min Tun dalam jumpa pers pertamanya enggak menjawab keberadaan Suu Kyi dan Presiden Myanmar Win Mynt. Dia hanya menjelaskan kedua tokoh itu berada dalam tahanan rumah mereka masing-masing demi keamanan, sedangkan hukum sedang berjalan saat ini.   

Suu Skyi saat ini didakwa telah secara ilegal mengimpor 6 radio walkie-talkie dan masih ditahan setidaknya sampai Rabu, 17 Februari 2021. Pengacara Suu Kyi pada Selasa kemarin mengatakan Kepolisian Myanmar sudah mengajukan gugatan kedua pada kliennya, yakni melanggar undang-undang penanganan bencana alam.

Suu Kyi, 75 tahun, sebelumnya sudah menghabiskan hampir 15 tahun berada dalam tahanan rumah atas upayanya mengakhiri peran militer Myanmar di pemerintahan.

  

Sumber: Reuters






Aung San Suu Kyi dan Penasihat asal Australia Dihukum 3 Tahun

7 jam lalu

Aung San Suu Kyi dan Penasihat asal Australia Dihukum 3 Tahun

Pengadilan Myanmar menghukum pemimpin terguling Aung San Suu Kyi dan mantan penasihat ekonominya, Sean Turnell dari Australia, 3 tahun penjara


Ratu Kecantikan Myanmar Akhirnya Mendarat di Kanada, Berbulan-bulan Tinggal di Bandara Thailand

10 jam lalu

Ratu Kecantikan Myanmar Akhirnya Mendarat di Kanada, Berbulan-bulan Tinggal di Bandara Thailand

Ratu Kecantikan Myanmar menuai perhatian publik atas komentar pedasnya terhadap junta militer. Dia akhirnya mendapat suaka dari Kanada.


Xi Jinping Tampil Perdana di Hadapan Publik Usai Rumor Kudeta Merebak

1 hari lalu

Xi Jinping Tampil Perdana di Hadapan Publik Usai Rumor Kudeta Merebak

Presiden China Xi Jinping tampil di hadapan publik untuk pertama kali sejak kembali dari Asia tengah. Beredar rumor sebelumnya Xi Jinping dikudeta.


Sempat Terlunta-lunta di Thailand, Ratu Kecantikan Myanmar Dapat Suaka di Kanada

2 hari lalu

Sempat Terlunta-lunta di Thailand, Ratu Kecantikan Myanmar Dapat Suaka di Kanada

Mantan ratu kecantikan Myanmar itu telah terlunta-lunta sejak 21 September di Thailand.


Top 3 Dunia: Foto Kuburan Ratu Elizabeth II, Rumor Xi Jinping Dikudeta

3 hari lalu

Top 3 Dunia: Foto Kuburan Ratu Elizabeth II, Rumor Xi Jinping Dikudeta

Berita Top 3 Dunia Ahad 25 September 2022 diawali oleh publikasi foto kuburan Ratu Rlizabeth II di kapel Kerajaan, Windsdor


Italia Gelar Pemilu, Partai Sayap Kanan Anti-Imigran Diprediksi Menang

4 hari lalu

Italia Gelar Pemilu, Partai Sayap Kanan Anti-Imigran Diprediksi Menang

Partai Brothers of Italy, yang dipimpin oleh pendukung pemimpin fasis Italia Mussolini, Giorgia Meloni, memimpin jajak pendapat


Geger Rumor Presiden Cina Xi Jinping Dikudeta

4 hari lalu

Geger Rumor Presiden Cina Xi Jinping Dikudeta

Presiden Cina Xi Jinping trending di Twitter kalau dia dikenai tahanan rumah dan dikudeta militer. Sejauh ini, kabar tersebut belum terkonfirmasi.


Amerika Gelontorkan Rp 2,5 Triliun untuk Bantu Etnis Rohingya

6 hari lalu

Amerika Gelontorkan Rp 2,5 Triliun untuk Bantu Etnis Rohingya

Total bantuan AS dalam menanggapi Krisis Pengungsi Rohingya telah mencapai hampir US$1,9 miliar (Rp 28 triliun) sejak Agustus 2017.


Jepang Setop Kerja Sama Beri Pelatihan Militer ke Myanmar

6 hari lalu

Jepang Setop Kerja Sama Beri Pelatihan Militer ke Myanmar

Akibat eksekusi junta militer terhadap aktivis pro-demokrasi, Jepang menghentikan pemberian latihan militer untuk Myanmar.


Retno Marsudi Menyoroti Krisis Rohingya Makin Memburuk

6 hari lalu

Retno Marsudi Menyoroti Krisis Rohingya Makin Memburuk

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi melihat penyelesaian krisis Rohingya ini dipersulit oleh situasi di Myanmar.