Mesir Berencana Buka Lagi Kantor Kedutaan Besar di Libya

Gambar depan kantor Kedutaan Besar Mesir di Tripoli, Libya, sebelum kantor itu ditutup pada 2014 karena dampak konflik yang memburuk di sana. Sumber: Reuters

TEMPO.CO, Jakarta - Mesir berencana membuka kembali kantor Kedutaan Besarnya di Ibu Kota Tripoli, Libya untuk pertama kalinya setelah enam tahun ditutup. Kabar ini berdasarkan sumber-sumber di Pemerintah Mesir dan Libya, yang jika benar adanya maka ini menandai sebuah perubahan pendekatan ke arah yang lebih damai antara Mesir dengan fraksi-fraksi di Libya.

Rencana pembukaan lagi kantor Kedutaan Besar Mesir di Libya bertepatan dengan dibentuknya pemerintah baru sementara oleh PBB sebagai upaya terbaru untuk menyatukan fraksi-fraksi yang saling bertolak-belakang di timur dan barat Libya.

Baca juga: Ambisi Turki di Pusaran Konflik Bersenjata di Libya 

Suasana bangunan yang porak-poranda akibat perang di Sirte, Libya (23/10). Pemimpin baru Libya akan mengumumkan kemerdekaan pada hari Minggu dan menyelenggarakan pemilu. AP/Manu Brabo

Mesir telah menjadi salah satu pendukung paling berpengaruh pada kubu yang bercokol di timur Libya, yakni komandan militer Khalifa Haftar. Haftar memimpin Angkatan Darat Nasional Libya (LNA), yang melancarkan kampanye untuk mengambil alih Ibu Kota Tripoli, yang runtuh pada Juni tahun lalu.

Mesir melihat sosok Haftar sebagai sebuah opsi terbaik untuk mengamankan wilayah perbatasannya dengan Libya.  Bersama Uni Emirat Arab, Mesir mendukung posisi Haftar melawan kelompok Ikhwanul Muslimin di Libya.  

Dalam kunjungannya ke Tripoli pada Senin, 15 Februari 2021, delegasi Mesir bertemu dengan pejabat di Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Dalam Negeri Libya. Dalam pertemuan itu dibahas pengaturan logistik untuk membuka kembali hubungan diplomatik Mesir – Libya di Ibu Kota Tripoli serta kantor Konsulat Mesir di Kota Benghazi.  

Sumber intelijen mengatakan sikap Mesir itu adalah langkah awal menuju peningkatan kerja sama bidang politik, ekonomi dan keamanan dengan otoritas di Tripoli.

Mesir menutup kantor Kedutaan Besarnya di Tripoli pada 2014 silam atau ketika banyak misi diplomatik asing di Ibu Kota itu juga angkat kaki menyusul konflik besar. Konflik mengarah pada fraksi-fraksi di Libya yang berebut mendirikan pemerintahan berkuasa di Tripoli dan wilayah timur Libya.

Sebelumnya, Turki sudah lebih dulu membuka lagi kantor Kedutaan Besarnya di Tripoli pada 2017 lalu. Turki adalah rival Mesir dan diduga mendukung fraksi-fraksi di barat Libya.

  

       

Sumber: Reuters






Profil Yusuf Al Qaradawi, Ulama Kontemporer Asal Mesir yang Meninggal di Usia 96 Tahun

4 hari lalu

Profil Yusuf Al Qaradawi, Ulama Kontemporer Asal Mesir yang Meninggal di Usia 96 Tahun

Yusuf Al Qaradawi meninggal dunia pada Senin, 26 September 2022. Ia dikenal sebagai sosok ulama kontemporer yang ahli dalam bidang hukum Islam.


Inilah Alasan Yusuf Al Qaradawi Kerap Dipenjarakan Rezim Penguasa Mesir

4 hari lalu

Inilah Alasan Yusuf Al Qaradawi Kerap Dipenjarakan Rezim Penguasa Mesir

Yusuf Al Qaradawi dikenal sebagai sosok ulama kontemporer yang berani dan kritis. Aktif terlibat dalam gerakan Ikhwanul Muslimin memuat dirinya kerap dipenjara.


Inilah Sumbangan Pemikiran Yusuf Al Qaradawi bagi Dunia Islam

4 hari lalu

Inilah Sumbangan Pemikiran Yusuf Al Qaradawi bagi Dunia Islam

Yusuf Al Qaradawi dikenal sebagai ulama kontemporer yang pemikirannya telah berkontribusi besar bagi masa depan dunia Islam.


Ulama Mesir Syekh Yusuf Al Qaradawi Wafat, Pernah Berpesan kepada Nahdlatul Ulama

4 hari lalu

Ulama Mesir Syekh Yusuf Al Qaradawi Wafat, Pernah Berpesan kepada Nahdlatul Ulama

Syekh Yusuf Al Qaradawi, ulama dan cendekiawan Mesir itu wafat pada Senin, 26 September 2022. Ia pernah datang ke kantor PBNU, ini pesannya.


Ulama Ikhwanul Muslimin Yusuf Al Qaradawi Wafat, Dimakamkan di Qatar

4 hari lalu

Ulama Ikhwanul Muslimin Yusuf Al Qaradawi Wafat, Dimakamkan di Qatar

Pengadilan Mesir menjatuhkan hukuman mati secara in absentia pada 2015 terhadap Yusuf Al Qaradawi sebagai pemimpin Ikhwanul Muslimin


Tempat Kerja Toxic Memang Seram, tapi Bisa Diatasi

8 hari lalu

Tempat Kerja Toxic Memang Seram, tapi Bisa Diatasi

Salah satu cara ampuh untuk mengatasi lingkungan kerja toxic adalah memulihkan diri sendiri.


Kantor Kedutaan Besar Inggris Tutup di Hari Pemakaman Ratu Elizabeth II

12 hari lalu

Kantor Kedutaan Besar Inggris Tutup di Hari Pemakaman Ratu Elizabeth II

Menjelang pemakaman Ratu Elizabeth II, Senin, 19 September 2022, kantor Kedutaan Besar Inggris di Jakarta ikut tutup.


Anies Baswedan Temui Omar Baobed di Singapura dan Kisah Dokumen Pengakuan Kemerdekaan RI

13 hari lalu

Anies Baswedan Temui Omar Baobed di Singapura dan Kisah Dokumen Pengakuan Kemerdekaan RI

Anies Baswedan menyempatkan bertemu dengan Omar Baobed dalam kunjungannya ke Singapura. Cerita tentang dokumen pengakuan kemerdekaan RI.


Sengaja Menyebarkan Video Tari Perut, Dosen Perempuan di Mesir Dipecat

17 hari lalu

Sengaja Menyebarkan Video Tari Perut, Dosen Perempuan di Mesir Dipecat

Pengadilan tinggi Mesir memecat seorang dosen perempuan karena dia membagikan video dirinya sedang tari perut.


Mufti Mesir Setujui Eksekusi Mati Hakim yang Bunuh Istrinya

18 hari lalu

Mufti Mesir Setujui Eksekusi Mati Hakim yang Bunuh Istrinya

Mufti Agung Mesir menyetujui eksekusi mati terhadap Hakim Ayman Haggag karena membunuh Shaimaa Gamal, presenter televisi yang juga istri siri Haggag