Hotel Afrika Selatan Pakai Staf Robot untuk Layani Tamu dengan Gejala Covid-19

Robot bertenaga Kecerdasan Buatan, Ariel, memberikan layanan kamar kepada tamu di Hotel Sky, hotel pertama di Afrika yang menggunakan staf robot, di Johannesburg, Afrika Selatan, 9 Februari 2021. Gambar diambil 9 Februari 2021. [REUTERS / Sumaya Hisham]

TEMPO.CO, Jakarta - Hotel Afrika Selatan yang terletak di distrik Sandton, Johannesburg, mempekerjakan staf robot untuk melayani para tamu di tengah pandemi Covid-19.

Hotel Sky memberlakukan protokol Covid-19 yang ketat, dengan mewajibkan semua orang pakai masker dan sedapat mungkin menjaga jarak secara fisik dari tamu, kecuali utuk staf bernama Lexi, Micah, dan Ariel.

Ketiganya dikecualikan dari protokol kesehatan karena hanya merekalah robot di hotel itu.

Staf robot bukanlah hal baru. Hotel di Jepang telah menerapkannya selama bertahun-tahun dan pada tahun 2015 Tokyo's Henn'na atau 'Strange', menjadi hotel pertama yang sepenuhnya dikelola oleh mesin.

Beberapa hotel Tokyo yang dilengkapi robot sekarang menggunakannya untuk melayani tamu dengan gejala Covid-19 ringan.

Namun Hotel Sky, yang diluncurkan tahun ini, adalah yang pertama di Afrika yang menggunakan petugas otomatis, sebuah konsep yang dapat menimbulkan kegemparan di negara dengan salah satu tingkat pengangguran terburuk di dunia.

Pengangguran mencapai 30,8%, menurut pidato kenegaraan Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa Kamis lalu.

"Ini tidak akan pernah menggantikan orang, tetapi akan mengubah ruang," kata Paul Kelley, Managing Director Hotel Sky, dikutip dari Reuters, 15 Februari 2021.

"Saya pikir ini adalah masa depan," katanya.

Kelley juga mengatakan Hotel Sky berencana untuk meluncurkan cabang di Cape Town bulan depan.

Lexi, Micah, dan Ariel memberikan layanan kamar, memberikan informasi perjalanan, dan dapat membawa bagasi seberat 300 kg dari lobi berlantai marmer ke kamar.

Jika hotel menerima tamu dengan gejala Covid-19, robot dapat dikerahkan untuk menggantikan staf manusia sebagai tindakan pencegahan.

"Jika tidak, para tamu dapat memilih apakah mereka ingin berinteraksi dengan anggota staf atau menggunakan layanan mandiri, yang semuanya dikontrol oleh telepon mereka," kata Herman Brits, manajer umum hotel.

Reaksi terhadap robot beragam. Bahkan robot yang sangat cerdas tidak selalu memberikan apa yang orang inginkan.

"Saya pikir dunia sedang bergerak menuju ruang digital ini, tapi kita belum terbiasa," kata tamu hotel Ernest Mulenga. "Sentuhan manusia masih merupakan sesuatu yang menarik bagi saya."

Baca juga: Band Rock Bosnia Buat Robot untuk Gantikan Personel Main Musik

Sementara itu, Steve Pinto, CEO CTRL Robotics yang memasok droid, mengatakan robot buatan perusahaannya juga dapat memindai ekspresi wajah pelanggan untuk menentukan seberapa bahagianya mereka.

"Ini membantu manajemen untuk memahami bagaimana pelanggan merasakan fasilitas di hotel," kata CEO CEO CTRL Robotics yang memasok tiga robot untuk Hotel Sky.

REUTERS






Batuk Berkepanjangan, Hati-hati Gejala Long COVID-19

18 jam lalu

Batuk Berkepanjangan, Hati-hati Gejala Long COVID-19

Pakar menjelaskan batuk kronik berkepanjangan hingga beberapa bulan dapat mengindikasikan penyintas mengalami long COVID-19.


Warga China Kritisi Kebijakan Nol Covid, Dorong Keterbukaan

1 hari lalu

Warga China Kritisi Kebijakan Nol Covid, Dorong Keterbukaan

Warga China minta para ahli epidemi berbicara dan pemerintah melakukan penelitian komprehensif dan transparan untuk meninjau kebijakan nol Covid.


Pemeritah Resmi Tawarkan ORI022: Mulai dari Rp 1 Juta, Kupon 5,95 Persen

1 hari lalu

Pemeritah Resmi Tawarkan ORI022: Mulai dari Rp 1 Juta, Kupon 5,95 Persen

Pemerintah resmi membuka penawaran ORI (Obligasi Negara Ritel Indonesia) seri ORI022 mulai hari ini, Senin, 26 September 2022 pukul 09.35 WIB.


CEO Pfizer Kena Covid-19 Lagi

2 hari lalu

CEO Pfizer Kena Covid-19 Lagi

CEO Pfizer Inc, Albert Bourla, pada Sabtu, 24 September 2022, mengumumkan positif Covid-19 untuk kedua kalinya.


Ketika Undangan Bela Negara Rusia untuk Orang yang Sudah Mati

2 hari lalu

Ketika Undangan Bela Negara Rusia untuk Orang yang Sudah Mati

Presiden Putin memerintahkan wajib militer bagi warga untuk berperang membela Rusia di Ukraina, tapi panggilan dinilai hanya untuk warga daerah miskin


Hong Kong Hapus Kewajiban Karantina di Hotel, Cukup Tes Antigen

3 hari lalu

Hong Kong Hapus Kewajiban Karantina di Hotel, Cukup Tes Antigen

Hong Kong akan menghapus kebijakan wajib karantina hotel Covid-19 untuk semua kedatangan mulai 26 September 2022


Jepang Longgarkan Aturan Covid-19 untuk Wilayah Perbatasan

4 hari lalu

Jepang Longgarkan Aturan Covid-19 untuk Wilayah Perbatasan

Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida pada Kamis, 22 September 2022, mengumumkan Jepang akan melonggarkan aturan Covid-19 di wilayah perbatasan


Mahasiswa UGM Ciptakan Robot untuk Atasi Masalah Pohon Tumbang

4 hari lalu

Mahasiswa UGM Ciptakan Robot untuk Atasi Masalah Pohon Tumbang

Pembuatan alat tersebut menjadi langkah preventif untuk permasalahan pohon tumbang tiba-tiba.


Jepang Bakal Larang Turis Tanpa Masker Masuk Hotel

5 hari lalu

Jepang Bakal Larang Turis Tanpa Masker Masuk Hotel

Jepang melonggarkan perbatasan, namun turis yang masuk hotel tanpa masker akan dilarang.


Biden Klaim Pandemi Covid-19 Sudah Berakhir, di AS Kasus Corona Masih Tinggi

7 hari lalu

Biden Klaim Pandemi Covid-19 Sudah Berakhir, di AS Kasus Corona Masih Tinggi

Kasus Corona di AS masih tinggi saat Joe Biden menyatakan pandemi Covid-19 sudah berakhir.