Mantan Menkeu Nigeria Dikabarkan Jadi Perempuan Pertama Pimpin WTO

Ngozi Okonjo-Iweala. REUTERS/Nicky Loh

TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Menteri Keuangan Nigeria, Ngozi Okonjo-Iweala, bakal mencetak sejarah. Dikutip dari kantor berita Reuters, ia dikabarkan telah didukung mutlak untuk menjadi Direktur Jenderal Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). Jika benar, maka akan ia menjadi perempuan pertama dan warga negara Afrika pertama yang mengisi posisi tersebut.

Lucunya, Okonjo-Iweala sempat ditolak oleh adminisitrasi mantan Presiden Amerika Donald Trump. Di saat Donald Trump tak lagi menjadi Presiden Amerika, setelah satu periode memimpin, Okonjo-Iweala malah terpilih sebagai Dirjen WTO yang baru.

"Dia akan membawa ketegasan, pengalaman, jaringan, serta temperamen yang dibutuhkan untuk menyelesaikan banyak hal. Menurut saya dia pilihan yang bagus," ujar Pascal Lamy, mantan ketua WTO, Senin, 15 Februari 2021.

Seperti kata Lamy, Okonjo-Iweala adalah figur berpengalaman dengan jaringan luas. Ia sempat bekerja untuk Bank Dunia. Kurang lebih 25 tahun ia bekerja di sana dengan pengalaman menangani portofolio senilai US$81 miliar.

Tak berhenti di situ, lulusan Harvard tersebut juga punya pengalaman menghadapi perang sipil di Nigeria. Tahun 2003, ia memutuskan untuk menjadi Menteri Keuangan di sana, menggunakan pengetahuan yang dimiliki untuk memutihkan hutang miliar Dollar AS yang dimiliki Nigera dengan Paris Club di tahun 2005.

Logo WTO. Ekonomski.net

Akhir-akhir ini, ia lebih sibuk membantu program COVID-19 milik Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Bergabung ke dalam aliansi global vaksin COVID-19, Gavi, Okonjo-Iweala menduduku posisi anggota dewan di sana.

Sebagai Direktur Jenderal WTO, usai dilantik, Okonjo-Iweala akan memiliki tanggung jawab untuk memediasi perjanjian atau negosiasi perdagangan internasional. Beberapa tantangan yang bakal ia hadapi mulai dari hubungan dagang Amerika - Cina yang bermasalah, reformasi aturan dagang, hingga kebijakan proteksionis yang berlaku akibat pandemi COVID-19.

"Kunci kesuksesan dia bakal dilihat dari bagaimana ia beroperasi di tengah segitiga Amerika, Eropa, dan Cina," ujar Pascal Lamy.

Okonjo-Iweala belum berkomentar apapun soal ini. Terakhir kali ia berkomentar soal posisi di WTO adalah ketika ia membantah tuduhan Donald Trump dirinya bukan figur yang berpengalaman dalam hal perdagangan. Padahal, kata Trump, hal itu dibutuhkan di WTO.

"Saya memiliki banyak pengalaman, baik yang berhubungan dengan perdagangan ataupun tidak," ujarnya mantap.

Sikap "keras kepala" Okonjo-Iweala sudah dikenal di Nigeria. Dia tidak kenal takut dan tidak mudah tunduk. Bahkan, ketika orangtuanya diculik untuk mempengaruhi langkah reformasi energi-nya, Okonjo-Iwealia tidak berkompromi sedikitpun. Oleh orang-orang Nigeria ia kemudian dijuliki Okonjo-Wahala yang berarti "Okonjo si Masalah".

Baca juga: Minyak Tumpah, MA Izinkan Warga Nigeria Gugat Shell

ISTMAN | REUTERS






PBB: Swiss Miliki Masalah Rasisme Sistemik

7 jam lalu

PBB: Swiss Miliki Masalah Rasisme Sistemik

Laporan komite PBB dalam rapat Dewan HAM menunjukkan Swiss memiliki masalah rasisme sistemik yang serius terhadap orang-orang keturunan Afrika


Uya Kuya Lebih Pilih Naik Pesawat Kelas Ekonomi ke Amerika: Biar Hemat

10 jam lalu

Uya Kuya Lebih Pilih Naik Pesawat Kelas Ekonomi ke Amerika: Biar Hemat

Uya Kuya memberikan jawaban menohok ketika disinggung soal naik pesawat kelas ekonomi setelah mengantar putrinya kuliah di Amerika.


PPKM Level 1 di Jawa-Bali dan Luar Jawa-Bali Diperpanjang hingga 7 November

11 jam lalu

PPKM Level 1 di Jawa-Bali dan Luar Jawa-Bali Diperpanjang hingga 7 November

Pemerintah memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) wilayah Jawa-Bali dan luar Jawa-Bali


Jokowi Bilang Pandemi Covid-19 Segera Berakhir, Menkes: Timing dari WHO

1 hari lalu

Jokowi Bilang Pandemi Covid-19 Segera Berakhir, Menkes: Timing dari WHO

Menkes Budi Gunadi mengaku dapat perintah dari Presiden Jokowi untuk koordinasi dengan WHO soal status pandemi Covid-19.


Jokowi Bilang Pandemi Covid-19 Segera Usai, Menkes: WHO yang Tentukan Waktunya

1 hari lalu

Jokowi Bilang Pandemi Covid-19 Segera Usai, Menkes: WHO yang Tentukan Waktunya

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa nanti keputusan menyatakan pandemi Covid-19 berakhir tetap ada di tangan WHO


Reaksi Kimia Gas Air Mata, Ini yang Mungkin Dialami Korban Tragedi Kanjuruhan

1 hari lalu

Reaksi Kimia Gas Air Mata, Ini yang Mungkin Dialami Korban Tragedi Kanjuruhan

Gas air mata adalah gas yang menyakitkan karena secara langsung mengaktivasi reseptor-reseptor saraf yang membuat kita bisa merasakan sakit.


DKI Jakarta Penyumbang Tertinggi Kasus Positif Covid-19 Hari Ini

2 hari lalu

DKI Jakarta Penyumbang Tertinggi Kasus Positif Covid-19 Hari Ini

Jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 pada Ahad, 2 Oktober 2022, bertambah 1.322 kasus dengan provinsi penyumbang tertinggi DKI Jakarta.


Solidaritas dan Donor Darah Penghuni Apartemen Lavande

2 hari lalu

Solidaritas dan Donor Darah Penghuni Apartemen Lavande

Ratusan penghuni Apartemen Lavande Residences, Jakarta Selatan mengikuti kegiatan donor darah bertempat di lantai dasar apartemen.


Anies Baswedan Bicara Soal Ketidakadilan di Depan Para Petinggi Pemuda Pancasila

2 hari lalu

Anies Baswedan Bicara Soal Ketidakadilan di Depan Para Petinggi Pemuda Pancasila

Anies Baswedan bicara tentang kebijakan penghapusan pajak PBB agar warganya tak terusir dari Jakarta karena pajak yang tinggi.


Serba Serbi Meningitis: Penyebab, Gejala dan Proses Pengobatannya

2 hari lalu

Serba Serbi Meningitis: Penyebab, Gejala dan Proses Pengobatannya

Meningitis yang disebabkan virus dan jamur, sama bahayanya. Ketahui penyebab dan gejala serta bagaimana proses pengobatannya.