Inggris Buat Kampanye Suntik Vaksin Virus Corona

Pengunjung mengantre saat masuk supermarket Sainsburys di tengah penyebaran virus Corona di Watford, Inggris, 19 Maret 2020. Hingga kini, Inggris belum mengambil kebijakan lockdown sebagai upaya menekan penyebaran virus Corona. REUTERS/Paul Childs

TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah menteri di Inggris, tenaga kesehatan dan relawan akan bergabung dalam sebuah kampanye pada akhir pekan nanti untuk memberikan semangat pada lansia yang hendak melakukan suntik vaksin virus corona. Inggris nyaris mencapai target, yang ingin melakukan imunisasi pada 15 juta orang dalam kelompok prioritas.

Inggris mengatakan pihaknya sesuai jadwal yang memberikan suntikan vaksin virus corona pada siapa pun yang berusia diatas 70 tahun dan mereka yang secara klinis masuk dalam kelompok rentan, tenaga kesehatan dan relawan di bidang kesehatan serta orang dewasa yang bekerja di panti jompo.

Sejauh ini sudah lebih dari 14 juta masyarakat Inggris sudah mendapat suntikan dosis pertama vaksin virus corona.

Baca juga: Studi Inggris Temukan Gejala-gejala Baru Covid-19: Menggigil, Sakit Kepala

Warga masih memenuhi London Field meskipun ada pringatan keras mengenai lockdown dan pembatasan fisik. Foto: @marcoleal99

Hampir 30 pejabat yang bekerja di kementerian di Inggris akan melakukan kunjungan ke pusat-pusat imunisasi vaksin virus corona, yang digelar di stadion olaharga sampai gereja Katedral. Kampanye ini untuk mengingatkan betapa pentingnya setiap orang mendapatkan suntikan vaksin virus corona setelah muncul kekhawatiran kelompok etnis tertentu tidak mendapat vaksin virus corona, tidak seperti populasi masyarakat Inggris lainnya.

Di Inggris, kematian akibat Covid-19 tercatat sudah lebih dari 120 ribu orang.

Inggris telah menjadi negara pertama di Eropa barat yang memulai suntik massal vaksin virus corona, yang di mulai pada Desember 2020. Suntik vaksin virus corona secara besar-besaran dinilai sebagai jalan keluar untuk terhindar dari lockdown ketat, yang telah menyebabkan kehancuran ekonomi Inggris terbesar lebih dari 300 tahun.  

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson sudah memaparkan sebuah rute bagi Inggris agar bisa keluar dari lockdown pada 22 Februari 2021. Dia berharap sekolah tatap muka sudah bisa dilakukan pada 8 Maret mendatang.  

Beberapa media di Inggris pada Sabtu, 13 Februari 2021, mewartakan pub dan restoran mungkin bisa melayani pembeli pada awal April nanti. Sedangkan aturan kumpul-kumpul acara sosial mungkin bakal dilonggarkan per Mei 2021.

Dalam sebuah wawancara dengan Daily Telegraph, Menteri Kesehatan Inggris Matt Hancock mengatakan pihaknya berharap Inggris bisa mengatasi wabah virus corona seperti flu lainnya pada akhir tahun ini.                  

Sumber: Reuters






Bawaslu Sebut Laporan Penyebaran Tabloid soal Anies Tak Penuhi Syarat Materil

1 jam lalu

Bawaslu Sebut Laporan Penyebaran Tabloid soal Anies Tak Penuhi Syarat Materil

Bawaslu menyatakan laporan penyebaran tabloid KBA News tentang Anies Baswedan tidak memenuhi syarat materil.


Krisis Inggris: Ekonomi Bergejolak setelah Liz Truss Memotong Pajak

5 jam lalu

Krisis Inggris: Ekonomi Bergejolak setelah Liz Truss Memotong Pajak

Kebijakan Liz Truss memotong pajak dinilai memicu krisis Inggris


Malaysia Cabut Wajib Masker di Pesawat

7 jam lalu

Malaysia Cabut Wajib Masker di Pesawat

Kementerian Kesehatan Malaysia mengeluarkan kebijakan baru tidak lagi mewajibkan penumpang menggunakan masker dalam pesawat terbang.


Sri Mulyani: Luka yang Disebabkan Pandemi Covid-19 ke Ekonomi Sangat Dalam

10 jam lalu

Sri Mulyani: Luka yang Disebabkan Pandemi Covid-19 ke Ekonomi Sangat Dalam

Sri Mulyani menjelaskan, masalah utama pandemi Covid-19 adalah terancamnya jiwa manusia.


Selalu Waspada Covid-19, Perhatikan Beda Gejala Batuk dan Flu Biasa

15 jam lalu

Selalu Waspada Covid-19, Perhatikan Beda Gejala Batuk dan Flu Biasa

Covid-19 dan flu memiliki gejala yang serupa, namun terdapat perbedaan antara keduanya. Perlu memperhatikan perbedaannya.


Krisis Ekonomi Parah di Inggris, Anak Sekolah Pura-pura Makan dari Kotak Kosong

1 hari lalu

Krisis Ekonomi Parah di Inggris, Anak Sekolah Pura-pura Makan dari Kotak Kosong

Krisis ekonomi Inggris menyebabkan anak-anak kekurangan makan. Ada yang memakan karet karena lapar.


Daftar 14 Samsat Keliling Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi Hari Ini

1 hari lalu

Daftar 14 Samsat Keliling Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi Hari Ini

Polda Metro Jaya membuka layanan Samsat Keliling di 14 wilayah Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jadetabek) untuk hari ini.


Kanada Hapus Aturan Covid-19 untuk Pelancong

2 hari lalu

Kanada Hapus Aturan Covid-19 untuk Pelancong

Pemerintah Kanada mengumumkan akan segera mencabut semua pembatasan perjalanan Covid-19.


TKI Pemetik Buah di Inggris Masih Merana Tanpa Pekerjaan

2 hari lalu

TKI Pemetik Buah di Inggris Masih Merana Tanpa Pekerjaan

Nasib Pekerja Migran Indonesia (PMI/TKI), yang dijanjikan untuk ditempatkan di perkebunan Inggris masih tidak jelas.


Batuk Berkepanjangan, Hati-hati Gejala Long COVID-19

3 hari lalu

Batuk Berkepanjangan, Hati-hati Gejala Long COVID-19

Pakar menjelaskan batuk kronik berkepanjangan hingga beberapa bulan dapat mengindikasikan penyintas mengalami long COVID-19.