Victoria Lockdown COVID-19 Lagi, Event Australia Open Digelar Tanpa Penonton

Reporter:
Editor:

Istman Musaharun Pramadiba

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petenis asal Spanyol, Rafael Nadal mengembalikan bola saat bertanding melawan petenis asal Serbia, Laslo Djere dalam Babak Pertama Australia Open di Melbourne Park, Melbourne, Australia, 9 Februari 2021. REUTERS/Asanka Brendon Ratnayake

    Petenis asal Spanyol, Rafael Nadal mengembalikan bola saat bertanding melawan petenis asal Serbia, Laslo Djere dalam Babak Pertama Australia Open di Melbourne Park, Melbourne, Australia, 9 Februari 2021. REUTERS/Asanka Brendon Ratnayake

    TEMPO.CO, Jakarta - Negara bagian terpadat kedua di Australia, Victoria, kembali menerapkan lockdown COVID-19. Dikutip dari Channel News Asia, lockdown ini akan berlaku selama lima hari per hari Jumat ini.

    Keputusan lockdown diambil setelah kluster COVID-19 baru muncul di sebuah hotel yang menjadi lokasi karantina di Melbourne. Pada Kamis malam kemarin, tercatat ada 13 kasus di sana yang membuat otoritas kesehatan Australia langsung mengkaji langkah respon.

    "Ini akan menjadi lockdown yang singkat untuk memutus rantai virus," ujar Perdana Menteri Negara Bagian Victoria, Daniel Andrews, Jumat, 12 Februari 2021.

    Peraturan selama lockdown berlangsung, kata Daniel Andrews, tidak akan berbeda dibanding pembatasan-pembatasan sebelumnya. Warga dilarang untuk keluar dari rumah kecuali untuk urusan yang mendesak seperti berobat atau membeli kebutuhan rumah tangga. Selain itu, event-event publik seperti pernikahan dan pesta juga dilarang.

    Event olahraga tenis, Australia Open, dipastikan Andrews tidak akan lolos dari lockdown ini. Ia memastikan event akan tetap berjalan, namun tanpa kehadiran penonton. Sebagai catatan, sebelum lockdown berlaku, jumlah penonton Australia Open pun sudah dibatasi 50 persen.

    "Kita tidak boleh menutup kemungkinan ada lebih banyak kasus COVID-19 di komunitas kita dibanding angka yang terlihat dan berkembang lebih cepat dibanding sebelum-sebelumnya," ujar Andrews menegaskan.

    Victoria adalah salah satu negara bagian yang menjalankan lokcdown panjang pada tahun lalu. Untuk lockdown COVID-19 tahun ini, PM Australia Scott Morrison mendukung penuh keputusan Andrews karena itu juga demi kepentingan warga.

    "Kita sudah berhadapan dengan wabah di Sydney dan Brisbane beberapa pekan terakhir, jadi lockdown kali ini masih langkah yang proporsional," ujar Morrison dalam kesempatan terpisah.

    Baca juga: Jelang Kejuaraan Tenis, Tak Ada Lagi Kasus COVID-19 Lokal di Australia

    ISTMAN MP | CHANNEL NEWS ASIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.