Afrika Selatan Batal Gunakan Vaksin COVID-19 AstraZeneca

Seorang petugas kesehatan berbicara dengan sukarelawan sebelum melakukan uji coba vaksin Covid-19 AstraZeneca di Wits RHI Shandukani Research Centre, Johannesburg, Afrika Selatan, 27 Agustus 2020. Vaksin yang dikembangkan bersama Universitas Oxford, telah sebagai kandidat utama dunia dan yang paling maju dalam hal pengembangan. REUTERS/Siphiwe Sibeko

TEMPO.CO, Jakarta - Afrika Selatan tak lagi menunda penggunaan vaksin COVID-19 AstraZeneca, tetapi membatalkannya. Hal tersebut menyusul hasil uji efikasi terhadap varian baru COVID-19 yang menunjukkan vaksin AstraZeneca hanya memberikan perlindungan terbatas terhadap gejala ringan dan menengah.

Meski vaksin COVID-19 AstraZeneca batal dipakai, hal itu tidak akan mengubah agenda vaksinasi. Dikutip dari kantor berita Al Jazeera, Kamis, 11 Februari 2021, Afrika Selatan akan melanjutkan kampanye vaksinasi dengan vaksin Johnson & Johnson.

"Menimbang hasil uji efikasi, kami memutuskan untuk melanjutkan vaksinasi dengan vaksin Johnson & Johnson dibanding AstraZeneca. Johnson & Johnson sudah terbuktif efektif terhadap varian 501Y.V2 (varian baru COVID-19)," ujar Menteri Kesehatan Afrika Selatan, Zweli Mkhize.

Meski memastikan agenda vaksinasi akan tetap jalan, Mkhize tidak menyebutkan kapan tepatnya hal itu akan dimulai. Apabila mengacu pada pemberitaan sebelumnya, Afrika Selatan menargetkan vaksinasi dimulai pada kuartal pertama.

Vaksin Covid-19 AstraZeneca. REUTERS/Dado Ruvic

Perihal suplai vaksin COVID-19 AstraZeneca yang sudah kadung dibeli dan dipegang, kata Mkhize, Afrika Selatan tengah mencari cara untuk menukarnya. Harapannya, penukaran bisa dilakukan sebelum April tiba. Hal itu mengingat 1 juta dosis vaksin AstraZeneca yang dipegang Afrika Selatan akan habis masa berlakunya April nanti.

"Tergantung masukan dari produsennya, kami akan menukarkan vaksin AstraZeneca sebelum masa berlakunya habis. Sudah ada beberapa negara yang menawarkan vaksin AstraZeneca kami dijual ke mereka," ujar Mkhize menegaskan.

Per berita ini ditulis, Afrika Selatan diketahui sudah mengamankan sembilan juta dosis vaksin COVID-19 Johnson & Johnson. Kesepakatan pengadaan dan pengirimannya, menurut Mkhize, akan disetujui sebentar lagi.

Dalam berbagai tes, vaksin Johson & Johnson memang lebih efektif dibanding AstraZeneca dalam menghadapi varian baru COVID-19 di Afrika Selatan. Vaksin itu bisa memberikan perlindungan 89 persen terhadap gejala berat dan 57 persen pada gejala menengah ke berat.

Baca juga: Afrika Selatan Tunda Penggunaan Vaksin COVID-19 AstraZeneca

ISTMAN MP | AL JAZEERA







Daftar 14 Samsat Keliling Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi Hari Ini

21 jam lalu

Daftar 14 Samsat Keliling Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi Hari Ini

Polda Metro Jaya membuka layanan Samsat Keliling di 14 wilayah Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jadetabek) untuk hari ini.


Kanada Hapus Aturan Covid-19 untuk Pelancong

1 hari lalu

Kanada Hapus Aturan Covid-19 untuk Pelancong

Pemerintah Kanada mengumumkan akan segera mencabut semua pembatasan perjalanan Covid-19.


Batuk Berkepanjangan, Hati-hati Gejala Long COVID-19

2 hari lalu

Batuk Berkepanjangan, Hati-hati Gejala Long COVID-19

Pakar menjelaskan batuk kronik berkepanjangan hingga beberapa bulan dapat mengindikasikan penyintas mengalami long COVID-19.


Warga China Kritisi Kebijakan Nol Covid, Dorong Keterbukaan

2 hari lalu

Warga China Kritisi Kebijakan Nol Covid, Dorong Keterbukaan

Warga China minta para ahli epidemi berbicara dan pemerintah melakukan penelitian komprehensif dan transparan untuk meninjau kebijakan nol Covid.


Pemeritah Resmi Tawarkan ORI022: Mulai dari Rp 1 Juta, Kupon 5,95 Persen

2 hari lalu

Pemeritah Resmi Tawarkan ORI022: Mulai dari Rp 1 Juta, Kupon 5,95 Persen

Pemerintah resmi membuka penawaran ORI (Obligasi Negara Ritel Indonesia) seri ORI022 mulai hari ini, Senin, 26 September 2022 pukul 09.35 WIB.


Kasus Covid-19 Hari Ini Tambah .1411 Orang, Terbanyak dari Jakarta

3 hari lalu

Kasus Covid-19 Hari Ini Tambah .1411 Orang, Terbanyak dari Jakarta

Kasus Covid-19 di Indonesia bertambah 1.411 pada hari ini. Kasus terbanyak disumbang oleh DKI Jakarta yaitu 580 orang.


CEO Pfizer Kena Covid-19 Lagi

3 hari lalu

CEO Pfizer Kena Covid-19 Lagi

CEO Pfizer Inc, Albert Bourla, pada Sabtu, 24 September 2022, mengumumkan positif Covid-19 untuk kedua kalinya.


Ketika Undangan Bela Negara Rusia untuk Orang yang Sudah Mati

4 hari lalu

Ketika Undangan Bela Negara Rusia untuk Orang yang Sudah Mati

Presiden Putin memerintahkan wajib militer bagi warga untuk berperang membela Rusia di Ukraina, tapi panggilan dinilai hanya untuk warga daerah miskin


Hong Kong Hapus Kewajiban Karantina di Hotel, Cukup Tes Antigen

5 hari lalu

Hong Kong Hapus Kewajiban Karantina di Hotel, Cukup Tes Antigen

Hong Kong akan menghapus kebijakan wajib karantina hotel Covid-19 untuk semua kedatangan mulai 26 September 2022


Jepang Longgarkan Aturan Covid-19 untuk Wilayah Perbatasan

5 hari lalu

Jepang Longgarkan Aturan Covid-19 untuk Wilayah Perbatasan

Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida pada Kamis, 22 September 2022, mengumumkan Jepang akan melonggarkan aturan Covid-19 di wilayah perbatasan