WHO Kaji Kemungkinan Pandemi COVID-19 Bermula dari Hewan Beku

Reporter:
Editor:

Istman Musaharun Pramadiba

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Thea Fischer dan Peter Ben Embarek, anggota Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yang bertugas menyelidiki asal-usul pandemi virus corona atau COVID-19 berjalan di luar Rumah Sakit Jinyintan di Wuhan, provinsi Hubei, Cina, 30 Januari 2021. REUTERS/Thomas Peter

    Thea Fischer dan Peter Ben Embarek, anggota Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yang bertugas menyelidiki asal-usul pandemi virus corona atau COVID-19 berjalan di luar Rumah Sakit Jinyintan di Wuhan, provinsi Hubei, Cina, 30 Januari 2021. REUTERS/Thomas Peter

    TEMPO.CO, Jakarta - Walau investigasinya di Wuhan tidak menghasilkan bukti kuat soal asal usul COVID-19, WHO tetap menelusuri berbagai kemungkinan lain. Pakar WHO, Peter Ben Embarek, menyatakan timnya berpotensi menulusuri dugaan wabah COVID-19 dimulai dari hewan liar yang dibekukan.

    Dugaan tersebut mengacu pada berbagai studi yang menyatakan virus COVID-19 bisa bertahan pada produk beku. Embarek berkata, dia dan tim investigasinya belum lama ini menemukan beberapa pedagang di Cina yang menjual produk dari hewan yang dibekukan, termasuk hewan liar.

    "Jadi, ada potensi kami melanjutkan investigasi dengan mengikuti petunjuk ini dan menelusuri lebih lanjut rantai pasokan serta hewan liar yang dipasok ke pasar," ujar pakar WHO itu, dikutip dari kantor berita Reuters, Selasa, 9 Februari 2021.

    Hipotesis virus COVID-19 berasal dari produk beku atau hewan yang dibekukan sudah digaungkan Cina beberapa bulan terakhir. Cina menyakini COVID-19 tidak berasal dari Wuhan, tetapi dibawa masuk ke Wuhan. Bahkan, Cina mengklaim sudah memiliki sejumlah temuan yang mendukung hipotesis itu.

    Embarek berkata, dirinya sudah mendengar hipotesis Cina tersebut. Secara teori, kata ia, virus memang bisa bertahan dalam kondisi esktrim (suhu rendah). Namun, kalaupun memang virus COVID-19 masuk ke Wuhan lewat hewan atau produk beku, hal itu belum menjawab bagaimana virus bisa masuk ke manusia dan kemudian memicu wabah.

    "Kami benar-benar belum paham apakah virusnya bisa ditransmisikan ke manusia (dari produk atau hewan beku)," ujar Embarek menegaskan.

    Liang Wannian, pakar epidemi Cina yang terlibat dalam investigasi WHO, belum memberikan komentar soal hipotesis hewan beku itu. Namun, ia berkeyakinan COVID-19 sudah ada sebelum wabahnya dimulai di Cina pada Desember 2019. Ia pun mengklaim sudah memiliki bukti-bukti awalnya. Oleh karenanya, ia mendukung adanya penelusuran lebih jauh agar dugaan itu tidak dikesampingkan begitu saja.

    "Hal itu menandakan kita tidak bisa mengesampingkan dugaan virus sudah menyebar di wilayah lain dan tidak terlaporkan," ujar Wannian soal asal usul COVID-19.

    Baca juga: WHO Gagal Temukan Asal-usul Virus COVID-19 di Wuhan

    ISTMAN MP | REUTERS



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar TNI-Polri yang Pernah Menjabat sebagai Plt Gubernur

    Penunjukan anggota TNI-Polri menjadi Plt Gubernur sudah sempat terjadi beberapa kali. Penunjukan itu diputuskan oleh Mendagri saat itu, Tjahjo Kumolo.