Dua Kapal Induk AS Gelar Latihan di Laut Cina Selatan

Reporter:
Editor:

Ahmad Faiz Ibnu Sani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesawat F/A-18F Super Hornet lepas landas dari dek penerbangan kapal induk Angkatan Laut Amerika Serikat USS Theodore Roosevelt di Laut Filipina, 18 Maret 2020. Ribuan tentara angkatan laut AS yang berada di kapal induk USS Theodore Roosevelt dievakuasi setelah ditemukan 93 pelaut positif virus Corona. Nicholas V. Huynh via REUTERS.

    Pesawat F/A-18F Super Hornet lepas landas dari dek penerbangan kapal induk Angkatan Laut Amerika Serikat USS Theodore Roosevelt di Laut Filipina, 18 Maret 2020. Ribuan tentara angkatan laut AS yang berada di kapal induk USS Theodore Roosevelt dievakuasi setelah ditemukan 93 pelaut positif virus Corona. Nicholas V. Huynh via REUTERS.

    TEMPO.CO, - Dua kapal induk Amerika Serikat menggelar latihan bersama di Laut Cina Selatan beberapa hari setelah mereka berlayar di dekat pulau-pulau yang dikuasai Cina. Aktivitas ini semakin meningkatkan ketegangan hubungan kedua negara.

    Latihan ini juga berlangsung tak lama setelah Cina mengutuk pelayaran kapal perusak USS John S McCain di dekat Kepulauan Paracel yang dikuasai Cina. AS menyebut yang dilakukannya itu adalah operasi kebebasan navigasi.

    Angkatan Laut AS mengatakan Kapal Theodore Roosevelt Carrier Strike Group dan Nimitz Carrier Strike Group sedang melakukan banyak latihan. "Yang bertujuan untuk meningkatkan interoperabilitas antara aset serta kemampuan komando dan kontrol," kata mereka dikutip dari Aljazeera, Selasa, 9 Februari 2021.

    Aktivitas kedua kapal menandai operasi kapal induk pertama AS di perairan sibuk ini sejak Juli 2020. Perairan ini menjadi jalur perdagangan global dengan nilai ekonomi mencapai US$ 5,3 triliun setiap tahun.

    AS telah membantah klaim teritorial Cina yang luas di wilayah tersebut, dan menuduhnya melakukan militerisasi Laut Cina Selatan serta mencoba mengintimidasi negara tetangga seperti Malaysia, Filipina, dan Vietnam. Ketiga negara ini memiliki klaim yang tumpang tindih dengan Cina di wilayah kaya sumber daya tersebut.

    Baca juga: Kapal Perang AS Berlayar di Kepulauan Laut Cina Selatan yang Dikontrol Cina

    "Kami berkomitmen untuk memastikan penggunaan yang sah dari laut yang dinikmati semua negara berdasarkan hukum internasional," kata Laksamana Muda Jim Kirk, komandan Nimitz Carrier Strike Group, dalam sebuah pernyataan.

    Kementerian luar negeri Beijing menanggapi pengerahan tersebut dengan mengatakan akan mengambil tindakan yang diperlukan untuk secara tegas menjaga kedaulatan dan keamanan nasional.

    Di sisi lain Cina juga meningkatkan aktivitasnya di wilayah tersebut dengan membangun pulau buatan dan mendirikan fasilitas angkatan laut dan udara di tengah protes dari tetangganya. Bahkan pada bulan lalu mereka mengeluarkan undang-undang yang mengizinkan penjaga pantainya menembaki kapal asing di Laut Cina Selatan.

    Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken pada Jumat pekan lalu mengatakan kepada Yang Jiechi, seorang pejabat senior Cina, bahwa negaranya akan meminta pertanggungjawaban Beijing atas upayanya mengancam stabilitas di Indo-Pasifik, termasuk di seberang Selat Taiwan, dan merusak sistem internasional berbasis aturan.

    ALJAZEERA

    https://www.aljazeera.com/news/2021/2/9/two-us-carrier-groups-conduct-exercises-in-south-china


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.