Kapal Selam Jepang Menabrak Kapal Komersial Saat Hendak Muncul ke Permukaan

Reporter:
Editor:

Ahmad Faiz Ibnu Sani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Angkatan Laut Pasukan Bela Diri Jepang berencana memiliki 12 kapal selam kelas Shoryu. Kapal selam kesebelas dan dua belas akan memiliki ketahanan di bawah air yang lebih lama karena menggunakan bateri lithium-ion. korablleu

    Angkatan Laut Pasukan Bela Diri Jepang berencana memiliki 12 kapal selam kelas Shoryu. Kapal selam kesebelas dan dua belas akan memiliki ketahanan di bawah air yang lebih lama karena menggunakan bateri lithium-ion. korablleu

    TEMPO.CO, - Kementerian Pertahanan Jepang mengatakan kapal selam Soryu bertabrakan dengan kapal komersial Ocean Artemis saat muncul di lepas pantai Pasifik, kemarin. Kecelakaan itu terjadi di lepas pulau utama Shikoku di Jepang selatan.

    Kapal selam Soryu itu menggores lambung kapal saat muncul ke permukaan. "Sangat disayangkan kapal selam MSDF bertabrakan dengan sebuah kapal komersial," kata Menteri Pertahanan Jepang Nobuo Kishi dikutip dari CNN, Selasa, 9 Februari 2021.

    Tiga awak kapal selam menderita luka ringan. Gambar dari Penjaga Pantai Jepang menunjukkan kapal itu mengalami kerusakan di bagian yang mirip sayap di menara komando.

    Kementerian Pertahanan mengatakan, peralatan komunikasi di kapal selam itu rusak meski masih bisa dioperasikan.

    Sementara itu, kapal induk Ocean Artemis yang terdaftar di Hong Kong dilaporkan tidak mengalami kerusakan.

    Soryu adalah kapal selam Jepang bertenaga diesel listrik yang pertama di kelasnya. Kapal ini berbobot sekitar 3 ribu ton dan memiliki awak sekitar 65 orang.

    Bradley Martin, seorang analis RAND Corp dan mantan kapten Angkatan Laut AS yang menganalisis gambar kerusakan, mengatakan dampaknya akan membatasi kemampuan kapal selam.

    "Saya tidak akan menyebut kerusakan itu kecil. Kapal selam tidak bisa menyelam dan tidak bisa berkomunikasi," kata Martin melalui email kepada CNN.

    Baca juga: Inggris Mau Ambil Alih Pabrik Baja Tertua untuk Bangun Kapal Selam Nuklir

    Insiden itu terjadi hampir 20 tahun setelah kapal selam bertenaga nuklir AS secara tidak sengaja menabrak dan menenggelamkan kapal penangkap ikan Jepang hingga menewaskan sembilan orang, termasuk empat siswa sekolah menengah, di dekat Honolulu.

    Saat itu USS Greeneville sedang melakukan demonstrasi darurat di permukaan untuk tamu sipil di atas kapal ketika kapal tersebut berada di bawah kapal Jepang, Ehime Maru, pada 9 Februari 2001. Kapal pelatihan perikanan, yang membawa siswa dan guru dari sebuah sekolah menengah perikanan di Uwajima, Jepang, tenggelam dalam beberapa menit. Penyelam berhasil menyelamatkan 26 orang.

    Angkatan Laut AS membayar total US$ 16,5 juta sebagai kompensasi kepada para korban dan keluarga mereka yang terbunuh. Komandan kapal selam, Scott Waddle, dinyatakan bersalah karena melalaikan tugas dan lalai membahayakan kapal oleh penyelidikan pengadilan militer dan dipaksa untuk pensiun.

    CNN 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jadwal Imsakiyah dan Puasa Ramadhan 1442 H - 2021 M

    Ini jadwal puasa dan imsakiyah Ramadhan 1442 H yang jatuh pada 13 April hingga 12 Mei 2021, Idul Fitri 1 Syawal 1442 H jatuh pada 13 Mei 2021.