Joe Biden Ogah Cabut Sanksi Sebelum Iran Patuhi Perjanjian Nuklir

Presiden AS Joe Biden menandatangani perintah eksekutif yang mencabut larangan Presiden Trump terhadap orang transgender yang bertugas di militer, saat ia bertemu dengan Menteri Pertahanan AS yang baru Lloyd Austin di Oval Office di Gedung Putih di Washington, AS, 25 Januari 2021.[REUTERS / Kevin Lamarque]

TEMPO.CO, - Presiden Joe Biden mengatakan Amerika Serikat tidak akan mencabut sanksi terhadap Iran sebelum negara itu kembali mematuhi kesepakatan nuklir 2015 (JCPOA). 

Dalam wawancaranya dengan CBS News, Joe Biden ditanya apakah Washington akan mencabut sanksi agar Iran setuju kembali ke kesepakatan nuklir 2015. Namun ia membantahnya. "Tidak," jawab Biden, menurut klip wawancara yang diunggah pada Ahad seperti dikutip dari Aljazeera, Senin, 8 Februari 2021.

Pada Ahad kemarin, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mendesak Amerika Serikat menghapus sanksinya jika ingin negaranya kembali patuh pada perjanjian nuklir. “Jika mereka ingin Iran kembali ke komitmen JCPOA, AS harus sepenuhnya mencabut sanksi. Dan tidak hanya secara lisan, di atas kertas. Mereka harus mencabut sanksi dalam tindakan dan kami akan memverifikasi itu," ucap dia.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif mendesak Amerika Serikat segera mencabut sanksinya. Alasannya Iran memiliki undang-undang yang mewajibkan pemerintah untuk meningkatkan kapasitas nuklirnya paling lambat pada 21 Februari. Selain itu, pemilihan presiden pada Juni dinilai bisa mempersulit kembalinya diplomasi.

Baca juga: Ayatollah Ali Khamenei: AS Cabut Sanksi Dulu Sebelum ke Perjanjian Nuklir Iran

Seorang pejabat senior pemerintahan Joe Biden mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa tidak ada yang berubah dalam posisi AS dalam hal ini. "Amerika Serikat ingin Iran kembali mematuhi. komitmen JCPOA dan jika demikian, Amerika Serikat akan melakukan hal yang sama," kata pejabat itu.

Seperti diketahui, selama kampanye pemilihan presiden 2020, Joe Biden mengatakan akan membawa Amerika Serikat kembali ke kesepakatan nuklir serta dan membuat Iran kembali patuh.

ALJAZEERA

Sumber:

https://www.aljazeera.com/news/2021/2/7/us-wont-lift-iran-sanctions-until-nuclear-deal-compliance-biden






Biden Ingatkan Badai Ian Bisa Jadi Sejarah Mematikan di Florida

1 jam lalu

Biden Ingatkan Badai Ian Bisa Jadi Sejarah Mematikan di Florida

Presiden AS Joe Biden memperingatkan ancaman badai Ian yang menerjang Florida.


China Terbitkan Sertifikat Jet C919, Pesaing Airbus A320neo dan Boeing 737 MAX?

4 jam lalu

China Terbitkan Sertifikat Jet C919, Pesaing Airbus A320neo dan Boeing 737 MAX?

Pihak berwenang di China memberikan sertifikat pesawat jet penumpang produksi lokal C919, sekelas Airbus A320neo dan Boeing 737 MAX.


Demo Iran Dukung Mahsa Amini Kian Panas, 83 Pengunjuk Rasa Tewas

7 jam lalu

Demo Iran Dukung Mahsa Amini Kian Panas, 83 Pengunjuk Rasa Tewas

Demo Iran terkait kematian Mahsa Amini terus terjadi di sejumlah kota besar. Iran menuduh Barat mendalangi unjuk rasa.


Solidaritas Mahsa Amini, Tim Sepak Bola Iran Pakai Jaket Hitam saat Lagu Kebangsaan

22 jam lalu

Solidaritas Mahsa Amini, Tim Sepak Bola Iran Pakai Jaket Hitam saat Lagu Kebangsaan

Tim sepak bola Iran menolak melepas jaket hitam saat mendengarkan lagu kebangsaan dalam pertandingan pra-Piala Dunia sebagai dukungan bagi Mahsa Amini


AS Buka Pintu Lebar-lebar untuk Warga Rusia yang Ingin Eksodus

1 hari lalu

AS Buka Pintu Lebar-lebar untuk Warga Rusia yang Ingin Eksodus

AS menyambut dengan tangan terbuka warga Rusia yang ingin meninggalkan negaranya.


Wapres AS Kamala Harris Mendarat di Korea Selatan, Sehari Setelah Korut Uji Coba Rudal

1 hari lalu

Wapres AS Kamala Harris Mendarat di Korea Selatan, Sehari Setelah Korut Uji Coba Rudal

Korea Utara melakukan uji coba rudal sehari sebelum Wapres Amerika Serikat Kamala Harris tiba di Korea Selatan.


Presiden Iran: Kematian Mahsa Amini Insiden Tragis, tapi Kekacauan Tak Bisa Diterima

1 hari lalu

Presiden Iran: Kematian Mahsa Amini Insiden Tragis, tapi Kekacauan Tak Bisa Diterima

Raisi mengatakan, kematian Mahsa Amini meninggalkan kesedihan bagi Iran, namun kekacauan akibat protes yang dipicu olehnya tidak dapat diterima.


Badai Ian di Florida Sebabkan Kapal Migran Kuba Tenggelam, 20 Orang Hilang

1 hari lalu

Badai Ian di Florida Sebabkan Kapal Migran Kuba Tenggelam, 20 Orang Hilang

Sebuah kapal migran dari Kuba telah tenggelam karena Badai Ian di Florida, Amerika Serikat.


Demo Iran Rusuh, Putri Mantan Presiden Ditangkap

1 hari lalu

Demo Iran Rusuh, Putri Mantan Presiden Ditangkap

Iran menangkap putri eks Presiden Ali Akbar Hashemi Rafsanjani dalam demo untuk menduku Mahsa Amini.


Mike Pompeo Kasih Saran Amerika soal Cina

1 hari lalu

Mike Pompeo Kasih Saran Amerika soal Cina

Mike Pompeo memberikan masukan ke Amerika soal bagaimana menghadapi Cina.