Lockdown Bakal Diperpanjang, Warga Swiss Unjuk Rasa

Sekitar 500 demonstran di Zug, Swiss pada Sabtu, 6 Februari 2021, melakukan aksi jalan untuk memprotes aturan yang ditujukan untuk membatasi penyebaran wabah virus corona. sumber: Reuters

TEMPO.CO, Jakarta - Sekitar 500 demonstran di Zug, Swiss pada Sabtu, 6 Februari 2021, melakukan aksi jalan untuk memprotes lockdown, aturan yang ditujukan untuk membatasi penyebaran wabah virus corona. Demonstran kompak menggunakan APD sambil meneriakkan slogan-slogan dystopia yang memperlihatkan ketidaksukaan mereka pada aturan Covid-19.

Demonstrasi tersebut mengingatkan pada aksi protes di Ibu Kota Wina, Austria, dimana ribuan orang menentang negara itu melakukan pengetatan lockdown. Demonstran tampak melawan aparat kepolisian dalam aksi tersebut.

Baca juga: Penjualan Mainan Seks di Eropa Melonjak Saat Pandemi

Sekitar 500 demonstran di Zug, Swiss pada Sabtu, 6 Februari 2021, melakukan aksi jalan untuk memprotes aturan yang ditujukan untuk membatasi penyebaran wabah virus corona. Sumber: Reuters 

Pembatasan ruang gerak masyarakat tidak seketat Jerman, Austria dan Italia. Di Swiss, restoran dan toko-toko non-sembako harus tutup, namun area permainan ski masih diperbolehkan buka.      

Unjuk rasa di Zug diawasi oleh aparat kepolisian, namun tidak mengintervensi demonstran yang memenuhi stasiun kereta dan bergerak menuju pusat kota Zug. Zug dikenal sebagai tempat perusahaan-perusahaan cangkang dan tarif pajak, yang menarik.

“Memakai masker adalah sebuah perbudakan modern,” demikian diteriakkan salah seorang demonstran dengan pengeras suara.

Demonstran lain mengatakan warga negara adalah pihak yang memegang kendali dan negara harus ada untuk melayani warga negaranya. Seorang lansia perempuan yang tidak mau dipublikasi namanya mengatakan dia ikut berunjuk rasa demi generasi berikutnya.

“Saya seorang nenek. Saya tidak mau cucu saya tumbuh dalam dunia yang penuh larangan,” kata demonstran tersebut.

  

Di Swiss, kasus-kasus Covid-19 sudah turun sejak puncaknya pada akhir tahun lalu. Pada Jumat, 5 Februari 2021, ada lebih dari 1.500 kasus baru positif Covid-19.

Sejak awal pandemi Covid-19, di Swiss sudah ada lebih dari 530 ribu kasus infeksi virus corona. Dari jumlah itu, hampir 9 ribu kasus berujung dengan kematian.

Sebelumnya pada akhir pekan lalu Menteri Kesehatan Swiss Alain Berset mengatakan pemerintah berencana memperpanjang larangan (lockdown) setidaknya sampai akhir bulan ini dan mungkin saja bisa diperpanjang lagi mengingat varian baru Covid-19 semakin menyebar.

Sumber: https://www.reuters.com/article/us-health-coronavirus-swiss-protests/swiss-march-in-lakeside-tax-haven-to-protest-covid-19-lockdown-idUSKBN2A60NK






Malaysia Cabut Wajib Masker di Pesawat

6 jam lalu

Malaysia Cabut Wajib Masker di Pesawat

Kementerian Kesehatan Malaysia mengeluarkan kebijakan baru tidak lagi mewajibkan penumpang menggunakan masker dalam pesawat terbang.


Dukung Mahsa Amini, Angelina Jolie: Perempuan Iran Tak Butuh Polisi Moral dan Pikiran Dikontrol

7 jam lalu

Dukung Mahsa Amini, Angelina Jolie: Perempuan Iran Tak Butuh Polisi Moral dan Pikiran Dikontrol

Angelina Jolie menuturkan, perempuan Iran membutuhkan kebebasan dirinya sebagai orang yang merdeka dan hidup tanpa kekerasan.


Sri Mulyani: Luka yang Disebabkan Pandemi Covid-19 ke Ekonomi Sangat Dalam

10 jam lalu

Sri Mulyani: Luka yang Disebabkan Pandemi Covid-19 ke Ekonomi Sangat Dalam

Sri Mulyani menjelaskan, masalah utama pandemi Covid-19 adalah terancamnya jiwa manusia.


Selalu Waspada Covid-19, Perhatikan Beda Gejala Batuk dan Flu Biasa

15 jam lalu

Selalu Waspada Covid-19, Perhatikan Beda Gejala Batuk dan Flu Biasa

Covid-19 dan flu memiliki gejala yang serupa, namun terdapat perbedaan antara keduanya. Perlu memperhatikan perbedaannya.


Tindak Represif Iran Tak Bisa Hentikan Demo Kematian Mahsa Amini

1 hari lalu

Tindak Represif Iran Tak Bisa Hentikan Demo Kematian Mahsa Amini

Protes atas kematian wanita muda Iran, Mahsa Amini, masih berkecamuk. Korban tewas dan luka terus berjatuhan


Daftar 14 Samsat Keliling Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi Hari Ini

1 hari lalu

Daftar 14 Samsat Keliling Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi Hari Ini

Polda Metro Jaya membuka layanan Samsat Keliling di 14 wilayah Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jadetabek) untuk hari ini.


Kanada Hapus Aturan Covid-19 untuk Pelancong

2 hari lalu

Kanada Hapus Aturan Covid-19 untuk Pelancong

Pemerintah Kanada mengumumkan akan segera mencabut semua pembatasan perjalanan Covid-19.


Unjuk Rasa Peringati Hari Tani Nasional, Sekjen KPA: Masih Banyak Tanah Adat Dirampas

2 hari lalu

Unjuk Rasa Peringati Hari Tani Nasional, Sekjen KPA: Masih Banyak Tanah Adat Dirampas

Gabungan elemen masyarakat berunjuk rasa memperingati puncak Hari Tani Nasional di depan Gedung DPR RI, Selasa siang, 27 September 2022.


Massa Buruh dan Petani Geruduk DPR Tuntut Pelaksanaan Reforma Agraria

2 hari lalu

Massa Buruh dan Petani Geruduk DPR Tuntut Pelaksanaan Reforma Agraria

Massa buruh, petani dan nelayan yang tergabung dalam Komite Nasional Pembaruan Agraria menggelar demonstrasi di Gedung DPR.


Puncak Peringatan Hari Tani Nasional, 5 Ribu Orang Akan Berunjuk Rasa di DPR Siang Ini

2 hari lalu

Puncak Peringatan Hari Tani Nasional, 5 Ribu Orang Akan Berunjuk Rasa di DPR Siang Ini

Masyarakat dari 130 organisasi dari Komite Nasional Pembaruan Agraria (KNPA) akan menggelar demo puncak Hari Tani Nasional (HTN), Selasa siang ini.