Gara-gara Ucapan Seksis Ketua Komitenya, Olimpiade Tokyo Kena Masalah

Ketua Komite Olimpiade Tokyo 2020 Yoshiro Mori melambaikan tangan dalam seremoni penerimaan api olimpiade di pangkalan udara Matsushima, Jepang, 20 Maret 2020. REUTERS/Issei Kato

TEMPO.CO, Jakarta - Ucapan seksis Presiden Komite Penyelenggara Olimpiade Tokyo Yoshiro Mori membuat event olahraga akbar itu jadi kena masalah. Gubernur Tokyo, Yuriko Koike, berkata bahwa citra Olimpiade Tokyo menjadi dipertanyakan begitu Mori mengeluarkan komentar yang pada intinya merendahkan perempuan.

Koike menambahkan, kantornya pun menerima banyak aduan soal Olimpiade Tokyo dengan kebanyakan keluhan spesifik menyasar Mori. Dengan Olimpiade Tokyo sudah didera masalah pelaksanaan yang tertunda, Ia menganggap apa yang dilakukan Mori merepotkan komitenya sendiri.

"Misi dari komite penyelenggara dan pemerintah kota (Tokyo) adalah menyiapkan event olahraga ini agar seaman mungkin. Sekarang kita menghadapi masalah serius," ujar Koike, dikutip dari Channel News Asia, Jumat, 5 Februari 2021.

Diberitakan sebelumnya, dalam rapat Komite Penyelenggara Olimpiade Tokyo, Mori mengeluh perempuan terlalalu banyak bicara. Menurutnya, jika dalam sebuah rapat ada banyak perempuan, maka rapat itu akan berlarut-larut karena para peserta perempuan akan berbicara panjang lebar.

Dalam waktu singkat, komentar seksis Mori menimbulkan kegemparan di Jepang. Netizen menganggap komentarnya tidak pantas dan mendesaknya untuk mundur. Mereka juga meminta para sponsor Olimpiade untuk meninjau kembali keterlibatan mereka jika Mori tidak mundur.

Seorang pria memakai masker pelindung di tengah wabah COVID-19 di depan arena Olimpiade raksasa di Tokyo, Jepang, 13 Januari 2021. Belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Jepang atau pun penyelenggara ajang itu. Presiden IOC, Thomas Bach, sebelumnya sempat menyatakan bahwa Olimpiade Tokyo masih sesuai jadwal dan mereka tak menyiapkan rencana cadangan. REUTERS/Kim Kyung-Hoon

Mori sudah meminta maaf atas ucapannya. Ia bahkan mengaku dirinya kena teguran istri, anaknya, dan cucu perempuannya. Namun, ia menyatakan tidak akan mundur dari jabatannya.

Koike melanjutkan, dirinya masih terheran heran dengan pernyataan Mori. Menurutnya, Mori tidak sepantasnya membuat pernyataan seksi di tengah banyaknya masalah yang harus dihadapi panitia OIimpiade Tokyo. Walau begitu, Koike mengatakan bahwa Mori sudah meminta maaf kepadanya.

"Komite Olimpiade adalah organisasi yang besar, bersejarah, dan membutuhkan banyak kemampuan negosiasi. Nah, perihal siapa yang pantas mengisi kursi pemimpinnya, biarkan mereka yang memutuskan," ujar Koike soal perlu atau tidaknya Mori mundur.

Di dalam Komite Penyelenggara Olimpiade Tokyo, komentar Mori juga mendapat cibiran staf-stafnya, terutama perempuan. Salah satu staf, yang enggan disebutkan namanya, menyebut pernyataan Mori sebagai adalah potret tantangan yang dihadapi perempuan Jepang tiap harinya.

"Pria tua dengan pemikiran yang usang terus memegang tampuk kepemimpinan dan menjadi pengambil keputusan. Sayangnya, tekanan sosial melarang perempuan untuk mengeluhkan ketidaksetaraan. Hal itu membuat kasus seksisme kemarin makin terasa nyata," ujar staf Olimpiade Tokyo terkait.

Baca juga: Beri Komentar Seksis, Presiden Komite Olimpiade Tokyo Dimarahi Netizen dan Istri

ISTMAN MP | CHANNEL NEWS ASIA

https://www.channelnewsasia.com/news/sport/tokyo-governor-says-olympics-facing--major-issue--after-mori-s-sexist-remarks-14120010






Jepang Jadi Negara dengan IQ Tertinggi di Dunia, Bagaimana Indonesia?

21 jam lalu

Jepang Jadi Negara dengan IQ Tertinggi di Dunia, Bagaimana Indonesia?

World Population Review tahun ini kembali melakukan pemeringkatan skor IQ ratusan negara di dunia. Bagaimana dengan Indonesia?


Bertemu Dubes Jepang, Menhub Minta Percepatan Kerja Sama Proyek Proving Ground

1 hari lalu

Bertemu Dubes Jepang, Menhub Minta Percepatan Kerja Sama Proyek Proving Ground

Menteri Perhubungan atau Menhub Budi Karya Sumadi bertemu dengan Duta Besar Jepang untuk Indonesia Kanasugi Kenji. Apa saja yang dibahas?


Hal yang Perlu Diketahui Wisatawan Sebelum Berlibur ke Jepang

1 hari lalu

Hal yang Perlu Diketahui Wisatawan Sebelum Berlibur ke Jepang

Jepang sudah mempublikasi panduan untuk para wisatawan dengan memberlakukan bebas visa mulai dari 11 Oktober 2022.


Inilah 10 Daftar Negara dengan IQ Tertinggi di Dunia

1 hari lalu

Inilah 10 Daftar Negara dengan IQ Tertinggi di Dunia

World Population Review menyusun daftar IQ berdasarkan beberapa studi intelijen dunia yang paling terkenal dan dipublikasikan secara luas.


Piala Asia Futsal 2022: Ini Strategi Jepang Hadapi Timnas Indonesia

1 hari lalu

Piala Asia Futsal 2022: Ini Strategi Jepang Hadapi Timnas Indonesia

Timnas Indonesia akan menjalani laga perempat final melawan Jepang di Piala Asia Futsal 2022.


Nissan dan Mitsubishi Berkolaborasi Hadirkan Mobil Listrik, Harganya Rp 250 Jutaan

1 hari lalu

Nissan dan Mitsubishi Berkolaborasi Hadirkan Mobil Listrik, Harganya Rp 250 Jutaan

Nissan dan Mitsubishi berkolaborasi untuk memproduksi mobil listrik atau Kei Car dengan tenaga listrik untuk pasar Jepang.


Jepang Beri Bebas Visa untuk Wisatawan dari 68 Negara, termasuk Indonesia

2 hari lalu

Jepang Beri Bebas Visa untuk Wisatawan dari 68 Negara, termasuk Indonesia

Wisatawan dari 68 negara yang ingin memasuki Jepang untuk kunjungan jangka pendek tidak perlu lagi mengajukan visa.


Inoki, Politisi dan Pegulat Jepang yang Pernah Tantang Ali, Meninggal

4 hari lalu

Inoki, Politisi dan Pegulat Jepang yang Pernah Tantang Ali, Meninggal

Antonio Inoki, bintang gulat Jepang, politisi, dikenal luas karena melawan petinju legendaris Muhammad Ali, meninggal karena sakit langka


Kawasan Jajanan Kya-kya, Surabaya, Sudah Dikenal Sejak Masa SriwiJaya

4 hari lalu

Kawasan Jajanan Kya-kya, Surabaya, Sudah Dikenal Sejak Masa SriwiJaya

Kya-Kya didirikan pada 31 Mei 2003, di hari ulang tahun Surabaya. Masyarakat menyukainya, namun hanya bertahan lima tahun. Kini Kya-kya dibuka lagi.


Jepang Akan Legalkan Ganja untuk Medis

5 hari lalu

Jepang Akan Legalkan Ganja untuk Medis

Pemerintah Jepang kemungkinan akan melegalkan ganja untuk kepentingan pengibatan.