Kembali Protes, Petani India Gelar Aksi Mogok Makan

Para petani meneriakkan slogan di lokasi protes selama pemogokan nasional menentang RUU pertanian yang baru disahkan di perbatasan Singhu dekat Delhi, India, 8 Desember 2020. Pengesahan RUU Pertanian baru membuat para petani India geram. Mereka mengatakan aturan baru akan membuat nasib mereka lebih buruk, di mana akan mempermudah perusahaan untuk mengeksploitasi pekerja pertanian. REUTERS/Danish Siddiqui

TEMPO.CO, - Para petani di India memulai aksi mogok makan sebagai protes terhadap undang-undang pertanian yang baru. Aksi ini melanjutkan unjuk rasa yang berujung pada bentrokan dengan pihak berwenang pekan lalu.

Para pemimpin koalisi petani mengatakan aksi mogok makan dilakukan hari ini, Sabtu, 30 Januari 2021, bertepatan dengan peringatan kematian Mahatma Gandhi. Mereka ingin menunjukkan kepada orang India bahwa para petani yang berunjuk rasa adalah orang-orang yang cinta damai.

“Gerakan petani damai dan akan damai,” kata Darshan Pal, pemimpin kelompok serikat tani Samyukt Kisan Morcha, dikutip dari Reuters.

“Acara pada 30 Januari akan diselenggarakan untuk menyebarkan nilai-nilai kebenaran dan non-kekerasan," ucap dia.

Baca juga: Unjuk Rasa Ribuan Petani di India Berakhir Ricuh

Sebelumnya, ribuan petani berunjuk rasa di New Delhi bertepatan dengan perayaan Hari Republik, pekan lalu. Mereka menuju ke ibu kota dengan menggunakan traktor masing-masing sehingga menyebabkan kemacetan di jalan-jalan utama.

Namun arade traktor itu berubah menjadi kekerasan ketika beberapa pengunjuk rasa menyimpang dari rute yang telah disepakati sebelumnya. Mereka merobohkan barikade dan bentrok dengan polisi. Satu orang tewas dan ratusan lainnya luka akibat peristiwa ini.

Massa menilai undang-undang pertanian yang baru hanya menguntungkan perusahaan besar dan merugikan para petani kecil. Berdasarkan data pemerintah, setengah dari 1,3 miliar penduduk India berprofesi sebagai petani.

Sebelas perundingan antara serikat petani dan pemerintah India gagal memecah kebuntuan. Pemerintah telah menawarkan untuk menangguhkan undang-undang tersebut selama 18 bulan, tetapi para petani menuntut dibatalkan.

REUTERS

https://www.reuters.com/article/idUSKBN29Z08R?il=0






Dukung Mahsa Amini, Angelina Jolie: Perempuan Iran Tak Butuh Polisi Moral dan Pikiran Dikontrol

2 jam lalu

Dukung Mahsa Amini, Angelina Jolie: Perempuan Iran Tak Butuh Polisi Moral dan Pikiran Dikontrol

Angelina Jolie menuturkan, perempuan Iran membutuhkan kebebasan dirinya sebagai orang yang merdeka dan hidup tanpa kekerasan.


Menang Lotre Rp 4,7 M, Pria di India Pusing Banyak Tetangga Mau Utang

6 jam lalu

Menang Lotre Rp 4,7 M, Pria di India Pusing Banyak Tetangga Mau Utang

Seorang pria di India menyesali keberuntungannya setelah menang lotre Rp 4,7 miliar.


Puan Tanam Padi dan Borong Sayur di Bali

19 jam lalu

Puan Tanam Padi dan Borong Sayur di Bali

Puan berdialog dengan warga setelah melakukan kegiatan di sawah.


Tindak Represif Iran Tak Bisa Hentikan Demo Kematian Mahsa Amini

1 hari lalu

Tindak Represif Iran Tak Bisa Hentikan Demo Kematian Mahsa Amini

Protes atas kematian wanita muda Iran, Mahsa Amini, masih berkecamuk. Korban tewas dan luka terus berjatuhan


India Bekukan Kelompok Islam PFI, Dituding Lakukan Terorisme

1 hari lalu

India Bekukan Kelompok Islam PFI, Dituding Lakukan Terorisme

Pemerintah India membekukan kelompok Islam Popular Front of India (PFI) dan afiliasinya karena dinilai terlibat "terorisme"


Sidang Kasus HAM Berat Paniai, Saksi: Massa Memaksa Masuk Koramil, 3 Warga Tewas

1 hari lalu

Sidang Kasus HAM Berat Paniai, Saksi: Massa Memaksa Masuk Koramil, 3 Warga Tewas

Sidang kasus HAM berat Paniai di PN Makassar digelar hari ini . Agendanya pemeriksaan saksi-saksi, dengan terdakwa Mayor (Purn) Isak Sattu.


Unjuk Rasa Peringati Hari Tani Nasional, Sekjen KPA: Masih Banyak Tanah Adat Dirampas

1 hari lalu

Unjuk Rasa Peringati Hari Tani Nasional, Sekjen KPA: Masih Banyak Tanah Adat Dirampas

Gabungan elemen masyarakat berunjuk rasa memperingati puncak Hari Tani Nasional di depan Gedung DPR RI, Selasa siang, 27 September 2022.


Massa Buruh dan Petani Geruduk DPR Tuntut Pelaksanaan Reforma Agraria

2 hari lalu

Massa Buruh dan Petani Geruduk DPR Tuntut Pelaksanaan Reforma Agraria

Massa buruh, petani dan nelayan yang tergabung dalam Komite Nasional Pembaruan Agraria menggelar demonstrasi di Gedung DPR.


Apple Mulai Produksi iPhone 14 di India Tak Lama Setelah Diluncurkan

2 hari lalu

Apple Mulai Produksi iPhone 14 di India Tak Lama Setelah Diluncurkan

Batch pertama unit iPhone 14 buatan India diperkirakan akan diluncurkan akhir tahun ini.


Puncak Peringatan Hari Tani Nasional, 5 Ribu Orang Akan Berunjuk Rasa di DPR Siang Ini

2 hari lalu

Puncak Peringatan Hari Tani Nasional, 5 Ribu Orang Akan Berunjuk Rasa di DPR Siang Ini

Masyarakat dari 130 organisasi dari Komite Nasional Pembaruan Agraria (KNPA) akan menggelar demo puncak Hari Tani Nasional (HTN), Selasa siang ini.