Bangladesh Lanjutkan Pemindahan Ribuan Pengungsi Rohingya ke Pulau Terpencil

Puluhan warga Rohingya berada diatas kapal saat akan dipindahkan ke pulau Bhasan Char dekat Chattogram, Bangladesh, 29 Desember 2020. Bangladesh meyakinkan hanya mengirimkan orang-orang yang mau direlokasi, kendati relokasi diperlukan untuk mengurangi kepadatan di kamp-kamp pengungsian yang dihuni oleh lebih dari satu juta etnis Rohingya. REUTERS/Mohammad Ponir Hossain

TEMPO.CO, - Komodor Angkatan Laut Bangladesh Abdullah Al Mamun Chowdhury mengatakan pemerintahnya akan pemindahan 2-3 ribu pengungsi Rohingya ke pulau terpencil di Teluk Benggala pekan ini.

"Kemungkinan besar, mereka akan dibawa ke Chittagong besok dan keesokan harinya, mereka akan dikirim ke (pulau) Bhasan Char dari sana," katanya dikutip dari Reuters, Rabu, 27 Januari 2021.

Bangladesh merelokasi sekitar 3.500 pengungsi Rohingya ke pulau Bhasan Char sejak awal Desember dari kamp pengungsian di Cox's Bazar yang dianggap sudah sesak. Menurut pemerintah Bangladesh ada satu juta pengungsi tinggal di sana. Kepadatan yanh berlebih memicu tindakan kriminal.

Pulau Bhasan Char berjarak beberapa jam dari pelabuhan terdekat di Chittagong jika menggunakan perahu. Etnis Rohingya, kelompok minoritas yang melarikan diri dari kekerasan di Myanmar yang mayoritas beragama Buddha, tidak diizinkan keluar dari sana tanpa izin pemerintah.

Baca juga: Bersiap Gelombang Kedua Relokasi Pengungsi Rohingya

Kelompok pemerhati hak asasi manusia mengeluhkan rencana ini lantaran pulau tersebut rentan terjadi badai dan banjir.

Namun Chowdhury menepis kabar rawan banjir itu. Ia menjelaskan di sana ada tanggul setinggi 2 meter sepanjang 12 kilometer untuk melindungi pulau. Selain itu ada rumah-rumah yang bisa menampung hingg 100 ribu orang serta fasilitas seperti pusat badai dan rumah sakit.

Kelompok advokasi Refugees International yang berbasis di Amerika Serikat mengatakan rencana pemindahan ini tidak manusiawi. Sementara Fortify Rights Group mengatakan relokasi harus dihentikan karena dilakukan dengan paksaan.

Pemerintah Bangladesh mengatakan pengungsi secara sukarela menyatakan ingin direlokasi. Namun beberapa pengungsi dari kelompok pertama yang pergi ke sana pada awal Desember disebut-sebut telah berbicara tentang pemaksaan.

REUTERS

https://www.reuters.com/article/idUSKBN29W1MR?il=0






Sempat Terlunta-lunta di Thailand, Ratu Kecantikan Myanmar Dapat Suaka di Kanada

1 hari lalu

Sempat Terlunta-lunta di Thailand, Ratu Kecantikan Myanmar Dapat Suaka di Kanada

Mantan ratu kecantikan Myanmar itu telah terlunta-lunta sejak 21 September di Thailand.


Angelina Jolie Kunjungi Korban Banjir Pakistan, Berikut 5 Aksi Kemanusiaannya

5 hari lalu

Angelina Jolie Kunjungi Korban Banjir Pakistan, Berikut 5 Aksi Kemanusiaannya

Angelina Jolie seorang aktris yang aktif dalamberbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan. Ia utusan khusus UNHCR yang menangani pengungsi di dunia.


Amerika Gelontorkan Rp 2,5 Triliun untuk Bantu Etnis Rohingya

5 hari lalu

Amerika Gelontorkan Rp 2,5 Triliun untuk Bantu Etnis Rohingya

Total bantuan AS dalam menanggapi Krisis Pengungsi Rohingya telah mencapai hampir US$1,9 miliar (Rp 28 triliun) sejak Agustus 2017.


Jepang Setop Kerja Sama Beri Pelatihan Militer ke Myanmar

5 hari lalu

Jepang Setop Kerja Sama Beri Pelatihan Militer ke Myanmar

Akibat eksekusi junta militer terhadap aktivis pro-demokrasi, Jepang menghentikan pemberian latihan militer untuk Myanmar.


Retno Marsudi Menyoroti Krisis Rohingya Makin Memburuk

5 hari lalu

Retno Marsudi Menyoroti Krisis Rohingya Makin Memburuk

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi melihat penyelesaian krisis Rohingya ini dipersulit oleh situasi di Myanmar.


Menlu ASEAN Bertemu di New York Bahas Persiapan KTT

5 hari lalu

Menlu ASEAN Bertemu di New York Bahas Persiapan KTT

Para menteri luar negeri ASEAN bertemu di sela-sela Sidang Umum ke-77 PBB di New York untuk membahas persiapan KTT November 2022


Retno Marsudi dan Antonio Guterres Bahas Myanmar

9 hari lalu

Retno Marsudi dan Antonio Guterres Bahas Myanmar

Retno Marsudi membahas soal krisis di Myanmar dalam pertemuan dengan Antonio Guterres di New York.


Pemakaman Ratu Elizabeth II: Berikut Daftar Undangan, Siapa yang Tidak Diundang?

11 hari lalu

Pemakaman Ratu Elizabeth II: Berikut Daftar Undangan, Siapa yang Tidak Diundang?

Pemakaman Ratu Elizabeth II pada 19 September nanti akan dihadiri 2.200 orang. Berikut daftar undangan, tapi siapa yang tak diundang?


PBB: Facebook Serahkan Jutaan Data Dugaan Kejahatan Perang Myanmar

15 hari lalu

PBB: Facebook Serahkan Jutaan Data Dugaan Kejahatan Perang Myanmar

Facebook telah menyerahkan jutaan item yang dapat mendukung tuduhan kejahatan perang dan genosida yang terjadi di Myanmar pada tahun 2017 terhadap Rohingya


Sri Lanka Bangkrut Tak Mampu Bayar Utang, Cek Bagaimana Indonesia Mengelola Utang

21 hari lalu

Sri Lanka Bangkrut Tak Mampu Bayar Utang, Cek Bagaimana Indonesia Mengelola Utang

Supaya tidak seperti Sri Lanka, penting mengelola pembiayaan dengan prudent, oportunistik, fleksibel, akuntabel, berkelanjutan, dan kredibel dengan menjaga debt ratio tetap terkendali.