Penyintas Kekejaman Nazi di Holocaust Dapatkan Vaksinasi COVID-19

Reporter:
Editor:

Istman Musaharun Pramadiba

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Daniela Szelc, 89 tahun, duduk di meja makan di rumahnya di Oswiecim, sebuah kota di Polandia selatan di pinggiran tempat Nazi membangun kamp kematian Auschwitz, 27 Januari 2020.[REUTERS / Nir Elias]

    Daniela Szelc, 89 tahun, duduk di meja makan di rumahnya di Oswiecim, sebuah kota di Polandia selatan di pinggiran tempat Nazi membangun kamp kematian Auschwitz, 27 Januari 2020.[REUTERS / Nir Elias]

    TEMPO.CO, Jakarta - Ratusan penyintas kekejaman Nazi dalam peristiwa Holocaust di Austria dan Slovakia akhirnya mendapatkan kesempatan untuk mengikuti vaksinasi COVID-19. Kampanye vaksinasi tersebut adalah bagian dari peringatan 76 tahun pembebasan Kamp Konsentrasi Auschwitz (Hari Peringatan Holocaust) di mana 1 juta warga Yahudi dibantai oleh Nazi.

    Untuk vaksinasi di Austria, misalnya, kurang lebih ada 400 warga Yahudi yang ikut dalam kegiatan tersebut. Kebanyakan penyintas berada di usia 80-90 tahun, sesuai dengan kebijakan prioritas yang ditetapkan di sana. Adapun penyuntikan dilakukan di pusat vaksinasi terbesar Austria yang berlokasi di Wina.

    "Kami berhutang (vaksinasi ini) kepada mereka. Mereka telah menderita banyak trauma dan semakin menderita akibat pandemi COVID-19 ini," ujar panitia vaksinasi COVID-19 dari Komunitas Yahudi Wina, Erika Jakubovits, dikutip dari kantor berita Al Jazeera, Rabu, 27 Januari 2021.

    Karena para penyintas tersebut sudah tua, kebanyakan dari mereka datang menggunakan ambulans. Ada yang datang sendiri, ada yang ditemani oleh keluarga mereka. Ada juga yang datang menggunakan kereta, terutama mereka yang relatif lebih sehat.

    Jakubovits mengatakan, vaksinasi ini dilakukan bersama Kementerian Kesehatan Austria serta Pemerintah Kota Wina. Jumlah dokter yang dilibatkan, kata ia, ada 12 orang dan semuanya adalah anggota dari Komunitas Yahudi Wina yang sukarela membantu vaksinasi.

    Sebagai catatan, di dunia kurang lebih ada 240 ribu penyintas Holocaust yang masih hidup. Karena di masa kecil mereka banyak mengalami gangguan kesehatan dan malnutrisi, akibat kekejaman Nazi, para penyintas tersebut memiliki kesehatan yang rapuh saat ini. Hal itu membuat mereka rentan tertular COVID-19.

    Walaupun vaksinasi COVID-19 ini dilakukan di tengah peringatan Hari Peringatan Holocaust, kegiatan tidak dikhususkan untuk penyintas saja. Warga Yahudi yang berusia lebih dari 85 tahun juga dipersilahkan untuk ikut.

    Baca juga: Warga Polandia Dekat Auschwitz Masih Ingat Kengerian Holocaust

    ISTMAN MP | AL JAZEERA

    https://www.aljazeera.com/news/2021/1/27/holocaust-survivors-get-covid-vaccine-on-auschwitz-liberation-day


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.