Joe Biden: Sidang Pemakzulan Trump Harus Dilakukan

Reporter:
Editor:

Istman Musaharun Pramadiba

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Jakarta - Proses pemakzulan Donald Trump resmi dimulai. Kemarin Senin, Parlemen telah menyerahkan berkas perkara Donald Trump ke Senat untuk diproses. Jika tak ada halangan, sidang akan dimulai paling cepat pada 8 Februari 2021 nanti. Menanggapi hal tersebut, Presiden Joe Biden mengakui bahwa pemakzulan Trump memang tak terhindarkan.

    "Saya rasa sidang itu memang harus terjadi. Saya tahu bahwa pemakzulannya bisa berdampak ke agenda legislatif maupun nominasi kabinet. Meski begitu, ada hal-hal yang lebih buruk bisa terjadi jika ia tidak dimakzulkan," ujar Joe Biden, dikutip dari CNN, Selasa, 26 Desember 2021.

    Sebagaimana diketahui, Donald Trump dimakzulkan oleh Parlemen Amerika terkait keterlibatannya dalam insiden kerusuhan US Capitol pada 6 Januari lalu. Donald Trump dianggap terlibat dalam peristiwa itu karena mengajak pendukungnya untuk mendatangi gedung US Capitol dan menolak pengesahan hasil Pilpres Amerika di sana.

    Donald Trump, sejauh ini, membantah dirinya bertanggungjawab atas peristiwa tersebut. Alasannya, ia tidak secara spesifik meminta para pendukungnya untuk menyerbu gedung US Capitol. Walau begitu, proses hukumnya tetap berjalan dan ia harus menyiapkan pembelaan untuk sidang pemakzulan nanti.

    Jika sidang menetapkan Donald Trump dimakzulkan, maka ia harus mengubur impiannya untuk kembali maju di Pilpres Amerika. Konstitusi Amerika menyatakan, salah satu cara untuk menghukum pejabat yang dimakzulkan adalah diskualifikasi untuk memegang dan menikmati jabatan kehormatan, kepercayaan, atau keuntungan apapun di bawah Amerika.

    Joe Biden berkata, dirinya tak bisa berspekulasi apakah Donald Trump akan berhasil dimakzulkan atau tidak. Sejauh ini, ia sangsi Republikan akan solid mendukung ataupun menolak pemakzulan Trump. Walau begitu, ia sepakat bahwa Republikan pasti akan kompak melindungi jika sidang digelar ketika masa pemerintahan Donald Trump masih tersisa setengah tahun.

    "Senat sudah berubah sejak saya terakhir kali bertugas di sana. Namun, Senat belum berubah banyak," ujar Joe Biden menegaskan.

    Awal Januari lalu, Joe Biden mengeluarkan pernyataan yang pada intinya mengingatkan Senat bahwa masih ada banyak masalah lain yang harus mereka pikirkan selain pemakzulan Trump. Ia harap Senat bisa menyeimbangkan antara pemakzulan dan kewajiban mereka soal situasi Amerika yang gawat.

    Baca juga: Sayonara Trump, Selamat Datang Joe Biden: Gebrakan Awal Pemerintahan Baru AS

    ISTMAN MP | CNN

    https://edition.cnn.com/2021/01/25/politics/joe-biden-trump-impeachment/index.html


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.