Warga Portugal Waswas Pemilu Presiden di Tengah Pandemi Covid-19

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang wanita menerima vaksin penyakit virus corona produksi Pfizer-BioNTech di rumah sakit Santa Maria di Lisbon, Portugal, 27 Desember 2020. REUTERS/Pedro Nunes

    Seorang wanita menerima vaksin penyakit virus corona produksi Pfizer-BioNTech di rumah sakit Santa Maria di Lisbon, Portugal, 27 Desember 2020. REUTERS/Pedro Nunes

    TEMPO.CO, Jakarta - Masyarakat Portugal waswas harus menjalani pemilu di tengah pandemi Covid-19. Pemilu Presiden Portugal akan diselenggarakan pada Minggu, 24 Januari 2021 waktu setempat.

    Banyak masyarakat yang cemas harus ke Tempat Pemungutan Suara (TPS), di mana ini bisa memperburuk kasus-kasus infeksi virus corona. Kekhawatiran masyarakat ini juga diprediksi bisa menurunkan jumlah masyarakat yang memberikan hal suara mereka.

    Kota Algarfe di Portugal hidup dari pariwisata, namun hotel-hotel di kota itu bakal ditutup hingga 2021, untuk mencegah penyebaran virus corona. Foto: @portugueseforadaytours

    Portugal memiliki populasi 10 juta jiwa dan dalam tujuh hari terakhir masuk daftar negara tertinggi di dunia dengan kasus baru positif Covid-19.

    Baca juga: Rumah Sakit di Portugal Kewalahan Hadapi Jumlah Pasien Covid-19 

    “Rasanya tidak masalah menunggu sebulan lagi (pemilu). Waktu yang luar biasa, membutuhkan kebijakan yang luar biasa pula,” kata Miguel Goncalves, 55 tahun, warga Lisbon.

    Hasil survey yang dilakukan institut penelitian ISC/ISCTE pada akhir pekan lalu memperlihatkan hampir dua-per-tiga pemilih di Portugal menilai sebaiknya pemilu presiden ditunda.

    Sumber di Pemerintah Portugal menyebut menunda pemilu membutuhkan perubahan konstitusi negara dan saat ini mustahil melakukannya dalam sisa waktu yang singkat ini. Namun saat ini banyak kritik yang muncul kalau keputusan untuk tetap menggelar pemilu presiden secara garis besar hanyalah seremonial.

    “Mereka seharusnya menunda pemungutan suara beberapa hari lagi. Adalah sebuah kesalahan untuk berfikir pilihan yang ada adalah menundanya atau tetap menggelar pemilu sesuai jadwal,” kata ilmuwan bidang politik, Joao Cancela dari Universitas IPRE-NOVA

    Pemerintah Portugal memberikan izin pada masyarakat keluar rumah untuk memberikan hak suara mereka di hari pemilu presiden. Sebelumnya di bawah aturan lockdown, warga hanya diperbolehkan keluar rumah untuk melakukan hal penting seperti bekerja dan perjalanan mendesak.   

    Hasil beberapa jajak pendapat memperlihatkan Presiden incumbent Portugal, Marcelo Rebelo de Sousa dari Partai Sosial Demokrat bakal dengan mudah memenangkan pemilu. Dalam pemilu presiden 2021, dia berhadapan dengan kandidat dari sayap kiri, Ana Gomes dan kandidat lain dari sayap-kanan Chega Andre Ventura.

         

    Sumber: https://www.reuters.com/article/us-portugal-election/portugal-holds-presidential-election-as-covid-19-cases-spiral-idUSKBN29S0BU


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?