Cina Lakukan Pengujian Massal Virus Corona

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Orang-orang memindai kode QR untuk memeriksa kondisi kesehatan saat memasuki pasar, menyusul kasus baru penyakit virus corona di negara tersebut, di Beijing, Cina, 11 Januari 2021. Protokol kesehatan masih diberlakukan di Ibukota Cina, yang berjarak 280 km dari Shijiazhuang, Hebei. REUTERS/Tingshu Wang

    Orang-orang memindai kode QR untuk memeriksa kondisi kesehatan saat memasuki pasar, menyusul kasus baru penyakit virus corona di negara tersebut, di Beijing, Cina, 11 Januari 2021. Protokol kesehatan masih diberlakukan di Ibukota Cina, yang berjarak 280 km dari Shijiazhuang, Hebei. REUTERS/Tingshu Wang

    TEMPO.CO, Jakarta - Beijing pada Jumat, 22 Januari 2021, meluncurkan pengujian massal virus corona di beberapa area di wilayah itu. Sedangkan Pemerintah daerah Shanghai telah melakukan pengujian massal virus corona pada semua staf rumah sakit menyusul upaya Cina memerangi wabah virus corona, yang mulai muncul lagi di Negeri Tirai Bambu tersebut.

    Pandemi Covid-19 yang terjadi di Cina saat ini terburuk sejak Maret 2020. Total dari seluruh wilayah Cina angka harian positif Covid-19 pada Jumat, 22 Januari 2021, sebanyak 103 kasus. Jumlah itu turun dibanding sehari sebelumnya, yang tercatat sebanyak 144 kasus.

    Baca juga: Virus Corona, Beijing Memperketat Aturan

    Dari total kasus harian baru itu, ada 94 kasus yang ditularkan antar masyarakat lokal. Di Provinsi Heilongjiang ada 47 kasus baru, sedangkan Shanghail melaporkan enam kasus baru dan 3 kasus baru positif Covid-19 di Ibu Kota Beijing.

    Pengujian massal virus corona pada Jumat, 22 Januari 2021 di Ibu Kota Beijing menimbulkan antrian yang sangat panjang di beberapa distrik. Pejabat mengatakan ada beberapa kebocoran dalam pengendalian pandemi di area – area pinggir akibat ketidak patuhan pada aturan, seperti memakai masker, jaga jarak fisik dan pengecekan suhu tubuh.

    Di luar gedung SD Dengshikou, terlihat antrian warga yang mengikuti pengujian virus corona hingga lebih dari 200 meter. Seorang laki-laki dengan nama marga Lin, mengatakan supermarket tempat dia bekerja memintanya untuk ikut pengecekan virus corona.    

    “Saya tidak begitu khawatir dengan wabah yang kembali terjadi, yang di luar dugaan. Saya datang ke sini karena tempat kerja saya memintanya,” kata Lin.

    Di wilayah Shanghai, pengujian virus corona sudah dimulai sejak Kamis, 21 Januari 2021 atau setelah dua pekerja dinyatakan positif Covid-29.

    Sedangkan di Ibu Kota Provinsi Heilongjiang, Harbin, hampir sebagian besar kasus yang muncul akibat penularan antar masyarakat lokal dan kasus positif virus corona tanpa gejala. Sejumlah kasus di Harbin juga terkait pada sebuah pabrik pengelolaan daging yang dimilik perusahaan gabungan CP Group dari Thailand dengan sebuah zona pengembangan di Cina.   

    Sumber: https://www.reuters.com/article/us-health-coronavirus-china/long-queues-as-chinas-capital-launches-mass-virus-tests-idUSKBN29R05Z


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.