Inggris Berharap Lockdown Berakhir pada Maret 2021

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang kru maskapai terlihat mengenakan masker wajah pelindung di Bandara Heathrow, ketika Inggris memberlakukan aturan karantina 14 hari untuk kedatangan internasional di tengah wabah virus corona (Covid-19), London, Inggris, 8 Juni 2020. [REUTERS / Toby Melville]

    Seorang kru maskapai terlihat mengenakan masker wajah pelindung di Bandara Heathrow, ketika Inggris memberlakukan aturan karantina 14 hari untuk kedatangan internasional di tengah wabah virus corona (Covid-19), London, Inggris, 8 Juni 2020. [REUTERS / Toby Melville]

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab pada Minggu, 17 Januari 2021, mengutarakan harapan Inggris sudah bisa melonggarkan lockdown pada Maret mendatang. Harapan itu tercetus setelah Inggris ngebut dalam program suntik vaksin virus corona.

    Inggris telah menjadi negara di Eropa dengan angka kematian tertinggi akibat Covid-19. Negara itu berstatus lockdown nasional sejak 5 Januari 2021.

    Baca juga: Kasus Virus Corona di Inggris Masih Tinggi

    Penerapan lockdown di Inggris memungkinkan Pemda setempat mengecat Abbey Road, jalanan yang diangkat jadi judul album ke-11 The Beatles. Foto: Leon Neal/Getty Images/CNN Travel

    Dengan aturan lockdown ini, maka sekolah-sekolah tatap muka ditiadakan, toko-toko yang tidak menjual bahan pokok (sembako) harus tutup dan masyarakat diminta untuk bekerja dari rumah jika memungkinkan.

    “Apa yang kami ingin lakukan adalah keluar dari lockdown nasional ini secepatnya. Semoga pada musim semi, semoga sekitar Maret (lockdown selesai),” kata Raab.       

    Perdana Menteri Inggris Boris Johnson sudah menyusun target vaksinasi dengan memprioritaskan kalangan lansia, mereka yang bekerja di klinik kesehatan dan pekerja di garda depan. Sampai pertengahan Februari 2021, ditargetkan ada 14 juta orang di Inggris yang sudah di suntik vaksin virus corona.

    Johnson mengatakan Inggris bisa mempertimbangkan untuk melonggarkan lockdown pada pertengahan Februari jika semuanya berjalan lancar.   

    Surat kabar Sunday Times mewartakan beberapa menteri di Inggris sudah menyelesaikan silang pendapat mereka dan mendukung rencana yang bisa mengarah pada dicabutnya beberapa larangan yang diberlakukan saat lockdown pada awal Maret 2021.  

    Wilayah – wilayah di Inggris akan mendapatkan kelonggaran aturan segera setelah angka kematian akibat Covid-19 di sana turun, jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit berkurang dan kelompok masyarakat usia 50 tahun – 70 tahun mendapat vaksin virus corona.  

    Beberapa menteri mengatakan mereka sudah mempersiapkan diri untuk menerima tekanan dari otoritas kesehatan Inggris untuk menunda perubahan (aturan) sampai semua orang yang berisiko tinggi mendapat vaksin virus corona. Proses suntik vaksin virus corona diperkirakan bisa memakan waktu sampai musim gugur nanti.     

    Sumber: https://www.reuters.com/article/us-health-coronavirus-britain/uk-hopes-to-ease-lockdown-from-march-minister-idUSKBN29M06F


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.