Hari Pertama Menjabat, Joe Biden Akan Batalkan Belasan Kebijakan Donald Trump

Pasangan dari partai Demokrat Joe Biden dan Kamala Harris, saat bersiap-siap untuk kampanye di Sekolah Alexis Dupont di Wilmington, Delaware, 12 Agustus 2020. Pasangan Joe Biden dan Kamala Harris membuat sejarah setelah mengalahkan Presiden Donald Trump dan wakilnya, Mike Pence. REUTERS/Carlos Barria

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden terpilih AS, Joe Biden, akan langsung bekerja setelah selesai pelantikan untuk mendorong perubahan kebijakan pada perumahan, pinjaman mahasiswa, perubahan iklim dan imigrasi, kata seorang asisten utama pada Sabtu.

Rencana kebijakan Joe Biden telah diutarakan sebelumnya, baik selama kampanye atau setelah menang pemilu AS.

Joe Biden akan menandatangani belasan perintah eksekutif untuk mengubah kebijakan Donald Trump yang dia kritik selama kampanye pemilu AS, kata kepala staf Biden yang baru menjabat Ron Klain.

Dikutip dari Reuters, 17 Januari 2021, tindakan eksekutif yang akan diambil pada hari Rabu termasuk AS akan bergabung kembali dengan kesepakatan iklim Paris, membalikkan larangan perjalanan di beberapa negara mayoritas Muslim, memperpanjang jeda pada pembayaran pinjaman mahasiswa federal, menghentikan penggusuran dan penyitaan, serta mewajibkan penggunaan masker dalam perjalanan antarnegara bagian dan gedung federal.

Presiden AS terpilih Joe Biden menerima suntikan kedua vaksin Covid-19 di Rumah Sakit ChristianaCare Christiana di Newark, Delaware, 11 Januari 2021. Joe Biden mendapatkan suntikan vaksin pertamanya pada 21 Desember yang disiarkan televisi. REUTERS/Tom Brenner

Sebagian besar tindakan tersebut merupakan kebalikan dari kebijakan yang diambil Trump dan tidak memerlukan tindakan kongres. Tetapi Biden juga akan mengungkap proposal imigrasi yang telah lama diharapkan, yang akan memberikan jalan menuju kewarganegaraan bagi jutaan imigran tidak berdokumen yang memang membutuhkan putusan kongres.

Langkah itu, serta proposal Joe Biden baru-baru ini untuk membelanjakan US$ 1,9 triliun (Rp 26.763 triliun) untuk vaksinasi COvid-19 dan stimulus ekonomi, menghadapi pertempuran berat di Kongres yang dikontrol dengan margin sempit oleh Partai Demokrat.

Baca juga: Ini Daftar Lagu yang Digunakan di Hari Inagurasi Joe Biden dan Kamala Harris

Serangkaian janji "Hari Pertama" Biden yang lebih luas akan dilaksanakan selama sembilan hari berikutnya setelah pelantikan, kata Klain. Langkah-langkah itu termasuk memperluas pengujian Covid-19 dan mengarahkan pemerintah untuk mendukung barang-barang buatan Amerika ketika melakukan pembelian.

"Presiden terpilih Biden mengambil alih kursi kepresidenan pada saat krisis besar bagi bangsa kita," kata Klain. "Selama kampanye, Presiden terpilih Joe Biden berjanji untuk mengambil tindakan segera untuk mulai mengatasi krisis ini dan membangun kembali dengan lebih baik."

Sumber:

https://www.reuters.com/article/us-usa-biden-policies/biden-plans-roughly-a-dozen-day-one-executive-actions-aide-idUSKBN29L0S9






Elon Musk Menyebut Penangguhan Akun Twitter Donald Trump adalah Kesalahan Besar

1 jam lalu

Elon Musk Menyebut Penangguhan Akun Twitter Donald Trump adalah Kesalahan Besar

Elon Musk mengatakan Twitter memperbaiki kesalahan besar dalam menangguhkan akun Donald Trump. Trump tidak akan menggunakan Twitter lagi.


Presiden Jokowi Cerita Salaman dengan Joe Biden dan Xi Jinping dengan Mengadahkan Kepala

9 jam lalu

Presiden Jokowi Cerita Salaman dengan Joe Biden dan Xi Jinping dengan Mengadahkan Kepala

Presiden Jokowi menyatakan dirinya tak menunduk saat bersalaman dengan Joe Biden dan Xi Jinping pada acara KTT G20 dua pekan lalu.


Amerika Menuding Serangan Turki ke Suriah Membahayakan Pasukannya

1 hari lalu

Amerika Menuding Serangan Turki ke Suriah Membahayakan Pasukannya

Amerika menyatakan serangan Turki ke milisi Kurdi di Suriah dan Irak mengancam upaya Amerika dan sekutunya untuk mengalahkan ISIS.


Setelah Bebaskan Akun Trump, Elon Musk Bikin Polling Amnesti Umum

1 hari lalu

Setelah Bebaskan Akun Trump, Elon Musk Bikin Polling Amnesti Umum

Polling-polling yang dibuat Elon Musk ini bertolak belakang dengan janjinya tak lama setelah mengakuisisi Twitter soal Dewan Moderasi.


Mike Pence Dibujuk Agar Bersaksi atas Serangan di US Capitol

2 hari lalu

Mike Pence Dibujuk Agar Bersaksi atas Serangan di US Capitol

Kementerian Kehakiman Amerika Serikat berupaya meminta Mike Pence bersaksi soal dugaan pelanggaran hukum Donald Trump pada serangan di US Capitol.


Biden Tunjuk Perwakilan Khusus Amerika Serikat untuk Palestina

2 hari lalu

Biden Tunjuk Perwakilan Khusus Amerika Serikat untuk Palestina

Presiden Joe Biden telah menunjuk perwakilan baru Amerika Serikat untuk urusan luar negeri yang berkaitan dengan Palestina.


Korban Pelecehan Seksual New York di Masa Lalu Bisa Tuntut Pelaku, Trump Terancam?

2 hari lalu

Korban Pelecehan Seksual New York di Masa Lalu Bisa Tuntut Pelaku, Trump Terancam?

Orang dewasa korban pelecehan seksual di New York mendapat kesempatan untuk menuntut atas dugaan kejahatan yang mereka alami puluhan tahun lalu


Profil Sung Yong Kim Anak Seoul Jadi Duta Besar AS untuk Indonesia, Apa Misinya?

3 hari lalu

Profil Sung Yong Kim Anak Seoul Jadi Duta Besar AS untuk Indonesia, Apa Misinya?

Sung Yong Kim dilantik sebagai Duta Besar AS sejak Oktober 2020 oleh Donald Trump dan berlanjut hingga era Joe Biden. Begini misinya.


Profil Gregg Berhalter Pelatih Timnas Amerika Serikat, Upaya Unjuk Gigi di Piala Dunia 2022 Qatar

3 hari lalu

Profil Gregg Berhalter Pelatih Timnas Amerika Serikat, Upaya Unjuk Gigi di Piala Dunia 2022 Qatar

Sebelum pertandingan timnas Amerika Serikat Vs Wales di Piala Dunia 2022 Qatar, Presiden Joe Biden telepon Gregg Berhalter. Ini profil sang pelatih.


Ketika Biden Membebaskan Sepasang Kalkun dari Santapan Thanksgiving

3 hari lalu

Ketika Biden Membebaskan Sepasang Kalkun dari Santapan Thanksgiving

Presiden AS Joe Biden mengampuni sepasang kalkun sehingga lolos dari santapan untuk merayakan Thanksgiving.