Kematian Akibat Covid-19 Total Seluruh Dunia Tembus 2 Juta Orang

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas mengangkat peti jenazah yang akan dimakamkan dengan protokol Covid-19 di TPU Srengseng Sawah, Jakarta Selatan, Jumat, 15 Januari 2021. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka area pemakaman khusus untuk jenazah pasien Covid-19 di TPU Srengseng Sawah. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Petugas mengangkat peti jenazah yang akan dimakamkan dengan protokol Covid-19 di TPU Srengseng Sawah, Jakarta Selatan, Jumat, 15 Januari 2021. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka area pemakaman khusus untuk jenazah pasien Covid-19 di TPU Srengseng Sawah. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Angka kematian akibat Covid-19 total dari seluruh dunia berdasarkan perhitungan Reuters sampai Jumat, 15 Januari 2021, sudah menembus 2 juta orang. Angka kematian masih terus bertambah ketika negara-negara di dunia berupaya memproduksi sampai dua kali lipat vaksin virus corona dan mendeteksi varian baru Covid-19.

    Dibutuhkan waktu sekitar 9 bulan bagi dunia untuk mencatatkan kematian pertama satu juta pasien virus corona. Namun tiga bulan kemudian, angka itu bertambah lagi satu juga menjadi total dua juta kematian akibat Covid-19. Ini menggambarkan betapa cepatnya angka kematian akibat Covid-19 bertambah.

    Baca juga: Pangkalan Militer Amerika di Korea Selatan Diserang Wabah Corona

    Petugas pemakaman membawa peti jenazah pasien Covid-19 di TPU Tegal Alur, Jakarta Barat, Rabu, 6 Januari 2021. Tercatat pemakaman pasien Covid-19 di TPU Tegal Alur masih melonjak. TEMPO/Nurdiansah

    Perhitungan Reuters memperlihatkan, pada 2021 ini rata-rata kematian akibat Covid-19 dari total seluruh dunia lebih dari 11.900 orang per hari atau satu nyawa hilang setiap delapan detik.

    “Dunia kita telah mencapai tonggak yang menyayat hati. Dibalik angka yang mengejutkan ini, ada nama-nama dan wajah-wajah. Senyum yang sekarang tinggal kenangan, kursi kosong selamanya di meja makan, ruang yang bergema dengan keheningan orang yang dicintai,” kata Sekjen PBB, Antonio Guterres.

          

    Guterres pun menyerukan agar dilakukan lebih banyak koordinasi lintas negara dan pendanaan dalam upaya vaksinasi virus corona. Institute for Health Metrics and Evaluation memproyeksikan sampai 1 April 2021, jumlah kematian secara global akibat Covid-19 bisa mendekati 2,9 juta orang.

    Angka kematian akibat Covid-19 terbanyak dari seluruh dunia ada di Amerika Serikat, dimana pasien Covid-19 yang meninggal di sana sudah lebih dari 386 ribu orang. Sedangkan Brazil, India, Meksiko dan Inggris telah menjadi negara-negara paling terpukul oleh pandemi Covid-19.

    Eropa telah menjadi benua paling terdampak oleh wabah virus corona di dunia. Di Benua Biru itu, dilaporkan ada lebih dari 615 ribu kematian akibat Covid-19 sejauh ini atau hampir 31 persen dari total kematian secara global.  

    Angka pasien yang meninggal karena Covid-19 di India baru-baru ini sudah menembus 151 ribu kematian. Program vaksinasi virus corona akan dimulai pada Sabtu, 16 Januari 2021 waktu setempat. Otoritas berharap bisa melakukan inokulasi pada 300 juta orang-orang yang berisiko tinggi tertular virus corona dalam tempo enam sampai delapan bulan ke depan.

      

    Sumber: https://www.reuters.com/article/us-health-coronavirus-global-casualties/global-covid-19-death-toll-tops-2-million-idUSKBN29K2EW


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.