Menaker Austria Mundur Karena Diduga Lakukan Plagiat

Reporter:
Editor:

Ahmad Faiz Ibnu Sani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Tenaga Kerja Austria Christine Aschbacher berbicara kepada media selama wabah virus corona (Covid-19) di Wina, Austria, 15 Juni 2020. Foto: REUTERS/Leonhard Foeger

    Menteri Tenaga Kerja Austria Christine Aschbacher berbicara kepada media selama wabah virus corona (Covid-19) di Wina, Austria, 15 Juni 2020. Foto: REUTERS/Leonhard Foeger

    TEMPO.CO, - Menteri Tenaga Kerja Austria Christine Aschbacher mengundurkan diri dari jabatannya setelah dituduh menjiplak karya orang lain untuk disertasinya.

    Stefan Weber, seorang akademikus yang mengkhususkan diri dalam mendeteksi plagiarisme, mengatakan seperlima dari disertasi Aschbacher diduga hasil menjiplak dari sumber lain. Dugaan plagiat ditemukan juga di tesis Aschbacher.

    Ashbacher menampik tuduhan plagiat itu. Ia mengatakan dia mundur dari jabatannya untuk melindungi keluarga. "Saya menulis (tesis dan disertasi) sejauh pengetahuan dan keyakinan," katanya dikutip dari Reuters, Senin, 11 Janauri 2021.

    Menurut Ashbacher, persaingan politik berujung pada penghinaan kepada dirinya dan keluarganya, termasuk anak-anaknya. Ia menilai sudah tidak tahan dengan serangan ini. “Saya tidak bisa membiarkan ini berlanjut untuk melindungi keluarga saya. Karena alasan ini, saya mengundurkan diri dari kantor," ucap dia.

    Kanselir Sebastian Kurz berterima kasih kepada Aschbacher atas pekerjaannya dan mengatakan dia menerima keputusannya. Pada hari Minggu dia menunjuk peneliti ekonomi Martin Kocher sebagai menteri baru.

    Menurut Weber, setidaknya seperlima dari disertasi Aschbacher yang berjudul "Drafting a Leadership Style for Innovative Companies" mengutip sumber lain tanpa memberi label kutipan yang tepat.

    REUTERS

    https://www.reuters.com/article/idUSKBN29F0AT?il=0


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Macam Batal Puasa

    Ada beberapa macam bentuk batalnya puasa di bulan Ramadan sekaligus konsekuensi yang harus dijalankan pelakunya.