Pemerintah Turki dan Kazakhstan Kirim Belasungkawa atas Tragedi Sriwijaya Air

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Turki Tayyip Erdogan berpidato di depan anggota Partai AK yang berkuasa selama pertemuan di parlemen di Ankara, Turki, 23 Desember 2020. [Kantor Pers Kepresidenan / Selebaran melalui REUTERS]

    Presiden Turki Tayyip Erdogan berpidato di depan anggota Partai AK yang berkuasa selama pertemuan di parlemen di Ankara, Turki, 23 Desember 2020. [Kantor Pers Kepresidenan / Selebaran melalui REUTERS]

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Turki dan Kazakhstan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air di Laut Jawat pada Sabtu kemarin.

    "Kami mengetahui kabar itu dan sangat sedih bahwa sebuah pesawat penumpang yang terbang dari Jakarta ke kota Pontianak di Indonesia jatuh tak lama setelah lepas landas hari ini, yang mengakibatkan hilangnya nyawa 60 orang lebih," kata Kementerian Luar Negeri Turki dalam pernyataan, dikutip dari Yeni Safak, 10 Januari 2021.

    "Kami berbagi kesedihan dari orang-orang Indonesia yang bersahabat dan bersaudara. Kami mendoakan rahmat Allah atas mereka yang kehilangan nyawa dalam kecelakaan tragis itu dan menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada orang yang mereka cintai yang berduka," kata Kemenlu Turki.

    Presiden Kazakhtan Kassym-Jomart Tokayev berbicara selama pertemuan dengan Perdana Menteri Rusia Mikhail Mishustin di Nur-Sultan, Kazakhstan 1 Februari 2020. [Sputnik / Alexander Astafyev / Pool via REUTERS]

    Presiden Kazakhstan Kassym-Jomart Tokayev mengirim pesan duka cita kepada Presiden Joko Widdodo untuk kerabat korban Sriwijaya Air, kantor berita internasional Kazakhstan Kazinform melaporkan.

    Kepala negara lain juga mengucapkan belasungkawa termasuk Presiden Rusia Vladimir Putin, Raja Salman dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman dari Arab Saudi, Bahrain, Oman, dan Yordania.

    Potongan-potongan diduga berasal dari pesawat Sriwijaya Air SJ182 diletakkan di area Jakarta International Container Terminal atau JICT 2, Jakarta Utara, Ahad, 10 Januari 2021. Tempo/M YUSUF MANURUNG

    Pesawat jet Boeing 737-500 Sriwijaya Air SJ182 kehilangan kontak dengan kontrol lalu lintas udara beberapa menit setelah lepas landas dari ibu kota Indonesia, Jakarta, pada penerbangan domestik.

    Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan pesawat hilang kontak empat menit setelah lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Maskapai lepas landas pukul 14.36 WIB, kemudian hilang kontak pada 14.40 WIB.

    Pesawat Sriwijaya Air SJ182 mengangkut 62 orang. Sebanyak 40 orang merupakan penumpang dewasa, tujuh orang adalah anak-anak, tiga lainnya bayi, dan 12 merupakan kru pesawat. Dari 12 kru yang ikut dalam penerbangan Sriwijaya Air SJ182, enam orang merupakan awak kabin dan pilot yang sedang bertugas, sedangkan enam lainnya sebagai penumpang atau extra crew (XCU).

    YENI SAFAK | KAZINFORM

    Sumber:

    https://www.yenisafak.com/en/news/turkey-extends-condolences-over-indonesia-plane-crash-3558376

    https://www.inform.kz/en/kassym-jomart-tokayev-sends-condolences-to-president-of-indonesia-over-air-crash_a3738985


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.