Abu Bakar Ba'asyir Bebas, PM Australia: Menyayat Hati

Mantan terpidana kasus terorisme Abu Bakar Ba'asyir melambaikan tangan dari dalam mobil saat tiba di Pondok Pesantren Al Mukmin, Ngruki, Sukoharjo, Jawa Tengah, Jumat, 8 Januari 2021. Narapidana terorisme Abu Bakar Ba'asyir bebas murni dari Lembaga Pemasyarakatan Gunung Sindur Bogor setelah menjalani vonis penjara 15 tahun dikurangi remisi 55 bulan. ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha

TEMPO.CO, - Perdana Menteri Australia Scott Morrison mengatakan bebasnya Abu Bakar Ba'asyir memberikan tekanan bagi keluarga dari 88 warganya yang tewas akibat bom Bali 2002. "Ini sulit dan menyayat hati," katanya dikutip dari Katherine Times, Jumat, 8 Januari 2021.

Morrison menuturkan ia selalu menyerukan agar siapapun yang terlibat dalam teror itu dihukum lebih keras. Namun ia tetap menghormati sistem peradilan Indonesia dan keputusan yang diambilnya.

Menurut dia, Australia telah menjelaskan melalui kedutaannya di Jakarta tentang kekhawatiran negaranya terhadap orang-orang seperti Ba'asyir. "Mereka telah dibebaskan sesuai dengan sistem peradilan Indonesia. Itu tidak mempermudah orang Australia mana pun untuk menerimanya, pada akhirnya. Bahwa mereka yang bertanggung jawab atas pembunuhan warga Australia sekarang akan bebas. Terkadang bukan dunia yang adil," ujar Morrison.

Abu Bakar Ba'asyir bebas dari penjara setelah menjalani 10 tahun dari hukuman 15 tahun karena mendirikan kamp pelatihan militan.

Polisi Indonesia dan badan intelijen Barat mengatakan Ba'asyir terkait dengan serangan Bali, yang menewaskan 202 orang, tetapi dia tidak pernah dihukum karena bertanggung jawab langsung dan menyangkal hubungan tersebut.

Ulama berusia 82 tahun itu dikembalikan ke  keluarganya di Jawa Tengah dan akan menjalani program deradikalisasi antiterorisme.

KATHERINE TIMES

https://www.katherinetimes.com.au/story/7078491/pm-says-bashir-release-is-distressing/?cs=9397






Kepala BNPT Bilang Media Sosial Kerap Disalahgunakan Kelompok Teror

8 jam lalu

Kepala BNPT Bilang Media Sosial Kerap Disalahgunakan Kelompok Teror

Kepala BNPT Boy Rafli Amar mengatakan keberadaan media sosial kerap disalahgunakan kelompok teror untuk menebar propaganda menciptakan perpecahan.


Australia: China Punya Kekuatan Besar Bantu Akhiri Perang Ukraina

22 jam lalu

Australia: China Punya Kekuatan Besar Bantu Akhiri Perang Ukraina

Australia minta China menggunakan pengaruhnya sebagai kekuatan besar untuk membantu mengakhiri perang di Ukraina.


8 Hal Wajib Kunjung Saat Melawat ke Kepulauan Solomon

3 hari lalu

8 Hal Wajib Kunjung Saat Melawat ke Kepulauan Solomon

Di Kepulauan Solomon, pengunjung bisa datang ke tempat John F. Kennedy dibuang. Simak hal menarik lainnya yang bisa dilakukan di sana


Cicip 4 Dessert Khas Australia, Sederhana tapi Nikmat

3 hari lalu

Cicip 4 Dessert Khas Australia, Sederhana tapi Nikmat

Kebanyakan dessert yang ada di Australia dibuat dengan bahan-bahan sederhana.


PBNU Temui Menteri Urusan Islam Arab Saudi, Berantas Terorisme dan Ekstrimisme di Dunia

7 hari lalu

PBNU Temui Menteri Urusan Islam Arab Saudi, Berantas Terorisme dan Ekstrimisme di Dunia

PBNU menjalin kerja sama untuk memberantas terorime dan ekstrimisme di dunia bersama Kerajaan Arab Saudi.


Krisis Indo-Pasifik, Korsel dan Indonesia Bisa Pelopori Kerja Sama Negara Menengah

7 hari lalu

Krisis Indo-Pasifik, Korsel dan Indonesia Bisa Pelopori Kerja Sama Negara Menengah

Indonesia dan Korea Selatan (Korsel) tidak bisa diam saja melihat persaingan antara Amerika dan Cina dalam mencari pengaruh di kawasan Indo-Pasifik


Karnaval Atletik Bagi Anak Disabilitas Australia Kembali Digelar Setelah 3 Tahun Vakum

8 hari lalu

Karnaval Atletik Bagi Anak Disabilitas Australia Kembali Digelar Setelah 3 Tahun Vakum

Menurut Kassulke, ajang ini diadakan untuk mendorong sekaligus menggali minat serta potensi anak disabilitas melewati zona aman.


Putra Perdana Menteri Fiji Didakwa atas Kekerasan Domestik di Australia

9 hari lalu

Putra Perdana Menteri Fiji Didakwa atas Kekerasan Domestik di Australia

Putra Perdana Menteri Fiji Frank Bainimarama telah didakwa dengan serangkaian pelanggaran kekerasan domestik di Australia.


Densus 88 Tangkap 8 Tersangka Teroris Kelompok Anshor Daulah di Riau

9 hari lalu

Densus 88 Tangkap 8 Tersangka Teroris Kelompok Anshor Daulah di Riau

Densus 88 menangkap delapan tersangka teroris di delapan lokasi berbeda di Dumai pada pukul 07.05-12.10 WIB.


Ini Pesan Abu Bakar Baasyir saat Menerima Kunjungan Pimpinan BNPT

10 hari lalu

Ini Pesan Abu Bakar Baasyir saat Menerima Kunjungan Pimpinan BNPT

Pendiri Pondok Pesantren Al Mukmin Abu Bakar Baasyir menerima kunjungan pimpinan BNPT pada Rabu 14 September 2022