Geger Perempuan di Selandia Baru Tewas Diduga Diserang Ikan Hiu

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tidak hanya berhasil mengabadikan foto hiu besar tersebut dari dalam laut lepas, Stephen Frink juga memoto gigi-gigi besar dan tajam dari hiu terbesar di dunia tersebut. dailymail.co.uk

    Tidak hanya berhasil mengabadikan foto hiu besar tersebut dari dalam laut lepas, Stephen Frink juga memoto gigi-gigi besar dan tajam dari hiu terbesar di dunia tersebut. dailymail.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang perempuan di Selandia Baru tewas pada Kamis, 7 Januari 2020, yang diduga terkena serangan ikan hiu. Identitas perempuan itu tidak dipublikasi.

    Kepolisian Selandia Baru dalam keterangannya menjelaskan perempuan malang itu ditemukan di perairan Pantai Waihi, di utara Selandia Baru atau sekitar dua jam daro Kota Auckland. Di salah satu kaki perempuan ini ada beberapa luka dalam.

    Ikan Hiu Koboi, salah satu jenis ikan hiu yang berbahaya. Sumber: ullstein bild via Getty Images/mirror.co.uk/Image Source

    Tim tanggap darurat dipanggil ke lokasi kejadian, namun perempuan itu meninggal di lokasi kejadian tak lama setelah ditemukan. Kepolisian belum bisa mengkonfirmasi kalau perempuan itu meninggal karena serangan ikan hiu dan menyerahkan kasus ini ke otoritas berwenang.  

    Kejadian ini mengejutkan masyarakat mengingat serangan ikan hiu sangat jarang di Selandia Baru, di mana perairannya suka digunakan untuk berolahraga dan liburan pada musim panas. Ada lebih dari 60 spesies ikan hiu yang diketahui berenang di perairan Selandia Baru.

    Serangan ikan hiu di Selandia Baru terakhir kali terjadi pada 2018 di Pantai Baylys di utara-barat Kota Auckland. Untungnya, serangan itu tidak fatal. Serangan fatal ikan hiu terakhir terjadi pada 2013.    

    Sumber: https://www.reuters.com/article/us-new-zealand-shark-attack/woman-dies-from-suspected-shark-attack-in-new-zealand-idUSKBN29C0Y3


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fatwa MUI Nyatakan Vaksin Covid-19 Sinovac Berstatus Halal, Ini Alasannya

    Keputusan halal untuk vaksin Covid-19 itu diambil setelah sejumlah pengamatan di fasilitas Sinovac berikut pengawasan proses pembuatan secara rinci.