Julian Assange Ajukan Pembebasan dengan Jaminan

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Julian Assange. (news.com.au)

    Julian Assange. (news.com.au)

    TEMPO.CO, Jakarta - Permohonan bebas dengan uang jaminan yang diajukan oleh pendiri WikiLeaks Julian Assange, bakal akan diputuskan pada Rabu, 6 Januari 2021 waktu setempat. Permohonan pembebasan dengan uang jaminan ini disorongkan setelah hakim di Inggris menolak permintaan Amerika Serikat untuk mengekstradisi Assange ke Negara Abang Sam tersebut.

    Assange saat ini berada di penjara Belmarsh dengan keamanan tingkat tinggi di wilayah timur Ibu Kota London, Inggris. Sidang sesi dengar untuk pembebasan Assange dengan uang jaminan akan dilakukan pada Rabu, 6 Januari 2021 pukul 10 pagi waktu setempat.

    Jika permohonan Assange untuk bebas dengan uang jaminan dikabulkan, maka untuk pertama kali Assange bisa menikmati kebebasannya setelah lebih dari 8 tahun terpenjara.

    Julian Assange. AP/Kirsty Wigglesworth

    Assange adalah laki-laki kelahiran Australia, yang dianggap sebagai pahlawan karena membongkar apa yang disebut penyalahgunaan kekuasaan oleh Amerika Serikat. Namun orang yang mencela Assange menyebutnya sebagai sosok yang berbahaya, yang merusak keamanan Barat dan membantah kalau Assange adalah seorang jurnalis.

    WikiLeak mempublikasi ratusan ribu kabel rahasia diplomatik Amerika Serikat, yang mengungkap penilaian Amerika Serikat terhadap para pemimpin dunia mulai dari Presiden Rusia Vladimir Putin sampai anggota keluarga kerajaan Arab Saudi.         

    Protes membela pendiri WikiLeaks, Julian Assange, Sabtu, 22 Februari 2020 di London, Inggris. Sumber: Sputinik News

    Assange menjadi pemberitaan internasional pada awal 2010 ketika WikiLeaks mempublikasi sebuah rekaman video militer Amerika Serikat yang memperlihatkan sebuah serangan pada 2007 oleh sejumlah helikopter Apache. Serangan itu menewaskan puluhan orang di Ibu Kota Bagdad, Irak, termasuk dua pegawai media, Reuters.

    Pada Juni 2012, Assange melarikan diri ke kantor Kedutaan Besar Equador di London, Inggris, untuk menghindari ekstradisi ke Swedia, di mana dia akan dimintai keterangan atas tuduhan kejahatan seks yang dilakukannya.

    Assange bertahan tak mau keluar dari kantor Kedutaan Equador di London. Dia hidup di sana dalam keterbatasan sampai dipaksa keluar pada April 2019. Kasus tuduhan kejahatan seks yang diarahkan pada Assange ketika itu sudah dihentikan, namun dia tetap dijebloskan ke penjara Inggris karena melanggar aturan pembebasan dengan jaminan di Inggris.

              

    Sumber: https://www.reuters.com/article/us-wikileaks-assange/wikileaks-assange-to-discover-if-he-will-be-freed-from-jail-on-bail-idUSKBN29B00E


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.