Vaksinasi COVID-19 di Amerika pada 2020 Jauh dari Target

Maria Rosaria Capobianchi, salah satu penerima pertama vaksin Covid-19 Pfizer/BioNTech di Italia, menerima vaksinasi di rumah sakit Spallanzani dalam screengrab yang diambil dari video, di Roma, Italia, 27 Desember 2020. Ministero della Salute/Handout

TEMPO.CO, Jakarta - Target vaksinasi COVID-19 di Amerika pada 2020 tidak mencapai target. Dari target 20 juta warga divaksin per akhir Desember 2020, hanya 2,8 juta yang tercapai. Dikutip dari kantor berita Reuters, vaksinasi itu pun kebanyakan hanya menjangkau rumah sakit, tidak sampai ke panti-panti perawatan di mana banyak lansia berkumpul.

Jumlah vaksin yang seharusnya didistribusikan juga masih jauh dari target. Dari target 40 juta dosis vaksin COVID-19, hanya 14 juta yang berhasil didistribusikan. Karena satu orang wajib mengkonsumsi vaksin COVID-19 dua kali, dosis yang tersedia hanya cukup untuk 7 juta warga saja. Via Twitter, Donald Trump mengkritik lambannya proses vaksinasi dan distribusi itu.

"Pemerintah Federal Amerika sudah mendistribusikan vaksin ke berbagai negara bagian. Lekaslah bergerak!," ujar Donald Trump, Jumat, 1 Januari 2021.

Pada awal Desember lalu, badan regulator obat-obatan Amerika mengklaim vaksinasi 20 juta penduduk adalah hal yang realistis. Namun, kata mereka, hal itu tergantung pada seberapa bagus kampanye dan distribusi vaksin COVID-19. Jika tidak bagus, misalnya warga ragu untuk divaksin dan distribusi lamban, maka target itu tak akan tercapai.

Menurut otoritas kesehatan di beberapa negara bagian, situasinya tidak memungkinkan untuk mencapai 20 juta vaksinasi pada 2020 lalu. Salah satu alasan mereka, jumlah tenaga kerja yang ada timpang dengan target yang ditetapkan. Di sisi lain, tidak ada bantuan dana dari pemerintah untuk menambah jumlah tenaga. Alhasil, menurut mereka, target memang jelas tak akan tercapai.

Kepala Penasehat Operation Warp Speed, yang dibentuk untuk mengurus pengembangan dan distribusi vaksin, Moncef Slaoui mengakui kekurangan yang ada. Menurutnya, pihaknya bisa bekerja lebih baik lagi. Ia berjanji Pemerintah Amerika akan memperbaiki skema vaksinasi dan distribusi vaksin COVID-19.

"Kami tahu seharusnya lebih baik dan kami sedang berjuang untuk membuatnya lebih baik," ujar Slaoui.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan dan Layanan Masyarakat Amerika mengklarifikasi pernyataan soal 20 juta vaksinasi. Dalam keterangan persnya, mereka berkata bahwa angka 20 juta yang mereka maksud adalah jumlah vaksin yang sudah dialokasikan untuk warga. Untuk distribusi dan vaksinasinya, mereka menargetkan semua beres Januari ini.

Per berita ini ditulis, sudah 18 hari proses vaksinasi COVID-19 di Amerika berjalan. Prioritas utama ada pada vaksinasi pekerja medis dan lansia yang memang rentan tertular COVID-19. Setelah mereka, pekerja esensial seperti pemadam kebakaran, polisi, serta guru akan menjadi giliran berikutnya.

Amerika sendiri masih bertahan sebagai episentrum pandemi COVID-19 di dunia. Mereka mencatatkan 20,4 juta kasus dan 354 ribu kematian akibat COVID-19. Angka tersebut dua kali lipat dari negara terdampak kedua yaitu India yang memiliki 10,2 juta kasus dan 149 korban meninggal.

ISTMAN MP | REUTERS

https://www.reuters.com/article/us-health-coronavirus-usa-vaccinations/u-s-vaccinations-in-2020-fall-far-short-of-target-of-20-million-people-idUSKBN29512W






Protes Besar Covid-19 Meletus di China setelah Kebakaran di Wilayah Muslim Uighur

9 menit lalu

Protes Besar Covid-19 Meletus di China setelah Kebakaran di Wilayah Muslim Uighur

Sejumlah penduduk di alun-alun menyanyikan lagu kebangsaan China sementara yang lain berteriak ingin dibebaskan dari lockdown.


Daftar Lokasi Vaksinasi Booster Covid-19 di DKI Jakarta, hingga 31 Desember

7 jam lalu

Daftar Lokasi Vaksinasi Booster Covid-19 di DKI Jakarta, hingga 31 Desember

DKI Jakarta tetap membuka pelayanan vaksinasi booster Covid-19 dosis kedua di akhir pekan.


Aturan dan Imbauan Vaksin Booster Dosis Kedua

12 jam lalu

Aturan dan Imbauan Vaksin Booster Dosis Kedua

Vaksin booster jilid 2 ini difokuskan bagi tenaga kesehatan yang berjumlah 1,9 juta orang karena mereka kelompok pertama yang memiliki risiko tinggi.


Kasus Harian Covid-19 DKI Jakarta Melonjak, Dinkes: BOR Terkendali

1 hari lalu

Kasus Harian Covid-19 DKI Jakarta Melonjak, Dinkes: BOR Terkendali

Kasus harian Covid-19 dalam beberapa pekan terakhir kian melonjak. Meski demikian, Bed Occupation Rate (BOR) atau keterisian tempat tidur di rumah sakit DKI Jakarta disebut masih dalam kondisi aman.


Kemenkes Izinkan Vaksin Booster Kedua untuk Lansia, Epidemiolog Ungkap Efektivitasnya

1 hari lalu

Kemenkes Izinkan Vaksin Booster Kedua untuk Lansia, Epidemiolog Ungkap Efektivitasnya

Kementerian Kesehatan berikan lampu hijau vaksin booster kedua Covid-19 untuk lansia berusia 60 tahun ke atas.


Amerika Menuding Serangan Turki ke Suriah Membahayakan Pasukannya

1 hari lalu

Amerika Menuding Serangan Turki ke Suriah Membahayakan Pasukannya

Amerika menyatakan serangan Turki ke milisi Kurdi di Suriah dan Irak mengancam upaya Amerika dan sekutunya untuk mengalahkan ISIS.


Kasus Harian Covid-19 di Cina Melonjak, Lockdown di Mana-mana

1 hari lalu

Kasus Harian Covid-19 di Cina Melonjak, Lockdown di Mana-mana

Kota-kota di Cina semakin banyak yang memberlakukan lockdown lokal menyusul naiknya kasus harian positif Covid-19 yang sampai lebih dari 30 ribu kasus


Setelah Bebaskan Akun Trump, Elon Musk Bikin Polling Amnesti Umum

1 hari lalu

Setelah Bebaskan Akun Trump, Elon Musk Bikin Polling Amnesti Umum

Polling-polling yang dibuat Elon Musk ini bertolak belakang dengan janjinya tak lama setelah mengakuisisi Twitter soal Dewan Moderasi.


Crossover Buick Envista Buatan Cina Rambah Pasar AS

2 hari lalu

Crossover Buick Envista Buatan Cina Rambah Pasar AS

Crossover Buick Envista 2022 dibekali mesin empat silinder 1,5 liter turbocharged dengan 181 tenaga kuda dan transmisi variabel kontinu (CVT).


Mike Pence Dibujuk Agar Bersaksi atas Serangan di US Capitol

2 hari lalu

Mike Pence Dibujuk Agar Bersaksi atas Serangan di US Capitol

Kementerian Kehakiman Amerika Serikat berupaya meminta Mike Pence bersaksi soal dugaan pelanggaran hukum Donald Trump pada serangan di US Capitol.