Bungkam Soal Uighur, OKI Dituduh Takut Dengan Cina

Reporter:
Editor:

Ahmad Faiz Ibnu Sani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Umat Muslim Uighur merayakan Idul Fitri dengan pengawasan ketat di masjid di Kashgar, Rabu, 5 Juni 2019. [ASIA ONE]

    Umat Muslim Uighur merayakan Idul Fitri dengan pengawasan ketat di masjid di Kashgar, Rabu, 5 Juni 2019. [ASIA ONE]

    TEMPO.CO, - Koalisi komunitas Muslim Amerika Serikat mendesak Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) bersuara tentang dugaan pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan pemerintah Cina kepada etnis Uighur. Mereka menuding negara-negara OKI takut dengan Cina lantaran selama ini bungkam.

    "Sangat jelas bahwa Cina memiliki cengkeraman ekonomi di dunia Muslim dan telah mampu mengisolasi setiap negara Muslim ke dalam ketakutan bahkan memberikan basa-basi untuk perjuangan Uighur," kata Omar Sulieman, seorang sarjana Muslim Amerika dan aktivis HAM dikutip dari Al-Araby, Jumat, 18 Desember 2020.

    OKI yang terdiri dari 57 negara mayoritas Muslim selama ini kerap bersuara terhadap isu-isu seperti konflik Palestina-Israel, India-Pakistan, atau saat ada kabar penindasan terhadap orang Islam. Namun  organisasi yang bermarkas di Arab Saudi ini belum menyuarakan kekhawatiran atas penahanan satu juta warga Uighur di kamp-kamp konsentrasi di Xinjiang, Cina.

    Dalam resolusi Maret 2019, OKI justru mengatakan pihaknya memuji upaya Republik Rakyat Cina dalam memberikan perawatan kepada warga Muslim.

    Amerika Serikat, yang hubungannya dengan Cina sedang memanas, menyamakan perlakuan terhadap Uighur dengan tindakan Nazi Jerman dan menyuarakan kekecewaan karena OKI belum angkat bicara.

    Kritik terhadap Cina juga datang dari Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. Sementara pemerintah Malaysia memutuskan tidak akan mengekstradisi orang Uighur kembali ke Cina.

    Cina membantah membangun kamp konsentrasi. Mereka mengklaim kamp-kamp itu sebagai pusat pelatihan kejuruan untuk warga Uighur  dan berupaya mengurangi daya ekstremisme Islam.

    AL ARABY

    https://english.alaraby.co.uk/english/news/2020/12/18/us-muslims-press-organization-of-islamic-cooperation-on-china


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.