Boko Haram Klaim Bertanggung Jawab Penculikan Hampir 350 Pelajar

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasukan keamanan Nigeria pada Kamis, 17 Desember 2020 menyelamatkan hampir 350 anak-anak sekolah yang diculik oleh kelompok radikal dan dibawa kabur ke hutan. Sumber: Reuters

    Pasukan keamanan Nigeria pada Kamis, 17 Desember 2020 menyelamatkan hampir 350 anak-anak sekolah yang diculik oleh kelompok radikal dan dibawa kabur ke hutan. Sumber: Reuters

    TEMPO.CO, JakartaBoko Haram mengklaim bertanggung jawab atas penculikan hampir 350 pelajar laki-laki di yang diculik di wilayah barat laut Nigeria pada Jumat 11 Desember 2020. Klaim disampaikan lewat sebuah rekaman suara yang belum terverifikasi.

    Sedangkan dalam sebuah rekaman video yang beredar secara online, terlihat logo Boko Haram dan sekelompok pelajar laki-laki di sebuah pohon. Mereka memohon agar mereka dibebaskan.

    “Tolong kami, tolong kami,” teriak pelajar tersebut.    

    Pasukan keamanan Nigeria pada Kamis, 17 Desember 2020 menyelamatkan hampir 350 anak-anak sekolah yang diculik oleh kelompok radikal dan dibawa kabur ke hutan. Sumber: Reuters

    Umar, seorang ayah, yang putranya bernama Shamsu Ibrahim hilang diculik, melihat anaknya di rekaman video tersebut.

       

    “Semua tentara yang datang ke sini untuk menolong kami, tolong pulangkan saja. Mereka tidak bisa berbuat apa-apa,” kata pelajar yang diculik itu.

    Book Haram memiliki sejarah mengubah korban yang mereka culik menjadi militan. Jika klaim penculikan ini benar dilakukan Boko Haram, maka ini menandakan tindakan Boko Haram tersebut sudah meluas. Namun bisa jadi, pelajar-pelajar tersebut dibeli dari sejumlah komplotan kriminal yang saling terkait.

    Pada Kamis pagi, 17 Desember 2020, terjadi unjuk rasa di Ibu Kota Katsina menuntut agar pemerintah meningkatkan keamanan. Mereka yang protes membawa tulisan berbunyi #BawaKembaliAnak-anakKami. Balarabe Ruffin dari Coalition of Northern Groups (CNG), sebuah kelompok yang fokus pada kesejahteraan masyarakat Nigeria di utara, mengatakan wilayah utara Nigeria ditinggalkan atas belas kasih pemberontak, bandit, penculik, perampok bersenjata, pemerkosa, dan bermacam-macam penjahat yang kejam.

    Geng-geng bersenjata yang merampok dan menculik dengan uang tebusan, melancarkan serangan ke komunitas-komunitas masyarakat di penjuru barat laut. Kondisi ini menyulitkan para petani lokal, aktivitas bepergian atau kegiatan menyadap asset-aset mineral seperti penambangan emas di beberapa negara bagian di Nigeria.   

    Sumber: https://www.reuters.com/article/us-nigeria-security-kidnappings/nigerian-security-forces-rescue-more-than-300-schoolboys-kidnapped-by-gunmen-idUSKBN28R1ZI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?